Second Marriage With My Wife

Second Marriage With My Wife
Bab 32


__ADS_3

Keesokan harinya Aubriella sudah bersiap untuk mengantar Alex ke sekolahnya.


"Siang ini mommy tidak bisa menjemputmu, tak apa kan?" tanya Aubriella pada sang putra tampannya.


"Tidak apa, mom," sahut Alex.


"Mommy akan meminta Lizia untuk menjemputmu lagi," kata Aubriella.


"Iya, mom," jawab Alex dan menghabiskan sarapan paginya.


Bocah tampan itu meminum susu putihnya hingga tandas, dan mengelap mulutnya dengan tissue.


"Aku sudah selesai, mom," kata Alex.


"Kalau begitu tunggu mommy sebentar lagi," ucap Aubriella menyunggingkan senyumnya dan melanjutkan makannya dengan cepat.


"Pelan-pelan saja, mom," ujar Alex dan memberikan segelas air minum pada sang ibu.


"Thank you, honey," kata Aubriella meminum air nya hingga tandas.


Aubriella menyelesaikan makannya dan bibi Betty membereskan bekas makan yang digunakan oleh Aubriella dan juga Alex.


Sepasang ibu dan anak itu berjalan menuju halaman depan rumah dimana mobil Aubriella terparkir.


Setelah masuk kedalam mobil, Aubriella membantu putranya untuk memasang sabuk pengaman.


"Aku bisa sendiri, mom," kata Alex.


"Ahh ... Baiklah," sahut Aubriella.


Setelah Alex memakai sabuk pengamannya, Aubriella mulai melajukan mobilnya menuju tempat sekolah sang putra.


*


*

__ADS_1


*


HIngga lima belas menit kemudian mobil Aubriella memasuki area sekolah putranya.


Dari luar gerbang sekolah terdapat mobil berwarna hitam yang hanya berdiam diri saja.


"Kenapa kita tidak masuk, dad,?" tanya seorang anak perempuan pada sang ayah.


"Sebentar lagi, daddy sedang membalas pesan dari kakekmu," jawab pria yan merupakan ayah dari anak perempuan tersebut.


Sedari tadi pandangan pria itu terfokus pada Aubriella dan Alex yang keluar dari mobil.


Sang anak yang menyadarinya pun mengikuti arah pandang sang ayah.


"Aaah, itu Alex, dad. Dia yang ingin aku kenalkan padamu karna sangat mirip dengan daddy," kata bocah perempuan itu.


"Jadi dia temanmu, Angelin?" tanya pria yang tidak lain adalah Baxter.


Angelina menganggukkan kepalanya dengan senyum yang terukur di bibir kecilnya.


Setelah mobil Aubriella meninggalkan sekolah, Baxter menghidupkan mobilnya dan masuk ke area sekolah.


Anak perempuan itu mencium pipi sang ayah.


"Bye, dad," seru Angelina dengan nada cerianya dan berjalan masuk kedalam gedung sekolah menyusul Alex.


Baxter melihat punggung kecil putranya yang berjalan semakin menjauh darinya.


"Kau menyembunyikan dia dariku. Apa karna kau membenciku atau kau ingin melindunginya?" gumam Baxter dan masuk kedalam mobil miliknya.


Baxter melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju perusahaannya.


*


*

__ADS_1


*


Sementara itu di rumah sakit, seorang wanita cantik dengan rambut pendeknya baru saja melakukan proses persalinan pada salah satu pasiennya.


Saat wanita itu baru saja keluar dia berpapasan dengan seseorang yang di kenalnya.


"Dokter Noela?" sapa wanita tersebut.


"Dokter Meggy," balas orang tersebut dengan sedikit terkejut.


"Kau disini? Apa kabarmu? Aku tidak pernah melihatmu lagi setelah menangani kak Baxter dan Riella," kata Meggy.


"Bukankah kau dulu yang menangani proses bayi tabung mereka," lanjutnya yang membahas masa lalu.


"I-iya dokter. Ibu saya sempat sakit dan saya harus mengurusnya dan kami pindah ke Jerman sebentar," kata dokter Noela.


"Oh begitu, lalu kau disini sedang apa?" tanya Meggy.


"Dokter Steven mempekerjakan saya disini," jawab Noela.


"Oh benarkah itu?" sahut Meggy sedikit terkejut.


"Semoga kau betah disini, kalau begitu aku pamit," kata Meggy menepuk bahu dokter Noela dana berjalan melewati wanita itu.


Dengan cepat Meggy berjalan menuju ruangan seseorang.


Wanita itu membuka pintu dengan kasar dan juga menutupnya lagi dengan sedikit kasar.


Brakk ...


Terlihat seorang pria berkaca mata memandang kearahnya.


"Ada apa?" tanya pria itu sambil melepas kaca matanya.


"Kau menyuruhnya bekerja disini?" tanya Meggy.

__ADS_1


"Kakakmu yang menyuruhku untuk memperkerjakannya disini," sahut pria yang tak lain adalah Steven, pemilik rumah sakit tempat Meggy bekerja.


"Kakakku?" ulang Meggy dan mendapat anggukkan dari Steven.


__ADS_2