
~Di rumah Armand~
" Lo udah gak marah sama gue Ren " ucap Cindy
" Engga, tapi gue masih gak terima kalau ternyata lo pacarnya Armand " ucap Rena
" Maaf, gue kan gak tahu kalau ternyata .. " ucap Cindy terpotong
" Ya ya.. Lo mau bilang kalau gue hilang ingatan kan " ucap Rena
" Haha Rena... lo tetap sahabat gue kok " ucap Cindy tertawa
" Harusnya kan gue yang bicara kaya gitu " ucap Rena
" Eh eh ... coba ceritain dong lo sama Armand dulu kaya gimana " ucap Tia kepo
" Ya.. gue belum ingat semua lah Tia masih samar-samar. Yang gue ingat Armand adalah cinta pertama gue juga " ucap Cindy
" Terus... terus panasin gue " ucap Rena
" Gak maksud begitu kok " ucap Cindy mengusap rambut Rena
" Banyak setannya sih lo Ren makanya kepanasan " ucap Tia meledek
" Maaf anda siapa ya " ucap Rena menaiki alisnya
" Rena...... " ucap Tia
Hahaha mereka tertawa dan berpelukan.
" Udah dong lepas, kaya Teletubbies aja deh " ucap Rena
" Pas dong kaya di bukit gunung prau " ucap Tia
" Oiya Cin, ternyata lo anak hiking sejati nih " ucap Tia
" Gue juga masih bingung sih " ucap Cindy
" Dih aneh lo " ucap Rena
" Udah donggg sensinya sama gue " ucap Cindy
" Anyway, Armand gimana keadaannya sekarang " tanya Tia
" Tia! Lo suka banget sih bikin gue kesal " ucap Rena
" Apasih Rena ... Gemes dah gue sama lo " ucap Tia
" Udah udah... rame deh " ucap Cindy
" Armand sekarang lagi koma Ti " ucap Cindy
" Koma Cin ? " tanya Rena
" Iya koma, gak tahu sampai kapan " ucap Cindy
" Karena justin? " ucap Tia
" Iya Ti, makanya gue bingung banget nih. Mana nyokapnya baru aja meninggal " ucap Cindy
" Bokapnya lo gak tahu? " tanya Tia
" Enggak, terus ini juga bukan rumah Armand sih kayanya " ucap Cindy
" Terus rumah siapa dong! " tanya Tia
" Yang gue ingat, rumah Armand itu besar Ti " ucap Cindy
" Udah deh .. Lo gak usah kaya ingat-ingat gitu, amnesia mah amnesia aja Cin haha " ucap Rena meledek
" Bisa gak jangan gitu " ucap Cindy sok ngambek
Yola mendatangi rumah Armand, ingin mengucapkan belasungkawa. Namun yola tidak tahu keadaan Armand yang sebenarnya.
" Tingnung....... " suara bel rumah
" Permisi... " teriak Yola berkali-kali
" Eh ada orang tuh Cin " ucap Tia
" Ok, kalian tunggu sini dulu ya gue mau kedepan " ucap Cindy
" Hei.. " ucap Cindy
" Armand ada? " tanya Yola
" Yola ya? sini masuk dulu kedalam " ucap Cindy
~ Di ruang tamu ~
" Hei yolaaa " ucap Tia
" Hei.. Armand ada dimana? " tanya Yola lagi
" Eee.. Armand ya? " ucap Tia gelagapan
" Cin bicara jangan diam saja " ucap Tia
" Jadi yola, Armand sekarang lagi ada dirumah sakit. Keadaannya koma " ucap Cindy
" Armand koma Cin? ko bisa? " ucap Yola
" Pertama-tama gue mau minta maaf kalau selama ini gue gak kenal sama lo yol " ucap Cindy
" Maksudnya lo udah ingat sekarang sama gue? ucap Yola
" Cindy tersenyum "
" Cindy... gue kanget banget sama lo " ucap Yola
" Jadi lo teman hiking gue kan " ucap Cindy
" Iyaa... " ucap Yola
" Armand udah cerita semuanya di video itu. Meski gue belum ingat semua " ucap Cindy
" Maaf ya Cindy, gue ngejauh dari lo. Tapi sumpah ini bukan kemauan gue " ucap Yola
" Gak apa-apa Yola santai aja hehe " ucap Cindy
" Oke.. jadi Armand abis tanding MMA, justin pukul bagian belakang Armand. Yang mengakibatkan dia jadi koma gini " ucap Cindy
" Gue boleh jenguk? " ucap Yola
" Boleh dong. Tapi gak sekarang " ucap Cindy
" Terus kapan " ucap Yola
" Mungkin hari senin, karena keadaannya masih belum stabil " ucap Cindy
" Oiya yol, ini bukan rumah Armand yang sebenarnya kan ya? " ucap Cindy lagi
" Ini rumahnya yang baru Cin " ucap Yola
" Oh Armand pindah rumah? " ucap Cindy
" Iya nih kita penasaran " ucap Rena dan Tia bersamaan
" 1 thn lalu.. bokapnya Armand korupsi dana pembangunan dan ditetapkan jadi tersangka akhirnya mendekam dipenjara kurang lebih 5thn " ucap Yola menjelaskan
__ADS_1
" Ha.. Korupsi? " ucap Rena terkejut
" Detailnya sih kurang paham ya. Tapi yang pasti bokap Armand sekarang dipenjara " ucap Yola
" Berarti kita perlu dong kasih kabar ini ke bokapnya " ucap Cindy
" Perlu. Tapi hubungan Armand sama bokapnya agak kurang baik " ucap Yola
" Musuhan gitu? " celetuk Tia
" Ya gak gitu juga sih " ucap Yola
" Terus?? " ucap Tia
" Yola hanya terdiam, bingung harus bicara apa lagi "
" Yol. Lo kenapa sih jadi anak pendiam " ucap Rena
" Husss.. Rena jangan bahas soal pribadi " ucap Cindy
" Gak apa-apa kok Cin " ucap Yola
" Mungkin suatu saat gue akan cerita. Kalau sekarang gue belum siap " ucap Yola lagi
" Kalau boleh tau, nyokapnya Armand meninggal kenapa ya " ucap Yola lagi
" Penjaga rumah sakit bilang. Ada yang kirim video ke nyokapnya Armand. Buat nyokapnya ngedrop gitu, tapi gue juga gak tahu sih isi video itu apa " ucap Cindy menjelaskan
" Lo tahu gak siapa yang mengirim " ucap Yola
" Enggak, gue gak tanya-tanya juga " ucap Cindy
" Justin pasti! " benak Yola kesal
" Anyway dari pada kita bahas ini terus gimana kalau kita hangout biar lo gak sedih lagi Cin " ucap Tia
" Boleh juga tuh " ucap Rena
" Lo ikut ya yol " ucap Cindy
" Boleh kan guys " ucap Cindy lagi
" Iya deh! tapi gak boleh diam-diaman ya " ucap Tia
" Lo mau ikut kan Yol? " ucap Cindy
" Kayanya enggak deh, gue masih ada urusan lain kali mungkin bisa " ucap Yola
" Yahh.. " ucap Cindy dan Tia
" Have fun guys " ucap Yola pamit pulang
" Lo take care ya " ucap Rena
Yola hanya tersenyum dan berjalan menuju rumah Justin, lebih tepatnya ingin bertemu dengan kiki
" Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif, cobalah beberapa saat lagi " Suara dari mbak operator telepon
" Kiki kemana sih, di telepon malah gak aktif " gumam Yola
" Masa iya gue harus telepon Justin " gumamnya lagi
" Oiya Putra! Eh iya gue gak punya nomor putra " gumamnya lagi
" Oke gue harus kerumahnya " gumamnya lagi
Ketika Yola sedang menunggu angkutan untuk pergi kerumah Justin dan ingin memastikan apa yang Justin perbuat. Dari arah yang berlawanan Ayu dan Carline menghampirinya.
" Yolaa! " teriak Carline
" Yola hanya menoleh tanpa memperdulikannya "
" Urusan apaan sama Yola " ucap Ayu
" Gak harus gue ceritain semuanya kan " ucap Carline
" Yeee.. ditanya baik-baik malah ngegas " ucap Ayu
Carline keluar dari dalam mobil milik Ayu dan membiarkan Ayu pergi sendiri kerumah Lolita. Ia menanyakan bagaimana keadaannya sekarang.
" Yola " ucap Carline
" Ya.. lo ngapain turun " ucap Yola
" Gue pengen bicara sama lo " ucap Carline
" Gue lagi buru-buru dan lagi ada urusan juga " ucap Yola
" Gue tahu lo mantan Justin kan " ucap Carline tiba-tiba
" Lo tahu dari mana " ucap Yola mengerutkan keningnya
" Putra. Dia cerita sama gue kemarin sehabis Justin maksa lo buat lakuin kejahatan " ucap Carline
" Putra! " gumamnya
" Gue gak ada waktu buat bahas ini " ucap Yola
" Lo mau pergi kemana? gue bisa kok temani lo " ucap Carline
" Gak perlu. Ini urusan gue bukan urusan lo " ucap Yola
" Oke. Gue cuma mau bilang sama lo, kalau nasib gue kurang lebih sama kaya lo " ucap Carline
" Keadaan lo gimana hari ini " ucap Carline lagi
Belum sempat Yola menjawab ucapan Carline. Angkutan menuju rumah Justin tiba, ia meninggalkan Carline sendirian. Dan Carline menaiki taxi online untuk menuju rumah Lolita
~ Dirumah Armand ~
" Ayo kita berangkat " ucap Rena
" Kita mau kemana? " tanya Cindy
" Ke mall biasa yuk. Kita main funworld " ucap Tia
" Boleh juga " ucap Cindy
" Tapi gue mau pulang dulu boleh gak " tanya Cindy
" Yah.. bareng ajalah abis main funworld nanti kita kerumah lo " ucap Rena
" Masa kita pakai baju hitam-hitam gini " ucap Cindy
" Kan habis melayat Cindy, ya wajarlah " ucap Tia
" Lo takut yaaa.. Ibunya Armand ngikutin lo. Terus bilang Cindy.... calon mantuku haha " ucap Rena meledek
" Bilang aja lo cemburu Ren haha " ucap Tia meledek balik
" Iya Ren haha benar tuh Tia bilang " ucap Cindy
" Rese lo berdua " ucap Rena
" Yaudah yuk berangkat " ucap Cindy
~ Dirumah Justin ~
" Misi pak, Kikinya ada? " tanya Yola ke pak satpam
__ADS_1
" Ada didalam mbak, ada perlu apa ya? " ucap pak satpam
" Bisa tolong di panggilkan pak? bilang saja ada Yola " ucap Yola
" Tunggu sebentar ya " ucap pak satpam
" Hallo mang jojo, tolong panggilkan den Kiki. Didepan ada temannya menunggu, namanya Yola " ucap pak satpam ditelepon
" Okesiap meluncur " ucap mang jojo
Justin lebih dulu datang menghampiri Yola. Memberi tepuk tangan untuknya karena telah membantu menghancurkan Armand.
" Eh *****. Thaksyou ya kerja samanya " ucap Justin tiba-tiba
" Atas perbuatan lo, Ibunya Armand meninggal Justin! " ucap Yola
" Wooo... wooo.. itu bukan salah gue, tapi salah lo " ucap Justin
" Kenapa salah gue? ini kan rencana lo! dasar bajingan " ucap Yola dan menampar pipi Justin
" Justin stop! " ucap Kiki
" Lo urusin tuh ***** " ucap Justin meninggalkan Kiki dan Yola
" Sorry Yol " ucap Kiki
" Gue gak apa-apa " ucap Yola
" Ki.. gue mau ngasih kabar sama lo. Kalau nyokapnya Armand meninggal kemarin. Justin kirim video itu ke nyokapnya " ucap Yola
" Tapi lo gak ngelakuin apa-apa kan sama Armand? " tanya Kiki
" Ya enggaklah gila lo! Armand teman baik gue " ucap Yola
" Terus kok bisa nyokapnya meninggal, dia lihat video bagian mana ? " tanya Kiki
" Cindy gue tanya juga gak tahu detail " ucap Yola
" Oke nanti gue coba bahas ini ke Justin " ucap Kiki
" Armand koma dirumah sakit " ucap Yola
" Pasti ini karena Justin. Dia akan ngelakuin hal apa aja buat menang " ucap Kiki
" Lo gak ada rasa bersalahnya sama Armand ki? " tanya Yola
" Gue harus apa dong " tanya Kiki
" Gue mau lo dan Justin jenguk Armand nanti " ucap Yola
" Hari ini? " ucap Kiki
" Bukan. Nanti deh gue hubungi lo " ucap Yola
" Gue pamit Ki. Mau ngasih tahu itu aja " ucap Yola
" Gue antar ya " ucap Kiki
" Gak perlu, gue bisa jalan sendiri " ucap Yola
" Gak apa-apa gue antar, lo tunggu sini dulu oke " ucap Kiki
" Iya deh terserah lo " ucap Yola
~ Di Mall ~
" Cin, kita makan dulu kali ya biar main funworldnya semangat " ucap Tia
" Yuk! makan tempat biasa " ucap Cindy
" Nasi bebek pinggir jalan " ucap Rena
" Yoi " ucap Tia
" Oke deh yuk makan " ucap Rena
~ Dirumah Lolita ~
" Permisi tante, Litanya ada? " Tanya Ayu
" Ada didalam kamarnya " ucap Ibu Lolita
" Tante masih sedih ya " ucap Ayu
" Iyaa.. tante sangat sayang dengan papa lolita " ucap Ibu Lolita
" Sini peluk Ayu tante " ucap Ayu
" Tante gak sanggup Ayu, Lita yang sedari tadi didalam kamar seperti nya juga menangis " ucap Ibu Lolita memeluk Ayu
" Ayu mau ngajak Lolita hangout boleh gak tan " ucap Ayu
" Boleh, tapi jangan pulang larut malam ya " ucap Ibu Ayu melepas pelukannya
" Ayu mau kekamar Lolita dulu ya tan " ucap Ayu
" Ya.. yaa , silakan " ucap Ibu Lolita
" Tok.. Tok.. Tok.. " Mengetuk pintu kamar Lolita
" Siapa ? " tanya Lolita
" Ayu Lit " ucap Ayu
" Masuk aja, gak dikunci " ucap Lolita
" Klek... " membuka pintu
" Lo lagi ngapain? nyokap lo bilang gak mau keluar kamar ya? lagi nangis? " ucap Ayu
" Enggak, gue gak nangis. Dan gak sedih juga " ucap Lolita yang sedang menulis dairy
" Lagi nulis diary? Lita jatuh cinta ya? ciyee " ucap Ayu
" Iyaa, gue lagi nulis diary yang buat gue ngerasa gak aman dan nyaman selama ini " ucap Lolita
" Carline mana? gak ikut? " tanya Lolita lagi
" Carline tadi ikut tapi malah minta berhenti buat ketemu sama Yola " ucap Ayu
" Ngapain ketemu Yola? " ucap Lolita
" Gak tahu tuh Carline gak bilang " ucap Ayu
" Kita hangout aja yuk Lita. Nanti Carline gue kabarin buat nyusul " ucap Ayu
" Gue lagi males keluar sih sebenarnya " ucap Lolita
" Yah.. jangan gitu dong, yuk keluar biar gak bete " ucap Ayu
" Mau kemana " ucap Lolita
" Ke Mall aja gimana? main funworld " ucap Ayu
" Oke, gue ganti baju dulu " ucap Lolita
" Oke, gue teks Carline ya " ucap Ayu
" Hemm " ucap Lolita
__ADS_1
" Line, gue sama Lita mau ke Mall Lo datang ya. Gue tunggu. Mau main funworld " teks Ayu