
“LIBURAN masa gini aja sih? ” ucap Cindy.
“Yaa abis mau ngapain lagi Cin, kan emang udah jadi kebiasaan kita begini haha”, jawab Rena sambil tertawa.
“Iya juga sih ” jawab Cindy.
“Eh.. tapi gimana kalo kita buat liburan jadi sedikit lebih ekstrim Cin? ” ucap Rena.
“Ekstrim gimana maksud lo Ren, jangan aneh-aneh deh. Cukup lo aja yang aneh, ide lo jangan haha ” jawab Cindy tertawa.
“Sialan lo Cin ” lempar guling ke arah Cindy.
“Tapi kali ini gue serius Cin, kita hiking aja gimana? ” ucap Rena.
“Renaaaa, jangan macem-macem ya. Kita itu belum pernah hiking sebelumnya ” jawab Cindy meledek.
“Iya gue tau, yang gue bilang tadi liburan kita sedikit lebih ekstrim, gue bisa ko cari partner pendaki ” Jawab Rena
“Oke, contohnya kita hiking ke mana dan partner-nya cari siapa dan di mana? ” jawab Cindy.
“Internet kan banyak Cindy, jangan O2N banget deh " ucap Rena.
“Jangan nyolot Ren!!!! ” lempar guling balik ke arah Rena.
“Bodo amat, wleee ” jawab Rena meledek
“Udah mulai berani ya sekarang ” jawab Cindy sambil tertawa.
“Eh.. udah ada apa sih ini, heran deh nggak bisa diem amat di rumah gue ” jawab Tia yang tiba-tiba datang dari sela pintu.
“Tau nih Cindy.. ngajak berantem mulu ” jawab Rena mencari pembelaan.
“Laaahhh.. kok jadi gue Ren, kan lo duluan yang lempar guling ” jawab Cindy kesal.
“Udah, hei... itu Nyokap gue udah masakin bakso kesukaan kalian ” jawab Tia menengahkan.
“Oke,sorry ya Ren, Ti gue duluan, bye...” jawab Cindy yang berlari lebih dulu.
“Cindy.... ” teriak Rena dan Tia.
Di meja makan, bersama keluarga Tia yang harmonis dan lengkap.
“Anyway tadi lo sama Rena lagi bahas soal apa Cin, kayaknya serius banget ” tanya Tia tiba-tiba.
“Ini, si Rena masa ajak kita hiking gunung biar liburannya ekstrim katanya ” jawab Cindy.
“Boleh juga ide lo Ren, kok bisa sih lo berpikir sampai sejauh itu? ” ucap Tia.
“Kan bener, ide gue cemerlang tau..” ledek Rena.
__ADS_1
“Apa sih..!! Gak usah kayak lagi dibelain gitu deh ” ucap Cindy.
“Tia.. Cindy, Rena makannya habiskan dulu ya baru kalian boleh bertengkar, tapi jangan di meja makan ” sambung Ibu Tia.
“Tau nih Kakak berisik banget sih, kan aku lagi konsentrasi buat menghabiskan masakan mamaku..” sela Sarah, Adik Tia yang berumur 6 tahun.
“Maaf ya cantik.... Kakakmu duluan tuh yang rese bela Kak Rena ” jawab Cindy sambil berantakin rambut Sarah.
“Ih... Kakak mah rambut aku kan abis di salon kemarin, hemm ” jawab Sarah.
“Hei... udah makan dulu anak-anak ” sela Ibu Tia lagi.
Selesai makan, Tia, Cindy dan Rena bergegas pergi ke kamar untuk membahas soal ide Rena.
“Oke, sekarang ide lo apa Ren? ” ucap Tia.
“Jaditadi gue ajak Cindy buat kita liburan Hiking kan lumayan 1 minggu buat bikin otak kita jadi fresh lagi, ya enggak sih?? ” jawab Rena semangat.
“Destinasinya ke mana Ren ” jawab Tia.
“Gimana kalo kita hiking ke Gunung Prau atau ke Gunung Semeru kaya yang di film 5cm itu loh ” ucap Rena.
“Nggak!! Gue nggak setuju, kita sama sekali gak punya bekal buat hiking, medannya kita juga gak tahu kan, pokoknya gue nggak setuju. Gue takut terjadi hal yang gak kita inginkan ” ucap Cindy tiba-tiba.
“Kita bisa cari partner yang sudah berpengalaman Cin, ayolah. Kita buat cerita baru ” jawab Tia.
“Iya bener Tia, Cin, yang suka hiking kan banyak sekarang, pasti gampang buat cari partner” ucap Rena.
“Ya Pah.. Tia di kamar, masuk aja nggak dikunci pintunya ” jawab Tia.
Terdengar suara pintu yang dibuka.
“Papa dengar dari mama katanya kalian mau liburan hiking ya? ” ucap Papa Tia.
“Iya Yah, tapi kita bingung Ka Rena nggak tau harus cari partner ke mana ” jawab Tia.
“Papa ada kenalan nih mau nggak? Daerah Jawa Tengah sih.. ” jawab Papa.
“Seriusan Om? " tanya Rena.
“Iya.. Om serius, dulu sewaktu Om kuliah jadi anak Mapala, tapi ya emang udah nggak aktif lagi sekarang ” jawab Papa Tia.
“Ih Papa kok nggak pernah cerita sih sama Tia... ”ucap Tia.
“Papa pikir Tia nggak berminat untuk hiking ” jawab papah Tia meledek.
“Kalo gitu nanti Papa teks ya nomornya ” ucap Papa Tia.
“Iya Pah makasih ya.. ” jawab Tia sambil peluk Papanya.
__ADS_1
“Cin... lo kenapa kok diem aja ” ucap Rena.
“Ya.. yang gue bilang tadi gue nggak setuju sama rencana lo berdua.. ” jawab Cindy.
“Kita coba dulu Cin, barangkali nanti kita bisa jadi candu dan bisa dapet jodoh ” jawab Tia meledek.
Keesokan harinya Tia menghubungi Pak Darsomo, teman Mapala papanya. Pak Darsomo pun setuju untuk menemani mereka bertiga.
“Bangun...bangun...!!! Temen Mapala Papa gue mau jadi partner kita... hari ini kita packing terus belanja alat-alatnya, lusa kita berangkat!! ” ucap Tia.
“Ha..?? Mendadak banget Tia ” ucap Cindy yang sedang mengumpulkan nyawanya.
“Lo serius Ti? Lusa hiking ? ”ucap Rena masih mengantuk.
“Yaaa.. serius kita pergi ke Gunung Prau, yang view-nya Gunung Sumbing dan Sindoro, gue abis searching di Google tadi ” jawab Tia semangat.
“Yes!! Kita healing lusa... ” jawab Rena.
“Seneng dong Cin, masih aja cemberut.. ” ucap Tia.
“Oke.. gue setuju tapi ada syaratnya.. ” jawab Cindy.
“Apa syaratnya ” jawab Rena dan Tia bersamaan.
“Kalo kita bertiga nggak boleh berpisah, pokoknya sewaktu hiking kita nggak boleh macem-macem ” jawab Cindy tegas.
“Iya Cindy sayang... itu pasti kok, kan ada Pak Darsomo teman Papa gue ” jawab Tia.
Danakhirnya, mereka bertiga pergi membeli alat-alat hiking di toko outdoor.
“Kita perlu beli tenda juga nggak ya? ” ucap Cindy.
“Perlu lah Cindy kalo kita nggak beli tenda, mau tidur di mana? Kan nggak mungkin tidur di hamparan rumput ” jawab Rena meledek.
“Beli yang kapasitasnya 4 ya biar lega tidurnya ” jawab Cindy.
“Oh gue kira 1-nya buat tempat tidur Pak Darsomo hahaha...” ucap Tia meledek.
“Ih Tia.. kok lo jadi mesum gitu sih!! ” ucap Rena.
“Bercanda Rena, masa iya gue mesum sama bapak-bapak ” jawab Tia.
“Ya kali aja lo suka yang bertipe bapak-bapak sekarang ” jawab Cindy meledek.
“Secara gue centil gitu maksudnya ” ucap Tia meledek juga.
“Hahahahaha ” serentak Rena dan Cindy tertawa.
Setelah membeli alat-alat hiking, Tia booking tiket kereta api dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Purwokerto, kemudian disambung dengan taksi online. Waktu yang ditunggu kini tiba, mereka bergegas untuk mempersiapkan diri.
__ADS_1
Pukul 14.30 kereta api Pasar Senen menuju Purwokerto akan segera berangkat.