
"Jadi ada urusan apa anda kemari tuan Domian?" tanya si pria itu pada Domian yang kini telah duduk di depan nya.
"Jadi begini tuan,saya mau meminta bantuan pada anda agar mau menjadi salah satu investor di perusahaan saya..saat ini perusahaan saya tengah benar-benar krisis semua investor mencabut saham nya..saya mohon bantuan nya tuan Rendra" kata Domian menjelaskan maksud kedatangan nya pada Rendra si pemilik perusahaan yang dia datangi.
Ya,Rendra lah pria yang Domian mintai bantuan agar mau menjadi investor di perusahaan nya yang tengah di landa krisis..tanpa dia sadari rupa nya Domian telah meminta bantuan dari suami mantan istri nya Mona.
Sejak bercerai dari Mona memang Domian seakan bodo amat tak mau tau apapun menyangkut Mona dan keluarga Mona lagi..uang yang Domian berikan untuk pinjaman keluarga Mona juga sudah Mona kembalikan tentu bukan Mona yang memberikan nya namun Rendra lah yang mengembalikan uang itu agar Mona tak di cap macam-macam.
"Bantuan,anda yakin ingin saya membantu perusahaan milik anda tuan Domian?" tanya Rendra menatap datar Domian yang tengah menunduk.
__ADS_1
Segaris senyum sinis Rendra ukirkan di bibir nya..anda Domian tau bawa dia meminta bantuan pada suami mantan istri nya,cih dia benci mengingat Mona pernah menjadi istri dari pria di depan nya..apalagi dia membayangkan bahwa Mona di cium oleh pria di depan nya itu.
'Aku benci karena bukan aku yang pertama mencium Mona' batin Rendra menatap kesal Domian.
"Tolong bantu saya tuan Rendra,saya akan menyetujui semua syarat yang anda ajukan asal anda bisa membantu saya" kata Domian benar-benar merendah karena tak bisa berbuat apapun lagi.
"Biar aku tanyakan Istri ku lebih dulu tuan Domian..jika dia setuju maka aku akan membantu anda tapi jika dia tidak setuju maka maaf saya tidak bisa membantu anda..anda bisa datang ke rumah saya dan bertemu langsung dengan istri saya setelah itu saya bisa memutuskan untuk membantu anda atau tidak.. bagaimana?" kata Rendra santai namun tersirat tantangan dan ejekan.
"Terserah anda..ya atau tidak semua keputusan tergantung pada usaha anda" kata Rendra sambil ungkang-ungkang kaki menatap remeh Domian yang seakan enggan untuk melakukan apa yang dia katakan.
__ADS_1
"Baik..baiklah saya akan datang ke rumah anda besok dan bertemu dengan istri anda..saya permisi dulu kalau begitu tuan Rendra" PP amit Domian pada Rendra lalu keluar dari ruangan Rendra.
"Hm"
Rendra hanya menatap kepergian Domian dengan tatapan puas..dia menatap asisten nya Marko lalu mengangguk dan tersenyum kecil.. Marko mengerti arti tatapan Rendra lalu keluar dari ruangan Rendra mengikuti Domian.
Rendra sendiri tertawa melihat betapa Domian tersiksa dengan keadaan nya..dia puas dengan apa yang dia lihat hari ini.
"Hahaha..ini belum seberapa Domian..masih banyak kejutan yang akan aku berikan untuk mu" kata Rendra sambil memutar-mutar kursi nya.
__ADS_1
Rendra menghubungi istri nya Mona karena dia merindukan Mona dan juga anak yang Mona kandung..ah dia jadi tidak sabar untuk mengusap dan mencium perut Mona yang sudah sedikit tampak benjolan.
"Halo sayang,aku merindukan mu" kata Rendra setelah sambungan telepon terhubung.