Second Marriage With My Wife

Second Marriage With My Wife
Bab 39


__ADS_3

"Bye ... Nanti daddy akan menjemput kalian lagi," seru Baxter sembari melambaikan tangannya.


Aubriella tersenyum dan melambaikan tangannya pada Alex dan Angelina.


"Bye dad ..." balas kedua anak itu berbarengan.


"Bye mom," ucap Alex pada sang mommy.


Setelah memastikan kedua anaknya masuk kedalam gedung sekolah, Baxter menyuruh Aubriella untuk masuk kedalam mobil.


"Masuklah, kita harus langsung ke rumah sakit," ucap Baxter.


Tanpa mengatakan apapun Aubriella pun masuk kedalam mobil yang pintunya sudah lebih dulu di buka oleh Baxter.


Baxter menutup pintu mobil itu dan mengitari mobilnya, setelahnya pria itu masuk kedalam mobil dan duduk di kursi kemudi.


Ia melihat kearah Aubriella yang sedikit kesulitan memakai seatbelt.


Baxter mendekatkan dirinya pada Aubriella dan membantunya memakai seatbelt yang ternyata macet.


Sekilas Aubriella memejamkan matanya saat Baxter begitu dekat dengannya, ia bahkan sempat menahan napasnya karena degup jantungnya yang tiba tiba berdetak kencang.


"Aku akan menggantinya besok dengan mobil lain," ucap Baxter di depan wajah Aubriella setelah membantunya memasang seatbelt.


Karena terlalu gugup membuat bola mata berkeliaran kemana mana.


Diam diam Baxter menyunggingkan senyumannya karena melihat sifat Aubriella yang tak pernah berubah.

__ADS_1


Baxter kembali menjauh dari Aubriella dan membenarkan posisi duduknya.


"Jangan terlalu tegang," ucapnya.


Aubriella langsung mengalihkan pandangannya kearah lain.


Baxter langsung menyalakan mesin mobilnya dan melajukannya dengan kecepatan sedang menuju rumah sakit.


Selama di perjalanan tidak ada obrolan yang terjadi antara keduanya.


Aubriella fokus gedung gedung tinggi yang di lewatinya, sementara Baxter fokus pada jalanan di depannya.


*


*


Sementara itu Sara yang baru saja keluar dari kamarnya langsung mencari keberadaan Angelina.


"Nona sudah bergi dengan tuan Baxter," jawab pelayan tersebut.


"Kapan?" tanya Sara lagi dengan ekspresi wajah yang sudah tidak bersahabat.


Pelayan wanita itu bahkan sampai menundukkan kepalanya karena tidak berani melihat wajah Sara.


Selama Sara tinggal di mansion yang dulu di tempati oleh Baxter dan Aubriella tidak ada yang berani membantahnya atau pun menyela perkataannya.


Wanita benar benar menjadikan dirinya sebagai sang penguasa mansion semenjak kepergian Aubriella.

__ADS_1


Para pelayan hanya bisa memendam rasa tak suka dan kebencian mereka pada Sara tanpa berani untuk mengatakannya.


Dan yang membuat mereka semakin membenci Sara adalah karena dialah nyonya mereka meninggalkan mansion dan tida kembali lagi.


"Kenapa kau diam saja? Kapan mereka pergi? Dan kenapa tidak ada yang membangunkan ku," ujar Sara.


"Tuan Baxter menjemput nona Angelina pagi pagi sekali disaat anda belum bangun," jawab pelayan tersebut.


Dengan kesal Sara pun keluar dari kamar Angelina dan berjalan masuk menuju kamarnya.


Kamar yang dulu pernah di tempati oleh Aubriella dan juga Baxter.


Tapi sekarang kamar itu berubah menjadi kamar milik Sara.


Dan Baxter tidak perduli akan hal itu.


Karena pada kenyataannya Baxter juga sudah tidak tinggal di mansion itu lagi sejak kepergian istrinya.


*


*


Setelah menempuh perjalanan hampir setengah jam akhirnya mobil yang di kendarai oleh Baxter sampai di rumah sakit.


Pria itu memberhentikan mobilnya tepat di depan lobby rumah sakit.


"Kau turunlah dulu, aku akan memarkirkan mobil dulu."

__ADS_1


Tanpa mengatakan apapun Aubriella langsung melepaskan seatbelt nya dan keluar dari mobil Baxter.


Setelah Aubriella keluar, Baxter pun kembali melajukan mobilnya menuju basement rumah sakit. Sedangkan Aubriella menunggu Baxter di kursi tunggu yang memang ada di lobby.


__ADS_2