SEPASANG CINCIN

SEPASANG CINCIN
Ep_55..Akhir Bahagia Kita


__ADS_3

Dua hari setelah pembahasan persalinan,Mona lebih banyak olah raga ringan untuk membantu nya agar proses pembukaan nanti lancar.


Rendra selaku suami siaga selalu menemani nya kemana pun Mona pergi, bahkan ke kamar mandi saja Rendra harus menunggui nya di depan pintu kamar mandi nya.


Dia hanya tak mau Mona sampai kenapa-kenapa..dia sangat takut dengan perut Mona yang berisi anak nya yang semakin membesar.


"Massssssss..mas Rendraaaaaaa" teriak Mona saat merasakan kontraksi di perut nya.


Mona tadi habis mandi,dia selesai berpakaian tapi tiba-tiba perut nya terasa mulas seakan ingin mengejan..dia duduk sebentar karena berpikir mungkin kencang lagi perut nya atau kontraksi palsu,tapi setelah beberapa saat kemudian sakit itu kembali lagi dan semakin sering.


Rendra datang dengan sedikit berlari karena takut setelah mendengar teriakkan istri nya dari kamar..dia tadi sedang di dapur untuk mengambilkan susu ibu hamil untuk Mona,tapi saat baru menuangkan bubuk susu nya tiba-tiba dia mendengar Mona berteriak memanggil nya.


Tanpa banyak basa-basi dia langsung tancap gas dan berusaha sesegera mungkin agar dia sampai di kamar mereka.


"Ada apa sayang..ada yang sakit?" tanya Rendra sambil mendekati Mona yang kini sudah berwajah pucat.


"Aku mau melahirkan massssssss arghhhhhh" kata Mona sambil mencengkram erat tangan Rendra dan membuat Rendra sedikit merem merasakan cengkraman a erat tangan sang istri.


"Baiklah, rileks sesuai kata dokter kemarin ya..ayo pelan-pelan kita turun ke bawah..sebentar aku ambil perlengkapan baby" kata Rendra berusaha untuk tidak panik meski dia juga sangat gemetaran sekarang.


#

__ADS_1


"Baiklah nona bukaan nya sudah lengkap dan mohon ikuti aba-aba dari saya" kata si dokter setelah memeriksa pembukaan jalan lahir nya.


"Baik dok" balas Mona lirih.


"Kau bisa sayang..aku mencintaimu" kata Rendra yang saat ini sedang duduk di sebelah brankar Mona dan menggenggam tangan istri nya.


Dan proses demi proses pun Mona lewati dengan penuh perjuangan..Rendra sangat terharu melihat perjuangan istri nya yang rela bertaruh nyawa untuk melahirkan anak nya ke dunia ini.


Sungguh sangat di sayangkan bahwa masih saja ada pria yang menyakiti wanita,padahal pria juga lahir dari seorang wanita dan memiliki ibu yang juga seorang wanita.


Mona terus mengejan dan Rendra terus memberi semangat kepada Mona dan sampai pada akhirnya,anak pertama nya telah lahir ke dunia ini dengan selamat dan bahkan tangis nya begitu nyaring.


"Selamat tuan,nona..baby girl sangat cantik" kata sang dokter memberitahu.


Selesai dengan semua nya,kini Rendra sedang menunggu di ruang rawat Mona dengan sang baby di box dekat ranjang pasien milik Mona..Mona sendiri masih terlelap akibat kelelahan.


"Welcome putri kecil ku Morra Rubbian" gumam Rendra sambil menyebutkan nama sang putri tercinta nya.


"Mas" panggil Mona lirih.


"Sayang..hey kau sudah sadar, bagaimana keadaan mu?" tanya Rendra lalu mengecup kening Mona dengan sayang.

__ADS_1


"Aku baik mas,mana putri kita?" kata Mona mencari sang anak.


"Dia sedang tidur sayang" balas Rendra.


"Siapa nama nya mas,apa kau sudah memberi nya nama?" tanya Mona penasaran.


"Mitra Rubbian sayang" jawab Rendra tersenyum manis.


"Nama yang indah.. terimakasih sudah hadir di hidup Mona" kata Mona membalas senyuman Rendra.


"I love you Mona Monica dan aku juga mencintai Morra jantung hati ku" kata Rendra.


Mereka sudah bahagia dengan kehidupan saat ini di tambah dengan kehadiran sang buah hati Morra,yang semakin menambah hangat keutuhan rumah tangga Rendra dan Mona.


Untuk Domian dan Queena,mereka jatuh miskin juga Queena di vonis tidak bisa memiliki anak lagi lebih tepat nya harapan nya sangat tipis karena pendarahan yang terjadi pada nya membuat rahim kau harus di sterilkan tapi tidak di ikat.


Domian sangat terpukul dengan keadaan nya yang tiba-tiba berubah seratus delapan puluh derajat begitu cepat nya setelah bercerai dari Mona,wanita yang dia nikahi karena hutang.


Setiap perbuatan pasti akan ada balasan nya..maka berbuat lah baik selagi nafas masih bisa berhembus dan jangan pernah menyakiti hati orang lain jika tidak ingin mendapatkan karma yang lebih sakit.


Akhir bahagia untuk Mona dan Rendra telah tiba dan semoga kebahagiaan dan kehangatan selalu menyertai kehidupan mereka.

__ADS_1


\_\_\_\_\_TAMAT\_\_\_\_\_\_


__ADS_2