SEPASANG CINCIN

SEPASANG CINCIN
Ep_11..Tidak Peduli


__ADS_3

Sementara di sisi lain seorang pria dan kekasih nya tengah asik bercinta sepanjang hari..mereka saat ini sedang berada di Singapore untuk berlibur.


Pria itu adalah Domian suami Mona..saat setelah pengucapan janji suci waktu itu Domian memilih menemani sang kekasih yang tengah di rumah sakit karena kelelahan setelah melakukan pemotretan.


Saat di hubungi Domian tak menunggu lama dan gak perduli dengan para tamu yang melihat nya pergi meninggalkan pengantin nya di atas altar sendirian.


Yang paling penting untuk nya adalah kekasih nya yang telah menemani nya dari nol hingga sesukses ini..mereka sudah menjalin hubungan selama 5 tahun.. sebenarnya mereka telah menikah namun menikah siri karena kekasih nya adalah model yang karir nya sedang naik.


Domian hanya tak mau membuat karir kekasih nya hancur jika mereka ketahuan telah menikah..pihak keluarga Domian bahkan sudah tau bahwa Domian menikah dengan Seequena kekasih Domian.


Hubungan itu sengaja mereka tutupi agar tak mengganggu karir Seequena..saat orangtua nya meminta Domian menikahi Mona,itu hanya untuk menutupi isu bahwa dia dan Seequena telah menikah.


"Honey,apa kau tak kasihan dengan istri mu itu?" tanya Seequena saat mereka telah selesai dengan permainan panas nya.


"Aku tidak perduli honey..aku hanya ingin dirimu tak ada yang lain" kata Domian sambil menciumi bukit kembar istri siri nya yang begitu menantang.


"Ouhhh honey aahh..I'm so tired honeyaahhhh" kata Seequena sambil mendesyah saat liddah Domian memainkan ujung berry milik nya.


"I want you more honey" kata Domian dengan sang adik yang sudah terbangun lagi.


"Ouhhh honey..aahh kau mau uuhhh menyiksaku oorgghh" ujar Seequena sambil merem mas lembut otot tangan Domian.

__ADS_1


Tanpa banyak tanya lagi Domian memainkan peran nya.


Domian mulai mellumat bibir Seequena yang selalu menjadi candu nya..apalagi di tambah selama 1 bulan ini dia tak menyessap bibir ranum itu..ha serat nya semakin meningkat kala Seequena mengeluarkan suara indah nya yang membuat bulu kuduk Domian semakin merem mang.


Tangan mereka tak tinggal diam..


Tangan itu sudah nakal merr raba entah kemana saja sampai tangan itu menemukan apa yang di cari nya.


Bukit berbuah berry menjadi incaran kenakalan tangan Domian lagi..ya bukit itu yang selalu membuat nya melayang bagai di awan.


Domian memetik berry itu dengan perlahan setelah nya dia jill lati berry itu dengan penuh semangat dan tentu mau penuh haserat.


"Nghh m..honey aaaahhh" des yah Seequena saat tangan nakal Domian mulai menjalar pada lembah yang baru tadi dia kunjungi dan baru tadi telah memberi nya ke nike..matan yang tiada henti.


Domian langsung pada permainan inti stelah di rasa cukup untuk pemanasan lahi agar haserat Seequena terkumpul lagi dia melakukan apa yang dia lakukan pada mi lik istri siri nya.


Domian menusuk Seequena namun bukan dengan pisau atau pun pedang dia mana tega menyakiti istri nya itu, tusuk kan yang dia lakukan menggunakan sesuatu yang pasti bukan pisau tajam melainkan suatu benda yang bisa tegak sendiri seperti telah di latih militer.


Baik Seequena maupun Domian kedua nya tampak me nike..mati kegiatan di hari yang syahdu itu.


Setelah nya....

__ADS_1


"Honey bangun..kau mau makan apa hm?" ujar Domian membangunkan Seequena yang masih terlelap dalam selimut tebal nya.


"Aku ngantuk honey" jawab Seequena bergumam tak jelas.


"Iya tapi kasihan perut mu nanti akan kelaparan bagaimana?" ujar Domian yang masih mencoba.


"Baiklah" akhirnya Seequena pasrah karena sudah menyangkut tubuh nya.


"Cantik cups..it love you honey" puji Domian saat melihat rambut dan wajah Seequena yang masih acak-acakan.


"Honey,love you too honey" balas Seequena mewakili semua nya.


Seequena akhirnya mandi namun tidak sendirian melainkan Domian mengikuti nya dan kalian pasti tau bukan apa yang akan terjadi setelah nya.


Domian mulai merraba setiap jengkal tubuh Seequena nya..bibir nya tak lepas dari bibir sekseh Seequena.


Dan mulai dari llumatan kini seluruh tubuh kedua nya sudah saling menyatu dengan sempurna.. Domian mulai menggerakkan tubuh nya sesuai irama dan tempo.


Err angan demi err angan mulai terdengar di ruangan itu..tak perduli apapun lagi hanya perduli dengan suara yang memanggil nama satu sama lain ketika mencapai puncak ke nike.. matan.


Sungguh kedua nya begitu menikmati permainan mereka di siang yang panas itu.

__ADS_1


__ADS_2