SEPASANG CINCIN

SEPASANG CINCIN
Ep_23.. Penawaran.


__ADS_3

Rendra dan asisten nya sedang berada di sebuah rumah yang tak terlalu besar namun terkesan mewah..mereka duduk dengan tenang dan di depan mereka tampak dua orang yang sangat ingin Rendra habisi.


Sabar Rendra sabar....


"Tuan Xarghan saya tidak banyak waktu untuk meladeni permainan licik anda dan putri anda,so saya hanya ingin membuat sebuah penawaran yang akan menguntungkan anda juga putri anda jika kalian menurut pasti nya..jadi bagaimana apa kalian mau menerima tawaran saya?" kata Rendra tanpa banyak basa-basi langsung pada inti nya.


"Hahaha tawaran anda tidak membuat saya tertarik tuan Rendra karena keputusan saya tetap dan tidak akan berubah" kata tuan Xarghan dengan percaya diri nya.


Sedangkan putri nya hanya tersenyum menyeringai melihat pertunjukan di depan nya..dia sangat menikmati apa yang ada di hadapan nya,ah dia jadi tidak sabar untuk segera mendapatkan Rendra si pengusaha sukses yang kekayaan nya tak akan habis meski tujuh turunan sekalipun.


"Sudah lah Rendra sayang.. keputusan kami hanya satu yaitu kau bertanggung jawab atas perbuatan mu terhadap ku" kata si putri tuan Xarghan dengan pede nya.

__ADS_1


"Hahahaha..sebesar itukah mimpi mu bit*ch..jika kau belum bangun dari tidur mu maka bangun lah karena hari sudah siang" kata Rendra sambil terkekeh geli melihat tingkah anak rekan sialan nya.


"Apa maksud mu Rendra..sudah lah kau yang melakukan itu jadi kau juga yang harus bertanggung jawab terhadap ku" kata putri Xarghan dengan sedikit kekesalan di wajah nya.


"Tuan Rendra yang terhormat,anda telah menodai putri saya jadi anda harus bertanggung jawab untuk semua itu..saya tidak mau tau anda harus menikahi putri saya" kata tuan Xarghan dengan sedikit amarah dan terkesan memaksakan.


Rendra dan asisten nya tertawa lantang dengan penuturan tuan Xarghan yang terkesan memaksakan..astaga perut mereka bisa kram jika terus mendengar lelucon lagi.


"Haha iya bos..saya juga merasa sedang menonton acara stand up komedi seperti Raditya Dika dan Ernest juga Arie kriting hahaha saya tidak kuat tertawa terus bos" kata Mario sambil mengusap ujung mata nya karena terlalu banyak tertawa.


Rendra dan Mario berusaha meredam geli di perut mereka agar tidak meledak lagi dan malah membuat kedua nya mengompol di sana..kan tidak lucu CEO dingin dan asisten cool mengompol di rumah orang.

__ADS_1


Memalukan gaes....


"Apa maksud kalian menertawakan kami hah..tuan Rendra anda sudah keterlaluan jangan salahkan saya jika saya menyebarkan video tidak senonoh anda pada para relasi anda" kata tuan Xarghan dengan nada penuh ancaman.


Raut wajah Rendra tetap sama tak terkecoh dia malah terkekeh sinis seakan menertawakan tuan Xarghan yang menggali kubur nya sendiri.


"Silahkan saja sebarkan video itu dan kita lihat apa yang akan terjadi setelah nya tuan Xarghan" kata. Rendra dengan suara dingin menatap tajam penuh intimidasi kedua manusia hina di depan nya.


Sedangkan Mario,dia mengeluarkan laptop dari tas yang dia bawa..dia meletakkan laptop itu di atas paha nya dan mulai mengotak atik sesuatu yang pasti nya akan membuat dua orang di hadapan nya tidak berkutik.


"Got it..silahkan tuan Xarghan dan anda nona Sweena lihat ini dulu baru setelah itu kalian berdua bisa mengambil kesimpulan dan keputusan" kata Mario sambil mendorong laptop nya ke arah tuan Xarghan dan Sweena.

__ADS_1


__ADS_2