
Sesuai dengan jadwal yang sudah aline susun untuk teman-teman nya, mereka semua kini bersiap untuk berkumpul di taman yang terdapat di tengah-tengah villa.
Villa milik keluarga aline itu memang bertipe U di mana di tengah-tengah bangunan villa terdapat taman yang cukup luas. Disana sudah di dekorasi sedimikian rupa untuk acara jamuan minum teh sore hari yang diadakan aline. Beberapa meja bundar yang masing-masing terdapat tujuh kursi yang mengelilinginya terlihat tertata rapi disana.
Beberapa teman aline juga sudah terlihat datang dan duduk di meja yang telah di persiapkan.
Aline celingukan menunggu seseorang, ketika melihat yoga dan geng nya aline melambaikan tengan, " Guys" teriak aline pada mereka.
Mereka berjalan menghampiri aline.
" Yo duduk disini!! " Aline menarik tangan yoga untuk mengikutinya. Yoga hanya pasrah mengikuti aline.
Melihat yoga duduk steve,eky dan daniel pun ikut duduk di meja yang sama.
" Minum teh aja pakai acara kumpul line, nanti malem juga ada pesta lu. " Ucap steve pada aline.
" Gue tuh pengen acara ulang tahun gue tahun ini lebih complicated. " 😁 Aline nyengir memperlihatkan deretan giginya yang putih.
" Makin aneh aja lu. " Timpal steve.
" Biarin weeek " Aline menjulurkan lidahnya ke arah steve.
" Lian!! " Eky memanggil lian sembari melambaikan tangan nya.
" Ehh ayang cindy, sini!! " Steve pun tak mau kalah, ikut melambaikan tangan ke arah cindy.
Melihat lian dan cindy yang berencana memilih meja yang jauh dari mereka, aline pun menghampiri lian cindy.
" Cindy,lian kesana yuk gabung duduk bareng kita? " Aline.
" Enggak ah lin kita disini aja. " Sahut cindy
" Ayo ahh, di sana masih kosong. " Aline langsung menggandeng lengan cindy dan lian , menyeret mereka ke meja yoga. " Disini masih dua kursi lagi buat kalian. " Aline seakan tak memberi kesempatan pada lian dan aline untuk kabur.
Cindy yang merasa percuma berdebat pun hanya pasrah dan duduk di tengah diantara dua kursi kosong. Karena memang hanya tersisa tiga kursi yang belum bertuan.
Melihat lian yang sudah pasti akan mendudukan dirinya di sebelah eky, membuat yoga berdiri dari duduk nya dan secepat kilat menarik lian untuk duduk di samping nya.
Aline yang merasa kalah cepat pun hanya bisa mengepalkan tangan nya kesal, tapi secepat kilat aline berusaha menetralkan mimik mukanya dan berjalan menuju kursi kosong di sebelah eky. Aline menarik kursi itu namun sebelum dia duduk steve bergerak secepat kilat menduduk kan dirinya di kursi itu. Aline pun membelalak kan matanya ke arah steve.
" hehe lu duduk aja di samping daniel dan eky, gue pingin duduk di dekat cindy. " Ujar steve sambil nyengir kuda.
Aline menahan amarah nya agar tidak merusak rencana yang sudah di susun nya, dan menduduk kan dirinya di kursi steve.
Sementara lian merasakan kegugupan karena perlakuan yoga kepadanya.
Aline kembali berdiri
" Teman-teman gue ngucapin terimaksih karena telah bersedia datang, gue pingin menjamu kalian minum teh sebelum nanti malam ngeraya in ulang tahun gue sama-sama. Jamuan teh ini tentunya bukan jamuan teh biasa. Karena gue menyajikan teh hijau dengan kualitas terbaik di dunia yang di datangkan langsung dari jepang. Semoga lu semua suka ya? " Ucap lian lantang " Pelayan bawakan teh dan kue pendampingnya " Perintah cindy kepada para pelayan yang siap sedia disana.
Para pelayan pun langsung sibuk mengatur kue dan teh di meja mereka semua. Ketika teh dan kue itu di tata di meja, lian yang melihat wujud kue di depan nya menyipitkan mata nya seper sekian detik kemudian lian tampak terkejut. Kue yang di sajikan oleh aline adalah kue bulan, kue yang memang biasanya di jadikan makanan pendamping acara jamuan minum teh. Tapi yang membuat lian kaget adalah kue bulan itu adalah kue yang lian buat semalam, kue yang di pesan orang melalui facebook jualan nya. Lian tau persis itu kue nya karena lian memesan cetakan kue bulan khusus dimana setiap kue bulan buatan nya akan ada gambar berlian dan huruf HS di sana. Simbol itu juga dia gunakan untuk sebagian kue nya yang lain. Aline melirik ke arah lian yang mematung, dia pun tersenyum tipis.
" Wah kue bulan!! " Cindy memekik senang tanpa tau perasaan sahabatnya yang saat ini tangah campur aduk. Karena saat tiba di rumah lian tadi kue-kue itu sudah lian kemas rapi dalam dus-dus cantik jadi cindy tidak tau kalau yang lian antar kan kepada pembelinya adalah kue bulan. Tanpa ba bi bu lagi cindy langsung mencomot satu kue dan memasukkan ke dalam mulutnya. Gigitan pertama
" Hmmmm ini sangat lezat!! " Ujar cindy dengan penuh semangat. " Lian, coba deh! " Cindy menoleh kan kepalanya kearah lian, namun lian masih mematung memikirkan kenapa kuenya bisa ada di sini. " Lian " Seru cindy lagi.
__ADS_1
" Oh ah? " Lian gelagapan tersadar seketika.
" Coba deh!! Ini enak. " Kata cindy lagi.
" Seriusan? gue jadi pingin nyoba. " Steve menyambar ucapan cindy seperti biasanya. Diapun memakan satu kue bulan utuh dalam sekali suap. " Wah enak parah gilak. " Ucap steve dengan mulut penuh.
" Enak kan? " Cindy yang kegirangan tanpa sadar menjadi ber akrab ria dengan steve.
" Gue pecinta kue bulan, tapi tipe pilih-pilih. Gak semua kue bulan bisa gue makan. Tapi kalau ini sih gue bisa habis semua nya. " Daniel pun ikut-ikutan menilai rasa kue yang tengah di nikmatinya itu.
" Gimana yo? enak kan? " Aline melempar pertanyaan ke arah yoga.
" Hmm enak " Ucap yoga jujur.
" Lian makan dong! Bengong aja sih li. " Ucap aline mengalihkan pandangan nya kearah lian.
" Eh iya. " Lian pun terpaksa mengambil kue itu dan memakan nya. Ya tuhan, kenapa perasaanku jadi gak enak sih? apa aline sengaja pesen kue gue? eh tapi jelas-jelas tadi itu gue nganterin sendiri kuenya. Dan yang pesen itu bukan aline dan juga itu emang bukan rumah aline. Lian berpikir keras dalam hatinya.
" Ini beneran enak sih lin! Lu pesen ini dari china langsung ya? Atau chef nya china? " Eky pun ikut masuk dalam diskusi kue bulan.
" Enggak kok ini beli disini, baru tadi pagi kue ini di anterin. Gue pesen lewat facebook sih, dan emang review nya pada bagus. " Terang aline sambil melirik ke arah lian.
DEG
Jantung lian berdegup kencang. Jadi bener aline yang beli kue ku!! Apa dia udah tau semua? Batin lian dalam hati
" Gue mau deh nanti alamat facebook nya, Soalnya jarang banget yang cocok di lidah gue. Tapi ini cocok!! Biasanya mau cari kue bulan yang gue bisa habis banyak tuh mau cari ke china langsung. Cari resep orisinil nya. " Daniel pun menimpali penjelasan aline sambil asik mengunyah.
Pujian mereka tidak lah lebay, karena kue bulan buatan lian memang sangat enak. Lian mempelajari resep dan cara membuat kue bulan itu dari sang mama! yang memang suka sekali membuat kue, sampai-sampai papanya mendatangkan beberapa chef profesional untuk mengajari santy lebih banyak resep dan cara membuat kue.
" Ya kan emang gitu, kalau kita mau makan rendang ya yang paling enak datang ke indonesia. Kalau makan di negara lain pasti gak akan seenak di indonesia. Apalagi kalau yang bikin bukan orang indonesia. Dan kalau mau yang lebih enak lagi ya ke padang langsung. Kalau makan jampong di indonesia ya rasanya gak nendang, enaknya ke korea langsung. " Eky menjelaskan panjang lebar.
" Yoga yang biasanya lempeng-lempeng aja, bisa lahap banget makan kue nya. " Daniel berkata sambil melihat ke arah yoga yang memang sudah hampir menghabiskan semua kue bulan di depan nya. Mereka semua memandang ke arah yoga, membuat yoga menghentikan aktifitas mengunyah nya dan membalas tatapan teman-teman nya.
" Apa?? ini emang enak kan? " Yoga
Sialan!! Kenapa malah jadi ajang pujian buat kue nya si lian sih ini? Gak bisa di biarin !! Aline pun semakin di buat geram dengan apa yang terjadi.
" Eh kalau kalian suka nanti gue bisa kasih alamat facebook nya ke kalian guys!! dan gimana kalau kita cari toko nya aja sekalian. " Seru aline.
" Setuju. Ini sih gue harus pinta papi gue buat ngangkat dia jadi chef di rumah. " Daniel menimpali perkataan aline dengan mata yang berbinar-binar.
" Ini emang enak sih, tapi gue udah biasa makan kue bulan kayak gini. Soalnya si lian juga jago bikin kue bulan. Dan rasanya juga enak banget kayak gini. " Cindy yang memang tidak pernah mempermasalahkan dan memperhatikan bentuk kue buatan lian pun menimpali dengan polosnya, tanpa sadar dia malah menjadikan lian bersenam jantung.
" Hah?? lian jago ya bikin kue kayak gini? " Timpal aline seakan mendapatkan umpan besar.
" He'em, jago banget!! Lian emang jago masak keles. " Cindy berniat membanggakan sahabatnya.
" Wah istri idaman banget ya? " Eky memandang ke arah lian dengan penuh arti, membuat yoga mengernyit tidak suka.
" Eh tapi perhatiin deh, kue nya tuh ada kayak motif khusus gitu tau!! Biasanya kan kue bulan ada tulisan China nya atau motif apa, Ini ada kayak segitiga tapi lebih kayak gambar berlian deh kayaknya. Terus ada huruf HS nya. " Aline pun berusaha memancing teman-teman nya untuk mengeluarkan argumen yang memojokkan lian.
" Wah iya. Kebetulan banget li, ini ada gambar berlian nya loh. " Cindy adalah orang pertama yang menimpali perkataan aline.
Yes!! makan tuh lian. Sahabat lu sendiri yang ngebuka jalan gue buat buka aib lu. ****** lu!! Aline tersenyum-senyum senang.
__ADS_1
Sementara lian sendiri bagai tersengat aliran listrik mendengar penuturan teman-teman nya. Mungkin aku udah harus siap-siap buat ketahuan nih!! harus strong lian...tenang tenang..
Yoga melirik ke arah aline yang terlihat merencanakan sesuatu, aline yang terus saja melirik ke arah lian tidak luput dari perhatian yoga.
" Eh malah sibuk bahas kue, kalau cuma kue beginian sih nyokap gue juga pinter keles. Nanti kapan-kapan gue suruh nyokap gue bikinin buat lu niel. " Ujar yoga menghentikan perbincangan teman-teman nya. " Gak penasaran apa lu pada sama rasa teh premium yang di datengin aline dari jepang. " Sambung yoga lagi seraya menyeruput teh di gelas nya.
" Oh iya kita lagi acara minum teh ya? hehhehe " Steve berkata sambil mengangkat cangkir teh di hadapan nya, mendekat kan ke arah bibirnya dan menyeruput teh di dalam cangkir itu. " Hmmmm enak parah guys " Ujar steve membuat semua yang duduk di meja itu ingin melakukan hal yang sama.
" Enak kan? wahhhhh nanti gue minta buat mama gue lin. " Yoga
" Oke masih banyak kok. Nanti gue packing in buat tante terre. " Ucap aline menimpali.
Akhirnya mereka semua pun membahas tentang teh dan melupakan pembahasan tentang kue tadi. Melihat hal itu lian pun bernafas lega.
Yoga melirik kearah lian yang terlihat sudah tidak tegang, tanpa terasa bibirnya menyunggingkan senyum tipis.
Aline memperhatikan yang melirik ke arah lian dan tersenyum pun menggertak kan giginya, Sial!! si yoga kayaknya beneran suka sama si lian!! awas aja lu lian, ini belum selesai. Liat kejutan gue nanti malem.
~
Ketika hari sudah semakin sore, acara minum teh mereka pun sudah selesai. Terlihat satu persatu mereka meninggalkan taman.
Cindy dan lian yang sudah berjalan menuju kamar mereka pun di kejurkan oleh eky yang ternyata sengaja menyusul mereka.
" Hei girls jalan-jalan yuk? " Ajak eky pada lian dan cindy.
" Emmmm kita kan harus siap-siap buat ke party aline nanti ky. " Cindy menolak ajakan eky dengan halus.
" Kan acaranya masih lama cin, jam sembilan malam nanti!! Ini masih jam 5 kalik. " Eky meyakinkan mereka berdua. Cindy dan lian pun berpandang-pandangan.
" Tapi jangan jauh-jauh lah sekitar sini aja." Cindy
" Keliling-keliling sekitar villa aja " Seru eky " Dibelakang situ bagus tau pemandangan nya."
" Yaudah deh " Cindy.
Mereka pun berjalan beriringan hendak keluar dari villa itu. Tiba-tiba mereka berpapasan dengan steve dan yoga, yoga menghentikan langkah nya dan menatap kearah mereka tajam.
" Eh ada ayang cindy " Ucap steve girang " Sayang mau kemana? "
" Mau keluar nyari jodoh. Awas!! " Cindy pu. melangkahkan kakinya cepat meninggalkan mereka.
" Tunggu yang. " Steve pun mengejar cindy.
Sementara yoga masih menatap ke arah lian seraya mengepalkan tangan nya. Perasaan marah tiba-tiba muncul di hati yoga melihat kedekatan lian dan eky.
" Ayo lian, cindy udah kabur duluan tuh " Ucap eky sembari menarik tangan lian. Yoga yang melihat itu pun semakin marah dan mengepalkan tangan nya.
Lian dan eky berjalan melewati yoga, lian melirik ke arah yoga sekilas dan berlalu bersama eky.
.
.
.
__ADS_1
.
.