
"Kalau masalah itu ada beberapa makanan yang harus anda hindari juga aktivitas yang berat-berat tidak di anjurkan di lain sisi kehamilan anda masih sangat rentan juga jantung anda tidak bisa bekerja dengan normal seperti ibu hamil lain nya..jika anda terlaku banyak beraktivitas berlebih atau banyak gerak maka oksigen yang anda berikan pada janin akan berkurang dan itu akan membahayakan perkembangan janin anda.. pertemuan selanjutnya mari kita bahas mengenai apa saja yang harus anda lakukan tanpa operasi agar jantung anda bisa bekerjasama selama kehamilan anda tanpa kendala" jelas si dokter menjelaskan sejelas-jelas nya pada Mona dan juga Rendra yang tampak serius mendengar saran dari sahabat nya.
"Baiklah dok terimakasih atas saran nya,saya akan mendengarkan semua saran dari anda demi anak saya" balas Mona tersenyum tulus dan menjabat tangan si dokter itu.
"Thank's Sya..aku percayakan kesehatan istri dan anak ku padamu" kata Rendra tersenyum tulus lalu pamit pulang sambil menuntun Mona dengan perlahan.
"Sama-sama semoga pengobatan nya berhasil dan istri mu bisa menjalani kehamilan seperti ibu hamil lain nya..semangat ya Mona kau hebat" kata Nasya dokter yang menangani Mona.
"Thank's"
Rendra dan Mona keluar dari ruangan Nasya dan menuju ke tempat parkir dimana mobil mereka terparkir di sana..Rendra benar-benar menjaga Mona dan calon anak nya dengan penuh kelembutan.
__ADS_1
Dia ingin yang terbaik untuk istri dan anak nya.. kesehatan Mona yang utama dan dia akan mengusahakan agar Mona bisa kembali sehat.
Setelah melahirkan baru lah Mona akan menjalani operasi..dia ingin Mona menemani nya membesarkan anak-anak nya hingga ajak menjemput salah satu di antara mereka dan dia harap dia lah yang berpulang lebih dulu agar dia tak melihat kesedihan di masa depan nya tanpa Mona.
"Sayang apa kau ingin makan sesuatu?" tanya Rendra menanyakan apakah Mona ingin sesuatu atau ngidam mungkin.
"Tidak mas,aku hanya ingin tidur..entah kenapa badan ku jadi lemas" kata Mona sambil menyandar di pundak Rendra dan Rendra bawa ke dada nya lalu dia dekap Mona dengan posesif nya.
Mona memejamkan mata nya selama dalam perjalanan..dia memang tiba-tiba merasa lemas jadi dia tidak ada tenaga untuk berdebat dengan Rendra seperti biasa nya.
Rendra masih mengusap kepala Mona dengan penuh sayang..dia tak mau membuat Mona terusik kenyamanan nya..sang supir pun menstabilkan laju mobil nya agar tak mengusik ketenangan dan kenyamanan tuan dan nyonya nya.
__ADS_1
'Akan aku lakukan apapun agar kau bisa sembuh sayang..aku mencintaimu dan anak kita' batin Rendra menatap tangan Mona yang dia genggam menampakkan cincin pernikahan mereka di jari manis Mona.
*
*
"Hoek...Hoek.." terdengar suara muntahan dari dalam kamar mandi.
Seorang wanita yang kini hanya memakai lingerie seksi kini tengah terduduk di depan kloset setelah mengeluarkan isi perut nya.
"Aku kenapa sebenarnya..kenapa sangat mual rasanya hoekk" gumam wanita itu lalu mencoba bangun namun naas dia tak memiliki tenaga dan akhirnya pingsan seketika di lantai kamar mandi kamar nya.
__ADS_1
"Honey..apa kau baik-baik saja..Queena..sayang kau dengar aku kan..buka pintu nya sayang" ujar seorang pria yang kini tengah berdiri di depan pintu kamar mandi menunggu wanita yang bernama Queen yang saat ini sedang berada di dalam kamar mandi dengan keadaan tak sadarkan diri.