SEPASANG CINCIN

SEPASANG CINCIN
Ep_15..Merebut Istri Orang.


__ADS_3

"Jadi nak Rendra ini yang membantu Mona ya,aduh nak terimakasih ya sudah membantu putri ibu..apa nak Rendra sudah makan?" tanya Bu kost yang saat ini tengah berada di ruang tamu rumah nya untuk mengobrol dengan Rendra dan Mona saat Mona kembali dari supermarket.


"Bu,emm sebenarnya mas Rendra Ir sibuk jadi dia harus segera pula__" belum selesai Mona berujar Rendra sudah lebih dulu memotong nya.


"Tidak Bu saya tidak sibuk dan kebetulan saya sangat lapar jadi jika ibu mengajak saya makan di sini wahh saya sangat senang dan berterimakasih" potong Rendra menatap genit Mona yang saat ini tengah melotot pada nya.


"Betulkah,baiklah sebentar ibu siapkan dulu ya,Mona ayo bantu ibu" ujar Bu kost mengajak Mona yang seakan ingin menerkam Rendra hidup-hidup.


Mona terpaksa ikut bu kost kedalam untuk menyiapkan makanan untuk Rendra,dia melotot ke arah Rendra dan mengepalkan tangan nya seakan hendak meninju Rendra dan di sambut kedipan sebelah mata oleh pria itu.


Setelah Mona menghilang,Rendra membuka ponsel nya dan menyuruh seseorang untuk mencarikan rumah yang dekat dengan lokasi kosan Mona..dia akan menjaga Mona meski dari jauh dan jika tiba waktu nya nanti dia akan menjaga Mona dalam rengkuhan nya.

__ADS_1


"Ingat jangan sampai ketahuan kalau aku pemilik perusahaan itu,kalau ketahuan kau yang akan ku lempar ke kolam lele" kata Rendra sambil mengancam sang asisten.


"......."


"Ah satu lagi pastikan mamah tidak tau kalau aku sedang berjuang merebut istri orang..kalau sampai dia tau kau yang akan ku gantung di pohon kencur"


Setelah itu sambungan telefon terputus,Rendra duduk sambil melihat-lihat ruang tamu dimana dia berada..kecil namun nyama tidak seperti di apartemen nya meski berat namun kosong yang selalu menghuni dan menemani nya.


Tidak seperti tetangga apartemen nya yang bahkan dia tak tau siapa saja..tidak ada yang saling bertegur sapa karena mereka hanya hidup seperti manusia yang hidup sendirian di suatu tempat.


Tak berapa lama kemudian Bu kost dan Mona datang dengan membawa serta makanan yang seperti nya menggugah selera,aroma nya sudah semerbak dalam indera penciuman Rendra kini perut nya berdemo ingin segera mencicipinya.

__ADS_1


"Maaf nak Rendra harus menunggu sedikit lama soal nya tadi kami mendadak masak dulu karena lauk nya habis..ayo silahkan nak Adi makan, Mona ambilkan nasi nya untuk nak Rendra dua tamu kita" kata Bu kost merasa tidak enak karena Rendra menunggu sedikit lama.


"Tapi Bu,dia bisa ambil sendiri" kata Mona tak rela harus mengambilkan makanan untuk Rendra.


"Sttt tidak baik seperti itu,dia sudah menolong ku sudah sewajarnya kita melayani nya" bujuk Bu kost memaksa Mona dan du angguki oleh Mona.


"Baiklah" jawab Mona menatap Rendra tajam dengan aura permusuhan.


Rendra hanya terkekeh kecil melihat tatapan Mona yang seakan ingin menguliti nya,dia merasa seperti sedang di layani istri sendiri..istri hahaha ya tuhan dia jadi tidak sabar untuk melancarkan aksi nya yaitu merebut istri orang.


"Sekarang kau anggap aku orang lain tapi lambat laun kau akan menganggap ku separuh jiwa mu.. Aku akan membuat mu jatuh dalam jerat cinta ku Mona" batin Rendra penuh tekad.

__ADS_1


__ADS_2