
"Jadi kau juga menginginkan nya sayang?" tanya Rendra saking senang nya.
"Iya mas,aku menginginkan nya..dia juga anakku meski dia hadir dari sebuah kesalahan tapi dia sudah ada di sini dan dia layak mendapatkan kehidupan" kata Mona tersenyum lalu mengusap perut nya yang masih rata.
"Syukurlah,aku pikir kau tidak mau menerima nya dan___ah sudah lah lebih baik kau istirahat dulu karena sebentar lagi kita akan menikah" kata Rendra lega tak lagi khawatir.
"Menikah..apa maksud mu mas?" tanya Mona tidak paham dengan kata-kata Rendra.
"Begini sayang..kita tidak bisa menunggu anak kita lahir jadi aku memutuskan untuk menikahi mu secara agama lebih dulu agar status nya tidak menggantung.. Aku hanya takut kau kenapa-kenapa dan kita belum memiliki ikatan apapun..aku tau masa idah mu belum selesai maka dari itu kita menikah secara siri dulu atau kau memiliki saran lain mungkin,sayang?" jelas Rendra mengutarakan isi pikiran nya.
Mona tampak terdiam memikirkan kata-kata Rendra barusan..benar kata Rendra bagaimana pun juga anak nya harus memiliki status yang pasti dan dia tidak boleh egois hanya memikirkan diri nya sendiri.
__ADS_1
Toh dia juga sudah merasa nyaman di dekat Rendra dan untuk menumbuhkan rasa cinta pasti tidak lah sulit untuk nya..sudah ada bekal nyaman di tambah anak dalam perut nya maka dia yakin bisa mencintai Rendra.
"Baiklah mas,Mona mau menikah dengan mas Rendra..tapi jangan sampai ada yang tau pernikahan kita selama masa idah ku belum selesai.. Aku tak mau di tuduh yang macam-macam karena aku baru saja bercerai dari Domian" kata Mona setuju dengan pemikiran Rendra.
"Baiklah sayang..tenang saja kita menikah di saksikan Bu kost dan para penghuni kost saja juga wali mu bu kost sudah mencarikan nya.. terimakasih ya sudah mau memikirkan masa depan nya..aku mencintaimu Mona Monica" kata Rendra menggenggam tangan Mona lalu mencium tangan itu perlahan.
Mona membeku setelah mendengar kata-kata Rendra apalagi kata-kata terakhir Rendra..astaga jantung nya kian berdetak kencang setelah mendengar kata-kata itu.. mungkin kah dalam hati nya sudah terselip sedikit rasa suka untuk Rendra.
Dia ingin di manja entah pikiran dari mana tiba-tiba muncul.
"Kamu kenapa sayang..apa ada yang tidak nyaman?" tanya Rendra yang merasa Mona agak aneh.
__ADS_1
"Em..itu..em..aku..aku mau..emm" kata Mona sambil memainkan jari tangan nya.
"Ada apa sayang..katakan saja siapa tau aku bisa membantu mu" kata Rendra mendesak Mona karena dia sangat penasaran.
"Aku..emm..aku mau di manja-manja mas" kata Mona lirih hampir tak terdengar namun telinga Rendra yang tajam bisa menangkap ucapan Mona.
Rendra tersenyum melihat betapa manis dan menggemaskan nya Mona jika seperti ini..astaga dia jadi tidak sabar untuk merengkuh tubuh menggemaskan itu.
"Kau mau di manja-manja sayang..baiklah sekarang katakan padaku kau mau apa hm?" tanya Rendra dengan sabar sambil menahan rasa gemas di hati nya.
"Aku mau di peluk mas Rendra" kata Mona dengan lirih seperti berbisik saking malu nya hingga menunduk tak berani menatap Rendra.
__ADS_1