Secret Trip And You

Secret Trip And You
Eps 23 #Perkelahian 1 darah


__ADS_3

Senin 27 Maret 2016


Lolita meminta temannya untuk memantau keadaan ruang guru memastikan apakah benar hari ini guru menarik dana yang diberikan orang tua Lolita.


Sedangkan Cindy, memasuki kelas dengan wajah yang sumringah, tidak berselang lama Justin menghampiri dan mengejeknya. Mengenai keadaan Armand, Cindy menceritakan kepada 2 temannya. Terkejut bahagia rasanya tidak mungkin jika Armand sadar secepat ini.


Yola menghampiri Justin lagi, untuk membahas yang ia lakukan kepada Armand dan berpengaruh kepada Ibunya Armand. Kiki sudah berusaha membujuk Justin untuk mengakui atau hanya sekedar meminta maaf. Namun Justin keras kepala.


Putra yang membocorkan rahasia Yola ke Carline. Kiki bertanya kepada Putra atas mulut lemesnya, dan mempertanggungjawabkan.


" Pagi Ayu.. " ucap Lolita didepan gerbang


" Pagi Lita... Lo masuk hari ini? " ucap Ayu


" Ya dong, seperti yang gue bicarakan kemarin " ucap Lolita


" Keadaan lo sekarang baik-baik aja kan Lolita? " ucap Ayu


" Lo kenapa sih tanyanya itu terus? " ucap Lolita kesal


" Gue khawatir lo aneh-aneh lagi " ucap Ayu


" Lo jangan kaya Carline deh " ucap Lolita


" Sorry " ucap Ayu berjalan menuju kelas


" Gue ada tugas buat lo " ucap Lolita


" Tugas apa " ucap Lolita terus berjalan menuju kelas


" Ayu ... Lita... " teriak Carline


" Masih ingat lo sama kita? " ucap Lolita sinis


" Udah deh itukan masalah sepele aja " ucap Carline


" Tugas gue apa Lita " selak Ayu


" Gak deh nanti aja " ucap Lolita


" Kok main rahasia-rahasian sih " ucap Carline


" Lah lo kemarin ketemu Yola ada urusan apa " ucap Lolita


" Ya ada perlu aja " ucap Carline


" Apa bedanya sama lo yang lagi merahasiakan sesuatu " ucap Lolita


" Gue gak merahasiakan " ucap Carline


" Ya cerita dong " ucap Ayu


" Nanti deh gue cerita tapi gak sekarang " ucap Carline


" Kemarin nge-gamenya seru gak " ucap Carline lagi


" Gue gak jadi, langsung cabut makan aja " ucap Ayu


" Emang kenapa " ucap Carline


" Lolita berkelahi sama Cindy and friends " ucap Ayu


" Kok gue, mereka yang mulai " ucap Lolita


" Ya emang lo kan Lit " ucap Carline


" Masih dilanjut emangnya. Ditempat umum? malu dong harusnya " ucap Carline lagi


" Iya deh mereka yang mulai " ucap Ayu


" Kalau gitu gue minta tolong sama lo deh Line " ucap Lolita


" Apaa " ucap Carline


" Tolong belikan gue somay di kantin. Tiba-tiba laper nih " ucap Lolita


" Yaudah kebetulan gue juga belum sarapan, nanti langsung gue bawa ke kelas kan " ucap Carline


" Iya gue tunggu dikelas " ucap Lolita


Carline menuju kantin, Lolita melanjutkan memberikan tugas kepada Ayu.


Prediksi Carline sangat tepat. Hari ini akan melakukan tarik dana senilai 100 jt yang akan dilakukan sendiri oleh Bu Zeni


~Kelas 12-Mia~


" Good morning guys " ucap Cindy merangkul 2 sahabatnya


" Morning Cindy " ucap Rena dan Tia


" Bahagianya hari ini, ada apa nih " ucap Tia


" Iya dong! soalnya Armand udah sadar Ti " ucap Cindy senang


" Serius lo " ucap Rena


" Iya Rena.. Kenapa? Lo kangen ya sama pacar gue haha " ucap Cindy


" Menurut lo " ucap Rena


" Anyway kita harus kunjungi bokap Armand di lapas loh Cin " ucap Rena lagi


" Oiya benar, semalam lupa bicara sama Armand " ucap Cindy


" Semalam lo ke rumah sakit? " ucap Tia


" Iya. Suster kabarin gue " ucap Cindy


" Terus lo udah kasih tau keadaan Ibunya? " ucap Rena


" Belum, gue gak tega " ucap Cindy


" Hari ini kita ketempat bokapnya dulu deh, malamnya atau sehabis kita dari lapas langsung ke rumah sakit " ucap Cindy lagi


" Boleh sih " ucap Rena


" Gue gak ikut ya guys " ucap Tia


" Kenapa Ti " ucap Rena


" Gue mau pergi sama nyokap " ucap Tia


" Nyokap apa nyokap haha " ucap Cindy meledek

__ADS_1


" Maunya sih Jonatan Cin " ucap Tia


" Mulai deh centilnya haha " ucap Rena


" Woi Cindy " teriak Justin tiba-tiba


" Ngapain sih lo teriak-teriak " ucap Cindy mengerutkan keningnya


" Gimana Armand? Udah mati belum " ucap Justin menaikkan bibir kanannya


" Gue berharap lo yang mati " ucap Cindy menggebrak meja


" Pergi gak lo! ganggu suasana aja deh lo " ucap Rena


" Haha Armand kalah, sebentar lagi mati haha " ucap Justin senang dan pergi meninggalkan kelas Cindy


" Gue bingung deh, kenapa Justin benci banget sama Armand " ucap Cindy


" Nanti lo tanya langsung aja sama Armand Cin " ucap Tia


" Hemm " ucap Cindy singkat


~ Dikoridor sekolah ~


" Justin! " teriak Yola


" Kenapa, lo berani panggil gue " ucap Justin


" Gue udah muak ya sama lo " ucap Yola


" Yaudah sana pergi jauh-jauh dari gue dasar ***** " ucap Justin


" Terserah! lo mau bilang gue apapun. Gak perduli, tapi kali ini lo benar-benar keterlaluan " ucap Yola


" Masih aja dibahas, bukannya semua udah selesai permasalahan nya " ucap Justin


" Widih widih.. ada apa nih Putra mahkota SMAN 3 " ucap salah satu siswa


" Gak usah ikut campur lo " ucap Justin menunjuk siswa tersebut


" Sorry sorry, gak bisa di ajak bercanda lo " ucap salah satu siswa


" Gak usah sok kenal dah lo sama gue " ucap Justin


" lebih baik lo pergi deh " ucap Yola ke siswa tersebut


" Lo harus tanggung jawab Tin " ucap Yola


" Tanggung jawab apa? lo hamil lagi hah. Anak Armand ya " ucap Justin


" Justin! mulut lo kaya cewek ya " ucap Kiki tiba-tiba


" Eh ada pahlawan nya " ucap Justin


" Gak di rumah gak disekolah gak dimana-dimana nih kayanya lo jadi pahlawan Yola " ucap Justin lagi


Kiki mengepal tangan kanannya. Ingin memukul mulut lemes itu. Namun Yola melerai.


" Ngomong sekali lagi gue habisi lo " ucap kiki mengangkat tangannya yang dikepal


" Pukul nih pukul " ucap Justin


" Udah udah.. Ki lo 1 atap sama Justin gak perlu berkelahi " ucap Yola


" Gue cuma mau minta pertanggungjawaban nya. Armand sekarang lagi koma dirumah sakit, ibunya meninggal karena Justin juga Ki. Gimana gue gak marah " ucap Yola


" Lo gak perlu ketemu dan bicara lagi sama Justin. Udah biarin aja anak kaya gini nanti kena batunya " ucap Kiki


" Seperti nya Kiki suka sama lo tuh " ucap Justin


" Lo yakin mau sama ***** ? " ucap Justin lagi


Tanpa bicara lagi, Kiki memukul samping bibir Justin .


" Bukk.. Buk.. Buk... " pukulan Kiki yang sangat keras membuat Justin jatuh


Justin bangun dan melawan Kiki. Putra datang untuk melerai namun gagal. Datang lah pak Bondan ikut melerai dan membawa Kiki serta Justin ke ruang BK


" Buk.. Buk.. Buk.. " Justin memukul perut Kiki berkali-kali


" Buk.. Buk.. Buk.. " Kiki membalas memukul perut Justin dengan sangat keras dan berkali-kali


" Tin.. Kenapa lo, udah-udah stop " ucap Putra


" Putra bantu Kiki buat stop perkelahian nya " ucap Yola


" Buk.. " Justin memukul Kiki, namun Kiki menghindar dan mengenai pipi kiri Putra


" Justin stop! " ucap Yola


" Heh heh heh kalian! " teriak pak Bondan menunjuk perkelahian


" Pak pak tolong pak " ucap Yola


" Berhenti! bapak bilang berhenti " ucap pak Bondan


" Ada apa ini, kenapa kalian harus berkelahi? Ayo ikut bapak ke ruang BK " ucap Pak Bondan menggiring mereka bertiga. termasuk Yola


" Huuuuuuuuuuu lagi seru nonton nih pak malah di berhentikan " ucap beberapa siswa yang menjadikan tontonan


" Kamu mau bapak bawa keruang BK juga? " ucap pak Bondan


" Enggak pak enggak " ucap salah satu siswa.


~ Di Kelas Lolita ~


" Lo ingatkan yang gue bicarakan kemarin " ucap Lolita


" Dana olimpiade kan? " ucap Ayu


" Iya. Tugas lo pantau ruang guru, lihat guru siapa yang ambil dana olimpiade. Kalau lo udah tau, selanjutnya lo ambil setengah uang itu dan lo taruh di tas Cindy atau Rena " ucap Lolita menjelaskan


" Tia gimana? " ucap Ayu


" Gak usah deh Tia mah biarin aja " ucap Lolita


" Oke, Carline tau gak " ucap Ayu


" Enggak. Lo gak boleh kasih tau hal ini " ucap Lolita


" Kenapa " ucap Ayu


" Gak boleh pokoknya " ucap Lolita

__ADS_1


" Nih somay lo " ucap Carline tiba-tiba


" Eh Carline dari kapan " ucap Lolita panik


" Baru aja, kenapa sih? " ucap Carline


" Gak apa-apa. Thanks you Carline " ucap Lolita


" Iya Lita " ucap Carline


~ Diruang BK ~


" Ada apa ini pak Bondan" ucap Bu Puja


" Saya gak tahu nih bu, mungkin bisa ibu interogasi. Saya mau kekelas, titip ya bu " ucap Pak Bondan


" Baik pak " ucap bu Puja


" Jelaskan ada apa, dan kenapa kalian bertiga memar semua " ucap bu Puja


" Saya gak tahu bu, tiba-tiba di pukul Kiki " ucap Justin


" Kalian saudara, kenapa harus berkelahi " ucap bu Puja


" Jadi gini bu, Kiki membela saya. Karena Justin bicara terhadap saya membuat saya sakit hati " ucap Yola menjelaskan


" Ya bu, benar yang di ucapkan Yola " ucap Kiki


" Tadi saya datang untuk melerai bu, malah kena pukul juga " ucap Putra


" Justin. Ada apa kamu ini? " ucap bu Puja


" Kan saya sudah bilang, saya gak tahu apa-apa, Kiki langsung memukul saya " ucap Justin


" Apa Yola ingin menjelaskan ? " ucap Bu Puja


" Tadi saya sedang berbicara sama Justin bu, Kiki mencoba melerai Justin karena yang seperti saya bilang tadi. Dia berbicara yang membuat cewek sakit hati. Putra juga sama bu, datang untuk melerai " ucap Yola menjelaskan


" Apa benar begitu Justin? " ucap bu Puja


" Enggak bu " ucap Justin menyangkal


" Kalau kamu tidak mengaku, ibu akan hukum kamu untuk menyikat kamar mandi seharian " ucap bu Puja


" Udah ngaku aja lo, gak usah bela diri " ucap Kiki


" Awas lo Ki " ucap Justin mengancam


" Iya bu apa yang dibicarakan Yola itu semua benar " ucap Justin mengakui


" Sekarang kamu minta maaf ke Yola dan 2 temanmu " ucap Bu Puja


" Minta maaf bu? " ucap Justin


" Terserah kamu mau minta maaf atau tidak. Mumpung matahari sedang terik hari ini " ucap bu Puja


" Ya ya bu " ucap Justin


" Sorry Yola, Ki Tra " ucap Justin


" Yang ikhlas dong " ucap Kiki


" Yola sorry " ucap Justin menekan nada suaranya


" Iya " ucap Yola singkat


" Yasudah kalian kembali ke kelas masing-masing " ucap bu Puja


~ Di koridor sekolah ~


" Tra, lo bicara apa aja sama Carline? " ucap Kiki


" Gue cerita semua. Ya biar Carline tau aja kalau dia gak sendiri " ucap Putra


" Gue kan udah bilang jangan di keep aja " ucap Kiki


" Sorry Ki. Gak bermaksud kaya gitu sih " ucap Putra


" Kasian juga Yola kalau sampai orang lain tau " ucap Kiki


" Carline itu teman Lolita dan Ayu. Lo tau kan mereka gimana " ucap Kiki


" Gue udah pastikan Carline keep Ki " ucap Putra


" Gue gak percaya sama Carline " ucap Kiki


" Tapi, masalahnya Carline juga keep rahasianya kan " ucap Putra


" Itukan rahasinya sendiri Putraaaa " ucap Kiki menekan nadanya


" Terus gimana dong " ucap Putra


" Gimana gimana pakai segala tanya " ucap Kiki


~ Dikelas Lolita ~


" Yu.. itu bu Zeni mau ke ruang guru kali, sana ikutin " ucap Lolita berbisik


" Tapikan lagi ada pak Bondan " ucap Ayu


" Lo bilang aja mau ke toilet. Cepat Yu " ucap Lolita berbisik


" Iya iya " ucap Ayu bangun dari bangkunya


" Permisi pak, izin ke toilet sebentar " ucap Ayu


" Hemm " ucap Pak Bondan singkat


~ Di Ruang Guru ~


" Pak Rozak bisa tolong gantikan saya mengajar sebentar. Saya mau ambil dana olimpiade. " ucap bu Zeni


" Oh siap bu. Apa ibu mau ditemani guru lain? " ucap pak Rozak


" Gak perlu pak saya sendiri saja " ucap bu Zeni


Sedari tadi Ayu menguping pembicaraan bu Zeni dan Rozak. Segera kembali ke kelas untuk melaporkan ke Lolita


~ Di Kelas Lolita ~


" Lit, benar kata lo " ucap Ayu


" Benar? Oke bagus tinggal lanjutin rencana terakhir " ucap Lolita

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2