
Armand yang sedang berusaha membuat Cindy mengembalikan ingatan yang telah merenggut beberapa tahun memorinya. Karena kesalahan Armand yang cukup fatal. Kecelakaan yang membentur kepala Cindy sangat keras tepat 2 tahun ini, di Gunung Cikuray Jawa Barat. Keadaan sedang hujan lebat dan kabut sangat tebal,
Cindy terpeleset jatuh ke arah jurang dan Armand gagal untuk menarik Cindy.Sampai akhirnya Cindy dilarikan kerumah sakit akibat benturan itu.
Sontak membuat keluarga Cindy sangat marah pada Armand dan tidak mengizinkannya lagi untuk bertemu. Hingga Cindy harus pindah sekolah dan rumah, Karena Armand begitu menyayangi Cindy dan tak bisa terus membuat dirinya uring-uringan.
Sampai akhirnya Armand menyusul Cindy dan ikut pindah sekolah tanpa sepengetahuan orang tua Cindy, itu yang membuat Cindy tidak ingat siapa pun kecuali temannya yang baru. Salah satu alasan mengapa Armand selalu ada dimana pun Cindy berada. Di Gunung Prau, di sekolah saat Cindy kesal dengan Justin dan ketika Cindy telat datang ke sekolah.
Armand membutuhkan uang sangat banyak untuk kesembuhan ibunya yang berada di rumah sakit. Sepulang sekolah Armand menyanyi di beberapa caffe dan selalu ikut pertandingan MMA.
Rencana Justin gagal untuk membuat video Armand skandal dengan Yola karena Kiki dan Putra memberitahu Yola. Apa yang sebenarnya terjadi.
Kiki bersama Putra membuat rencana lain, untuk Yola tetap bertemu dengan Armand di hotel milik ayahnya tapi tidak melakukan apa-apa, Yola harus bercerita jujur juga di dalam kamar hotel untuk bukti bahwa mereka tidak akan berbuat apa-apa.
Putra menyiapkan CCTV lain di kamar agar ada barang bukti yang kuat. Namun Yola harus setuju dengan rencana Kiki kalau tidak akan ada lagi hati keluarga yang hancur. Akhirnya Yola menerima tawaran itu dan akan membantu Armand.
Sedangkan Justin mencari tahu tentang Armand, ia mengetahui ibunya sedang sakit dan dirawat di rumah sakit, ini akan menjadi salah satu ancaman untuk Armand karena Justin akan melakukan apapun untuk menang.
" Hallo, Yola”, ucap Kiki di telepon.
“Ya, ada apa”, jawab Yola.
“Gue udah tahu rencana Justin sama lo ke Armand”,ucap Kiki.
“Rencana? Lo jangan salah paham, gue enggak setuju sama rencana itu. Gue enggak masalah kalau harus menanggung malu untuk yang ke-2x-nya yang penting enggak ada korban kejahatan Justin untuk selanjutnya”, jawab Yola.
“Terima kasih kalau lo berpikir sampai sejauh itu, gue dan Putra pun juga enggak setuju dengan rencana Justin. Apa lo mau bantu gue sekarang”, tanya Kiki.
“Apa yang bisa gue bantu?”, jawab Yola.
“Gue mau lo hubungi Justin dan setuju dengan rencananya”, ucap Kiki.
“Kan gue udah…”, jawab Yola terpotong.
“Dengerin dulu gue bicara, gue mau lo mengiyakan rencana Justin. Tapi lo sama Armand enggak perlu melakukan skandal, gue dan Putra akan memasang CCTV untuk bukti bahwa lo berdua tidak melakukan apapun”, ucap Armand memotong bicara Yola.
“Gimana ya Ki, sejujurnya gue udah enggak mau berurusan lagi sama Justin”, jawab Yola.
“Tolonglah Yol, demi kebaikan orang lain dan Justin supaya dia berubah”, ucap Kiki.
Setelah Yola lama berpikir, akhirnya Yola setuju dengan rencana Kiki.
“Oke, gue setuju rencana lo. Terus Armand bagaimana?”, jawab Yola.
“Armand enggak perlu tahu permasalahan ini, gue takut jadi beban pikiran Armand. Gue mau Armand tetap menang di MMA itu”, ucap Kiki.
“Oke, kapan rencananya”, tanya Yola.
“Nanti gue akan kasih kabar sama lo tepatnya kapan”, jawab Kiki.
“Oke”, jawab Yola dan menutup telepon.
~ Di Rumah Sakit ~
“Assalamulaikum Bu”, ucap Armand.
“Waalaikumsalam, Armand kenapa baru datang”, tanya ibunya.
“Maaf ya Bu, Armand habis menyanyi di caffe”, jawab Armand.
“Maafkan ibu ya Nak karena ibu kamu harus banting tulang dan semua aset kita disita oleh bank”, jawab ibunya.
“Enggak apa-apa kok Bu, sudah menjadi tugas Armand menjaga ibu”, jawab Armand.
“Maafkan bapakmu juga ya Nak, apa kamu sudah jenguk bapakmu di penjara?”, tanya ibu.
__ADS_1
“Belum Bu, Armand enggak sempat karena banyak kerjaan juga”, jawab Armand.
“Ibu Armand hanya tersenyum”
“Sempatkan jenguk bapakmu ya Nak, bagaimanapun juga dia tetap bapakmu. Maafkan atas semua kesalahannya di masa lalu. Yang harus tersandung kasus korupsi”,jawab ibunya.
“Armand kembali tersenyum”
Hari Kamis, 23 Maret 2016
Yola menemui Justin untuk memberi tahu bahwa dia setuju untuk rencananya.
“Justin, gue setuju sama rencana lo. Tapi lo harus tepati janji enggak akan menyebarkan video skandal gue”, ucap Yola.
“Oke.. gue setuju juga”, jawab Justin.
“Oke”, jawab Yola meninggalkan Justin.
“Nanti gue info ke elo ya”, teriak Justin.
Yola tidak mempedulikan itu, dia tetap berjalan menuju kelasnya. Justin menemui Putra dan memaksa ikut rencananya, Putra pun setuju rencana Justin.
“Woi Tra, sini lo”, ucap Justin memanggil.
“Yola setuju nih sama rencana gue, lo setuju juga kan”, tanya Justin.
“Iya deh gue setuju juga untuk lo”, jawab Putra.
Armand menjemput Cindy dan mengajaknya kesuatu tempat lagi untuk beberapa hari. Yang mengharuskan Cindy bolos sekolah, awalnya Cindy menolak tetapi akhirnya Cindy mengiyakan tawarannya.
“Hai Cindy, selamat pagi”, ucap Armand.
“Hai Mand pagi, ko lo ada di sini?”, tanya Cindy.
“Gue mau jemput lo, yuk naik vespa lagi”, ucap Armand.
“Gue baik ko hari ini. Tapi Mand, Rena suka sama lo. Gue enggak mau persahabatan gue hancur karena ini”, jawab Cindy.
“Suatu saat Rena akan ngerti itu pun kalau dia sahabat lo”, jawab Armand.
“Gue enggak mau Mand”, jawab Cindy.
“Sebentar lagi telat loh. Lo mau enggak masuk sekolah lagi”, jawab Armand merayu.
“Ya juga sih. Yaudah deh gue ikut, tapi kali ini aja”,jawab Cindy.
~ Di Perjalanan Menaiki Vespa ~
“Oiya Cin, gue kan pernah minta satu permintaan sama lo, gue mau lo ikut gue sekali lagi hari ini”, ucap Armand.
“Hari ini? Maksud lo kita bolos sekolah lagi”, tanya Cindy.
“Iya bolos. Enggak hari ini sih tapi besok, mau ya please. Malam ini kita berangkat jam 8 gue jemput lo alat gunungnya disiapkan. Kan lo udah janji”, ucap Armand.
“Iya deh, tapi 1 hari aja ya”, jawab Cindy.
“1 hari mah enggak cukup Cindy, 2 hari ya please”, ucap Armand memohon.
“Armand...... 2 hari menurut gue terlalu lama, gue enggak pernah bolos sebelumnya”, jawab Cindy terkejut.
“Ya karena lo belum pernah bolos. Jadi lo enggak punya cerita deh di masa sekolah”, ucap Armand.
“Ah gimana ya”, jawab Cindy.
“Please..”, ucap Armand memohon.
__ADS_1
“Yaudah deh”, jawab Cindy.
“Yesss, thanks you Cindy”, jawab Armand senang dan mengusap tangan Cindy.
~ Di Sekolah ~
Sesampainya di sekolah, Justin menemui Armand untuk mengingatkan pertandingan yang hanya menghitung hari. Armand menyetujuinya karena ia membutuhkan uangnya juga.
“Woi Armand, gue tunggu lo di pertandingan besok. Lo harus dateng”, ucap Justin.
“Oke, gue terima tantangan lo”, jawab Armand berlalu meninggalkan Justin.
~ Di Kelas 12 Mia ~
“Cindy, ibu punya berita bagus untuk kamu”, ucap Ibu Zeni.
“Berita apa Bu”, jawab Cindy.
“Mana Tia dan Rena”, tanya Ibu Zeni.
“Sedang ke toilet Bu”, jawab Cindy.
“Tunggu 2 temanmu itu ibu mau mereka juga dengar langsung ”, ucap Ibu Zeni.
Tidak lama kemudian Tia dan Rena datang.
“Akhirnya datang juga lo”, ucap Cindy.
“Ada apa”, tanya Tia.
“Begini Nak, keluarga Lolita bersedia menyuntikkan dana ke sekolah untuk olimpiade. Hari ini akan terima transferannya”, ucap Ibu Zeni.
“Oh kirain ada apa bu makasih infonya ya. Tapi saya tidak tertarik”, jawab Rena.
“Renaaaa.. lo beneran nolak tawaran Ibu Zeni?”, tanya Tia.
“Iya, kalau lo mau tetap ikut olimpiade silakan, gue enggak marah ko”, jawab Rena.
“Serius Ren?”, tanya Tia.
“Lo kenapa sih enggak mau”, tanya Cindy.
“Kan kita udah pernah bahas Cin. Dan lo, ah udahlah malas gue ngomong sama lo ”, jawab Rena.
“Yasudah begini saja, kalau Rena tidak bersedia. Ibu akan ganti kandidatnya”, jawab Ibu Zeni.
“Jadi siapa saja bu kandidatnya?”, tanya Cindy.
“Kamu, Tia dan Jonatan”, jawab Ibu Zeni.
“Jonatan Bu?”, jawab Tia senang.
“Iya, menurut ibu dia cocok jadi kandidat. Tetapi kalau Rena berubah pikiran bisa loh dirubah”, jawab Ibu Zeni.
“Yes.. Jonatan Cin, akhirnya bersanding juga gue”, ucap Tia senang.
“Nikah kali ah bersanding dasar Tiaa”, jawab Rena meledek.
Mereka Tertawa
" Anyway, lo masih marah sama gue Ren? " ucap Cindy
" Iya Ren, lo kenapa sih " tanya Tia
" Masih tanya kenapa " ucap Rena ketus
__ADS_1
" Tadi kita ketawa bareng Ren, masa tiba-tiba lo jadi ketus gini sama gue " ucap Cindy
Rena hanya pergi berlalu tanpa menjawab sama sekali. Sungguh benak Rena sangat kesal.