Secret Trip And You

Secret Trip And You
Eps 31 #Di Sekolah Dengan Ketegangannya


__ADS_3

Hari senin 4 April 2016


Armand datang lebih pagi dari biasanya, ia menuju ruang guru untuk mengecek adakah cctv disana. Setidaknya Armand berusaha agar Cindy tidak tertuduh mencuri uang olimpiade


" Pagi Pak " ucap Armand ke Satpam sekolah


" Pagi, wah tumben pagi banget datangnya " ucap Pak Satpam


" Ya dong Pak, mau ketemu pujaan hati soalnya " ucap Armand


" Yaudah Pak mau masuk dulu " ucap Armand


" Datang pagi tapi jangan bolos pelajaran " teriak Pak Satpam


~ Dirumah Cindy ~


" Bi Cindy berangkat dulu ya. Nanti kalau Mama telepon suruh langsung hubungi Cindy " ucap Cindy


" Ya Non hati-hati. Gak bareng Den Armand Non " ucap Bi Jainab


" Nggak Bi " ucap Cindy berlalu meninggalkan nya


~ Dirumah Lolita ~


" Tok... tok... tok... " suara ketukan pintu


" Lita kamu gak berangkat sekolah? " ucap Bu Monik


" Nggak " ucap Lolita singkat


" Kenapa gak mau sekolah sayang " ucap Bu Monik


" Pyarrr ... " suara gelas yang dilempar


" Nggak mau jangan dipaksa " bentak Lolita


" Ya allah " ucap Bu Monik


~ Dirumah Rena ~


" Rena ... " panggilan dari Tia


" Bareng gak " ucap Tia lagi


" Ya ya bentar gue lagi pakai sepatu " ucap Rena tergesa-gesa


" Cepat, angkutnya udah mau sampai tuh keliatan " ucap Tia


" Iya ini udah " ucap Rena


Menaiki angkutan menuju sekolah.


Digerbang sekolah Cindy, Rena dan Tia perpapasan. Rena yang hatinya masih sangat kesal ia memalingkan wajah dan pergi meninggalkan nya.


~ Di sekolah ~


" Oke ada cctv berarti semua terekam disini. Dan gue akan buat seolah-olah guru lihat sendiri rekaman ini " gumam Armand menuju ruang cctv


" Pak tadi dipanggil kepala sekolah tuh untuk ke ruangannya " ucap Armand ke Petugas cctv


" Oke makasih " ucap Pak Cipto singkat


Armand masuk keruangan cctv dan mengcopy ke flashdisk miliknya yang akan ia cek nanti sepulang sekolah. Setidaknya Cindy benar-benar gak bersalah


~ Di gerbang sekolah ~


" Rena... Tia .. " sapa Cindy


" Hemm " ucap Rena


" Tumbenan banget bisa bareng kita Cin " ucap Tia


" Eh eh ... Ren " ucap Tia


" Gue duluan " ucap Rena


" Udah biarin aja. Nanti pasti baik sendiri " ucap Cindy


" Lo gak bareng Armand Cin " ucap Tia


" Nggak, kayaknya sih dia duluan " ucap Cindy


" Duluan ke sekolah maksudnya? " ucap Tia


" Iyalah " ucap Cindy


~ Dirumah Yola ~


" Kak gue berangkat ke sekolah " ucap Yola berpamitan


" Wajah lo pucat Yol, lo sakit? " ucap Arumi


" Ya sedikit sih " ucap Yola


" Gak usah sekolah, istirahat aja dirumah. Nanti gue deh yang hubungi pihak sekolah " ucap Arumi


" Gak usah kak, hari ini gue ada ulangan " ucap Yola

__ADS_1


" Lo serius " ucap Arumi


" Iya " ucap Yola singkat


" Gue antar ya, lo jangan bawa mobil sendiri " ucap Arumi


" Yaudah gue tunggu didepan lo jangan lama " ucap Yola


" Hemm " ucap Arumi


Carline tiba lebih dulu di sekolah. Ingin menemui Yola dan ingin meminta penjelasan darinya.


Sedangkan Justin yang baru terbangun akibat pukulan Kiki ia langsung bergegas ke kamarnya untuk mandi


~ Dirumah Justin ~


" Mah Kiki berangkat dulu ya, Mama jangan capek-capek " ucap Kiki berpamitan


" Adik mu sudah kamu bangunkan belum " ucap Bu Berlin


" Udah kali " ucap Kiki singkat


" Jangan begitu dong Ki. Cepat lihat sudah bangun apa belum " ucap Bu Berlin


" Iya Mama " ucap Kiki


~ Dikamar Justin ~


" Tin.. udah bangun lo " ucap Kiki


tidak ada jawaban dari Justin, akhirnya Kiki memutuskan untuk pergi ke sekolah lebih dulu.


~ Diruang Kepala sekolah ~


" Permisi " ucap Petugas cctv berkali-kali


" Kok gak ada orangnya " gumam Pak Cipto


" Ngapain pak? Kepala sekolah belum datang " ucap Office Girls


" Lah kalau belum kenapa saya dipanggil " ucap Pak Cipto


" Siapa yang panggil Pak " ucap Office Girl


" Wah anak itu! " ucap Pak Cipto berjalan cepat menuju ruang cctv


~ Diruang cctv ~


Armand secepat mungkin mengcopy data rekaman itu sebelum Petugas cctv sadar dan cepat kembali lagi, namun kecepatan Armand kalah dengan langkah kaki si Petugas cctv. Ia ketahuan dan di bawa ke ruang guru.


~ Di kantin sekolah ~


Carline berdiri dan menatap tajam kearah Yola, ia berjalan mendekati Yola


" Yola! " ucap Carline menatap tajam


" Please line jangan disini " ucap Yola


" Plak........ " tamparan nyaring bunyinya mendarat dipipi kanan Yola


Siswa-Siswi melihat dengan terkejut. Jonathan melihat Carline yang menampar Yola, ia menghampiri dan melerainya.


" Carline! Gue gak tahu itu Bokap lo " ucap Yola


" Bulshit Yola! rapi banget ya permainan lo, sampai-sampai 1 sekolah gak ada yang tahu kalau lo Open BO " ucap Carline ketus


" Yola Open BO widihh " celetuk salah satu siswa


" Boleh dong antri " celetuk salah satu siswa


" Gue gak pernah ya ungkap rahasia lo ke publik, tapi kenapa lo begitu " ucap Yola menunjukknya


" Carline udah. Lo keterlaluan, apa bedanya lo sama Yola ha? yang udah pernah hamil sama Justin " ucap Jonathan


" Jo!!!! " ucap Carline menahan tangisnya


" Berita apa lagi ini " celetuk salah satu Siswa


" Udah bubar-bubar " ucap Jonathan


" Huuuuu, gue lagi sarapan kali. 2 ***** itu aja yang suruh bubar " surak dari beberapa Siswa-Siswi


" Brengsek lo Jo " ucap Carline menuang air minum ke bajunya


" Carline! ini masalah lo sama gue bukan sama Jonathan " ucap Yola


" Awalnya gue respect sama lo Yol, tapi setelah Bokap gue lo ajak tidur gue jadi benci sama lo " ucap Carline berlalu meninggalkan kantin


" Jo baju lo basah tuh " ucap Yola


" Ya iyalah, namanya dituang air " ucap Jonathan


" Loh Line lo kenapa nangis " ucap Ayu


Carline hanya menatap dan bergegas pergi ke toilet.


" Jo kenapa sih ini " ucap Ayu

__ADS_1


" Ada Yola segala, kok tegang semua sih " ucap Ayu lagi


Tak ada yang menggubris Ayu sama sekali


" Kok diem semua sih! Aneh deh lo pada " ucap Ayu berlalu pergi


" Carline.... tunggu gue " teriak Ayu


~ Diruang cctv ~


" Heh! Ngapain kamu disini " ucap Pak Cipto


" Ha.. " ucap Armand tekejut dan panik


" Gak ngapa-ngapain Pak, saya jaga ruangan kan tadi Bapak di panggil Kepsek " ucap mencoba tenang


" Saya gak percaya sama kamu, Kepsek aja belum datang bagaimana caranya dia panggil saya " ucap Pak Cipto


" Ah masa sih Pak " ucap Armand


" Masa sih masa sih. Ikut saya ke ruang guru deh " ucap Pak Cipto


Ditarik nya tangan Armand menuju ruang guru, Cindy melihat dan memanggilnya.


" Armand kamu kenapa " ucap Cindy


" Gak apa-apa, tenang aja ya, udah sana masuk kelas " ucap Armand


" Ish kamu nih buat aku khawatir deh baru juga masuk sekolah " ucap Cindy


" Namanya juga laki sayang " ucap Armand yang masih di tarik tangannya


" Cin, kita masuk kelas aja yuk. Udah mau jam pelajaran nih " ucap Tia


" Tapi Ti, gue penasaran sama Armand " ucap Cindy


" Biarin dia kan laki " ucap Tia menarik tangan Cindy


~ Di gerbang sekolah ~


" Tin.. tin.. tin... " suara klason mobil Kiki


" Makasih Pak, saya belum telat kan " ucap Kiki


" Belum Mas 10 menit lagi telat " ucap Satpam


" Nanti kalau Justin telat jangan di bukakan gerbangnya Pak " ucap Kiki


" Siap Mas " ucap Satpam


~ Di ruang guru ~


" Ada apa Pak Cipto? " ucap Bu zeni


" Ini Bu, saya dibohongi bilangnya saya di panggil Kepsek taunya Kepsek belum datang eh malah dia masuk ke ruang cctv " ucap Pak Cipto


" Kenapa Armand? Kamu baru masuk lagi kan hari ini setelah bolos berhari-hari " ucap Bu Zeni


" Kan saya sakit Bu di rawat " ucap Armand


" Ngapain kamu diruang cctv " ucap Bu Zeni


" Kan tadi saya sudah menjelaskan, kalau saya menunggu ruang cctv karena Pak Cipto di panggil Kepsek buat ke ruangannya " ucap Armand


" Tapi Kepsek belum datang Armand " ucap Bu Zeni


" Lah terus siapa dong jadinya " ucap Armand mengalihkan


" Kok saya tiba-tiba merinding ya Bu " ucap Pak Cipto


" Halah, kamu laki-laki kok takut sih " ucap Bu Zeni


" Kamu gak bohong kan Armand " ucap Bu Zeni lagi


" Nggak Bu Zeni cantik " ucap Armand


" Sudah Pak lepaskan saja, yang penting tidak yang rusak atau hilang kan Pak " ucap Bu Zeni


" Saya belum cek sih Bu " ucap Pak Cipto


" Bagaimana sih kamu " ucap Bu Zeni


" Sudah Armand kamu ke kelasmu sana. Pak Cipto balik ke ruangan cctv dan cek semua, kalau ada yang hilang atau rusak nanti saya panggil Armand " ucap Bu Zeni


" Makasih Bu, permisi " ucap Armand pamit


" Fiuhh... " Armand menarik nafas nya


Petugas cctv itu kembali ke ruangan nya dan Armand masuk ke dalam kelas. Sedangkan Lolita yang tadinya tidak ingin masuk sekolah akhirnya ia datang ke sekolah meskipun telat, dibarengi oleh Justin


" Pak Pak.. saya mau masuk kok ditutup " ucap Lolita


" Kamu telat " ucap Satpam


" Berani sama saya Pak? saya laporin kamu biar di pecat " ucap Lolita mengancamnya


" Lita! gue ikut masuk dong " ucap Justin

__ADS_1


" Cepat Pak! tin..tin.. " ucap Yola mengklason berkali-kali


Pada akhirnya Lolita dan Justin berhasil masuk sekolah padahal sudah telat 15 Menit . Ya begitulah jika uang berbicara, segala sesuatunya dipandang kecil .


__ADS_2