Sebuah Rasa (Berganti)

Sebuah Rasa (Berganti)
11. Getaran


__ADS_3

Aline terus memikirkan tentang lian Apa yang sebenarnya lu sembunyiin lian, gue harus cari tau !! ini akan menarik. Aline tersenyum licik.


Aline menghubungi seseorang dengan Hp nya


" Halo , lo dimana?"


" Ke caffe M sekarang! gue ada kerjaan buat lo."


" Nanti aja gue jelasin disana oke "


********


Sesampainya di rumah segera menuju dapur untuk minum dia melirik jam dinding yang menunjukkan pukul delapan malam Aaaah cape nya.


" Oh iya sampai lupa nanyain ke cindy ada apa? " Lian menepuk jidatnya " Aku telpon ajalah "


Tut tut~Tut tut~


" Hallo, kenapa li? "


" Gue ganggu gak nih cin? "


" Enggak lah!! gue lagi santai aja nih sambil nonton drakor! Hihihi "


" Hmmmm pasti drakornya lee min ho? "


" Kok tau sih lu? "


" Tau lah!! Kita kan sahabatan dari SMA, cara lu ngupil aja gue hafal "


" Ihhh resek banget sih lu, perhatiin gue ngupil! Eh btw ada apa lu telpon gue? "


" Oh iya sampe lupa, ini gue mau nanya. Ngapain tadi lu ke restoran X? Gue samperin lu malah ngilang?"


" Hah??? Restoran X? Jereng lu yak? Orang gue seharian ini nemenin mama nyalon terus sore nya gue ketiduran! "


" Hahh??? Serius lu? Terus yang ke restoran siapa? " Lian terkejut mendengar jawaban cindy


" Mana gue tau!! Emang nya kenapa sih? "


" Tadi tuh senior gue kasih tau gue, kata nya ada cewek cantik yang ngakunya temen gue nyariin gue di depan!! pas gue keluar udah gak ada. Gue pikir itu ellu cin "


" Hah kagak ada gue kesana!! Lagian lu mah kalau orang ngomongin cewek cantik selalu ngarah nya ke gue sih li? emang gue secantik itu?" Cindy cekikikan di ujung sana.


" Yeeee malah nge narsis, gue serius cin!! Siapa tadi nyari gue. Teman gue yang akrab banget sama gue dan sering nyamperin gue kan cuma lu cin?"


" Gak tau deh li!! Eh lian mama gue manggil tu!! Bentar dulu ya? Nanti gue telpon lagi! "


" Oke cin! Gapapa kok besok kita juga udah ketemu di campus. Gue mau tidur juga "


" Yaudah bye li "


" Bye cindy "


Lian merasa heran lalu kalau bukan cindy siapa yang datang ke restoran itu mencarinya? sementara diantara semua teman nya hanya cindy yang tau dia bekerja di restoran itu, Kecuali.....


" Yoga? Apa yoga,steve,daniel atau eky yang datang buat ngerjain gue? Atau....mereka mata-matain gue? tapi kan yang nyariin gue cewek caaan....Aline!! " Lian bergidik ngeri membayangkan kalau sampai dugaan nya benar. Apa yoga dan teman-teman nya mencurigainya?


Lian terus berpikir sampai akhirnya tertidur karena kelelahan.


*******


Seminggu telah berlalu semenjak kejadian yang membuat lian bertanya-tanya. Lian sudah mulai bernafas lega dan melupakan kejadian itu, karena lian melihat yoga dan teman-teman nya masih bersikap seperti biasa kepadanya. Bahkan yoga juga masih terlihat cuek dan acuh seperti tidak memperdulikan apa-apa dan mencurigai lian.


Lian pun tetap bekerja, kuliah dan berjualan online seperti biasanya.


~


Pagi itu di kampus


" Lian " Cindy berteriak memanggil lian yang baru memasuki gerbang


" Lu kok disini kenapa gak ke dalem? " Tanya lian pada cindy


" Gue nungguin lu, males di dalem celingak celinguk! Yukk " Cindy menggandeng tangan lian agar mereka berjalan sejajar

__ADS_1


" Cindy, lian!! Siniiii " Suara teriakan steve terdengar saat mereka tiba di depan fakultas mereka.


" Iiiihhh males banget gue gabung sama mereka, ngapain sih mereka rame-rame disana udah kayak pasar loak aja pagi-pagi " Ujar cindy dengan malas


" Cindy sini " Aline pun ikut memanggil


" Huh!! Kita kesana bentar ya li " Cindy meminta persetujuan pada lian


" Iya deh kalau gak kesana ntar mereka makin berisik " Jawab lian yang tak punya pilihan


Mereka pun berjalan menuju kerumunan teman sekelas mereka dengan setengah hati.


" Ada apaa sih guys? pagi-pagi udah kayak semut ngerubungin gula aja! jadi satu disini " Ujar cindy kepada teman-teman nya


" Cindy gue yang nyuruh temen-temen ngumpul, karena gue mau ngundang kalian semua buat ke acara ulang tahun gue di villa keluarga gue weekend besok " Terang aline pada cindy " Dan lu sama lian juga harus dateng , besok kita berangkat bareng atau bisa gue share lokasinya kalau lu mau berangkat terpisah. kita nginep semalam sampai hari minggu " Sambung aline menjelaskan


Aduh gimana nih? gue sih mau banget, tapi lian pasti gak akan bisa. dan kalau gue pergi kasian lian.


" Aduh line gimana ya? kayak nya gue gak bisa ikut deh gue ada acara keluarga weekend ini " Cindy mencoba memberi alasan


" No no no no, kalian semua harus datang!! Gak terkecuali, gue ultah setahun sekali gilak " Ujar aline memaksa


" Tapi line sorry kayak nya gue juga gak bisa ikut deh. " Lian terlihat gugup berbicara


" Kenapa? Jangan ngomong lu juga ada acara keluarga kayak cindy? " Ujar aline


" Gu-gu- gue " Lian bingung harus memberi alasan apa.


" Lian mau pergi bareng gue, sebenarnya gue minta tolong lian buat bantuin acara gue karena gue mau bikin surprise buat kakak gue " Ujar cindy ngawur


" Hah emang bima balik cin? " Yoga memotong perkataan mereka


Aduuuuh mati gue, gimana gue bisa lupa sih kalau disini ada sepupu gue yang resek ini Cindy bergumana dalam hati


" Sorry deh ya line pokok nya kita berdua gak bisa!! Nanti kadonya gue susulin aja " Cindy cepat menutup semua perdebatan mereka.


" Gue sama lian ke toilet dulu ya? " Cindy menarik tangan lian dan membawanya pergi dari sana


Sialan!! kalau si lian gak pergi bisa hancur semua rencana gue, pokoknya gue harus cari cara biar dia dateng


" Lah bocah ngapa lu jadi ikutan gak dateng " Daniel menimpali perkataan eky


" Gak seru gak berlian, udah ah gue ke kelas dulu " Eky pun beranjak meninggalkan mereka.


Yoga mengepalkan tangan nya, ntah mengapa dia begitu marah mendengar perkataan eky.


Yoga kembali teringat perkataan eky semalam.


FLASHBACK


Ketika mereka tengah asik nongkrong di caffe seperti biasanya


" Lu lagi ngapain? Konsen banget kek pedofil lagi ngincar mangsa " Teriak steve mengagetkan eky membuat eky hingga hp eky terlempar ke kaki daniel.


" Eh, apa nih? Wih lu lagi ngintipin IG si berlian? " Seru daniel pada eky, yang melihat hp daniel menampilkan foto-foto berlian yang berjejer di IG nya


" Hah seriusan? liat-liat " Steve pun ikut kepo " Wooo iya berlian!! wah jangan lu naksir berlian lagi " Steve tidak mau melepaskan eky


" Apaan sih lu pada? Sini sini hp gue " Eky mendengus kesal kepada kedua teman nya yang mulutnya seperti kompor meleduk itu.


"Eitsss gak akan gue kasih sebelum lu ngomong. " Daniel menjauh kan hp eky dari jangkauan sang empunya, melihat eky berusaha meraih hp itu.


" Apaan sih lu ke siniin gak? " eky beranjak meraih hp itu tapi steve menghalangi nya. Tapi tiba-tiba saja yoga menyabet hp eky yang berada di genggaman daniel. Yoga menyentuh layar hp itu yang kemudia menampilkan foto-foto lian di IG gadis itu. Yoga menaikkan satu alisnya menatap eky


" Lu naksir sama dia? " Yoga


" Emang kenapa? Gak boleh? " Eky


" Jadi lu beneran naksir sama lian? " Yoga


" Ya bebas kan? Toh lian juga jomblo setahu gue. " Eky


" Tapi kan lu tau lian ngejar-ngejar yoga man " Daniel menimpali perkataan eky


" Tapi mereka gak pacaran kan? Apa lu juga suka sama lian yo? " Eky

__ADS_1


" Gue udah berkali-kali tekanin gue gak suka sama tuh cewek! " Yoga


" Ya jadi bebas dong gue suka sama dia? " Eky


" Terserah lu, gue gak peduli " Yoga melempar hp itu kepada eky


FLASHBACK OFF


Padahal semalam dia sendiri yang mengatakan kalau dia tidak peduli tapi kenapa sekarang yoga merasa marah melihat eky terang-terangan berkata demikian.


*******


" Cin lu ngapain sih bilang gue mau bantuin acara lu? " Lian


" Terus lu mau mereka semua curiga? " mendengar perkataan cindy lian hanya tertunduk


" Li gue gak mau mereka semua nge bully lu, lu tau sendiri kalau ada mahasiswa beasiswa disini mereka selalu nge bully! Gue takut kalau mereka tau keadaan lu, lu akan jadi bahan bully an mereka semua li "


" Tapi lu jadi gak bisa ikut mereka seneng-seneng gara-gara gue cin " lian menatap cindy berkaca-kaca


" Apaa sih lu, santay aja kali! lagian gue juga males pergi kalau gak ada lu. Mau ngapain gue disana gak ada temen!! " tutur cindy menghibur lian


" Kan ada temen-temen yang lain cin, apalagi ada babang steve juga " Lian berusaha mencairkan suasana dengan meledek cindy


" Apaan sih lu? Males banget gue sama si kuyang " Cindy


"Ciyeeee ganteng gitu masak kuyang sih cin? " Lian


" Besok periksa deh lu ke THT, kayak nya mata lu bermasalah deh li " Cindy


" Mata lian bermasalah kenapa? " Eky tiba-tiba mengagetkan mereka


" Duh eky kebiasaan deh lu dateng-dateng kayak jaylangkung, ngagetin!! " Cindy menegur eky sambil memegang dadanya


" Dih lu nyamain muka gue sama batok kelapa? " Eky melotot ke arah cindy


" hihihihi mirip sih!! Lagian lu sih temenan ama si kuyang, jadi ketularan mirip setan kan lu? " Kelakar cindy lagi


" Kampret lu cin, eeh tadi gue denger lian sakit mata? sakit mata kenapa? " Tanya eky mengalihkan pandangan nya pada lian


" Eh enggak kok ky, kita cuma lagi becanda " Jawab lian sambil tersenyum.


Ketika mereka berbincang teman-teman kelas mereka berjalan kearah mereka yang memang sedang berada di depan kelas


" Si eky udah gercep aja " Ledek steve


" Tau nih, kuy lah masuk pak sapto udah otw kesini " Daniel berkata sambil menarik tangan eky


~


Yoga berhenti sejenak memandang lian, lian yang sadar yoga tengah menatapnya memberanikan diri menatap balik yoga


DEG


DEG


Pandangan mereka bertemu.


*S**ial gue kok jadi deg deg an gini sih* ~ Yoga


Aduh yoga ngapain ngeliatin gue gitu? aduh jantung gue rasanya mau copot ~ Lian


*S**ialan!!! ngapain sih mereka tatap-tatapan*? ~ Aline


" Ehem!!! Yo ayo ke kelas nanti keburu pak sapto dateng " Aline membuyarkan moment lian dan yoga


"Awas aja lo lian!!! gue gak akan biarin lo dapetin yoga!! gue udah dari kecil berusaha buat dapetin yoga, gue gak akan mau kecolongan untuk kedua kalinya" Aline menatap tajam lian seraya dengan sengaja menabrak lengan lian pelan.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2