SEPASANG CINCIN

SEPASANG CINCIN
Ep_13..Kenalan


__ADS_3

"Kau,..kau menamparku hah..berani sekali kau?" teriak Feluzy tak terima dia di tampar oleh Mona.


"Kenapa tidak berani,aku sudah mengatakan pada Daddy mu bahwa jika keluarga Artadinata masih mengganggu ku dimanapun itu maka aku tak bisa menjamin keselamatan nya..pergi sebelum ku robek mulut mu" kata Mona menatap tajam Feluzy yang tampak begitu marah karena telah di tampar oleh Mona.


"Dasar jallang murahan sudah memiliki suami masih berselingkuh dasar tidak tau diri" teriak Feluzy bagai orang kesetanan membuat para pengunjung berkerumun.


Terdengar kasak kusuk di telinga Mona..dia benar-benar jengah dengan kelakuan Feluzy,cukup sudah dia tak akan bisa menahan lagi toh dia sudah memperingatkan ayah nya agar menjaga keluarga nya karena dia kini bukan lah keluarga nya lagi.


"Sayang siapa dia..kita jadi bahan olok-olokan loh" tanya Rendra menatap genit Mona dan berakting layak nya suami yang kebingungan.


'Sialan' umpat Mona dalam hati namun harus mengikuti permainan Rendra.

__ADS_1


"Dia bukan siapa-siapa suamiku..sudah lah ayo kita belanja lagi aku baru ingat bahwa anak kita ingin makan barbeque" jelas Mona bergelayut manja di lengan Rendra dan merem mas nya dengan sedikit tenaga dan membuat Rendra menatap wajah cantik Mona.


"Baiklah..ayo maaf semua nya ini hanya kesalahpahaman saja..istriku tidak mengenal wanita itu dan istri ku juga tidak berselingkuh dengan siapapun" jelas Rendra berakting layak nya suami Mona dan mengklarifikasi.


Semua orang kini berbalik menggunjing Feluzy yang menatap Mona dengan tatapan amarah..dia tidak menyangka akan di permalukan oleh Mona seperti ini..sial nya lagi dia tidak memiliki bukti apapun untuk menyangkal kata-kata pria yang Mona gandeng.


'Akan aku balas kalian' batin Feluzy meninggalkan Mona dan pria itu.


"Ayah harus menjelaskan semua nya padaku..aku tidak terima jika di permalukan seperti ini..awas kau Mona,aku akan membuatmu menyesal" kata Feluzy sambil memasuki mobil nya dan menuju rumah keluarga nya.


Sementara itu Mona dan Rendra kini tengah berada di bagian daging-dagingan..Mona sudah melepas rangkulan tangan nya pada lengan Rendra.

__ADS_1


"Sayang,apa anak kita mau sosis juga?" tanya Rendra sambil terkekeh melihat wajah Mona yang kini tengah mendelik ke arahnya.


"Diam.. menyebalkan" kata Mona sambil menyodorkan sepotong daging sapi segar yang menurut nya akan nikmat jika di buat barbeque.


'Kenapa aku jadi menginginkan barbeque..ck sialan' batin Mona merutuki diri nya.


Rendra hanya terkekeh melihat ekspresi wajah Mona yang menurut nya sangat imut untuk di tatap seharian..ah dia tidak akan pernah bosan untuk menatap wajah ayu Mona..dia tidak sabar untuk segera mendapatkan Mona.


Mereka melanjutkan lagi belanja nya..sesekali Rendra akan menggoda Mona menggunakan anak..Mona berkali-kali menggeplak lengan Rendra entah dengan apa saja yang ada di sekitarnya.


"Terimakasih ya sudah membantuku untuk mendapatkan keperluan dapur..oh ya kau tinggal di mana sekarang apa boleh aku mampir?" kata Rendra berterimakasih kepada Mona karena sudah mau membantu nya.

__ADS_1


"Tidak boleh" jawab Mona singkat lalu berjalan mendahului Rendra yang masih terkekeh di tempat.


__ADS_2