
Mona mulai bangun karena merasa perut nya sedikit sesak..dia membuka mata nya dan melihat sosok pria yang telah memberikan nay kepuwasan kemarin tengah memeluk nya dengan begitu posesif.
Mona tersenyum lalu mengusap pipi Rendra pria yang telah menjadi suami nya itu dengan pelan-pelan takut membangunkan si pemilik pipi.
"Tampan" ujar Mona reflek entah tiba-tiba mulut nya berkata begitu.
Mona tampak salah tingkah padahal tidak ada yang melihat nya..dia bangun dan berjalan ke kamar mandi yang ada di kamar Rendra.
"Aku malu..ck dasar otak" kata Mona sambil menepuk kepala nya yang tiba-tiba berpikir ke arah lain.
Setelah Mona masuk kedalam kamar mandi,selang beberapa saat Rendra terbangun dan melihat ke samping nya tampak kosong..dia tersenyum saat menyadari bahwa mungkin saat ini istri nya itu sedang berada di kamar mandi.
Rendra bangun dengan masih belum mengenakan pakaian dan membuat sesuatu bergelantungan ke sana kemari..Rendra mencoba membuka pintu kamar mandi dan benar saja pintu nya tidak terkunci.
"Dasar bodoh, ceroboh" gumam nya sambil tersenyum lalu masuk kedalam kamar mandi.
Dia melihat Mona sedang berendam di dalam bathtub..dia tersenyum melihat Mona yang tampak asik dengan mata terpejam.
"Cantik sekali sih" batin nya memuji kecantikan wanita yang telah menjadi istri nya itu.
Rendra ikut masuk kedalam bathub dan mendekap Mona membuat Mona terkejut memekik namun Rendra menenangkan.
Akhirnya kedua nya berendam bersama-sama di dalam bathtub yang berisi air hangat..mereka menikmati suasana dengan saling memeluk tanpa adegan enak-enak.
#
#
"Aku tidak mau tau pokoknya dia harus menderita" kata seorang wanita yang tampak begitu murka setelah mendengar kabar terbaru dari orang suruhan nya.
"Saat ini kami kesulitan untuk mencari tau keberadaan nya nona..beri kami waktu agar bisa mendapatkan lokasi nya setelah itu saya akan memberitahu pada anda" kata orang suruhan nya bernegosiasi.
__ADS_1
"Baiklah aku beri kau waktu tapi aku tak ingin sampai berlama-lama karena aku mau hasil mau segera kalau tidak jangan harap kalian mendapatkan uang" kata si wanita dengan sedikit ancaman karena dia merasa orang suruhan nya itu terlalu bersantai dalam bekerja.
Orang suruhan wanita itu pergi setelah berhasil bernegosiasi dengan sang bos..lumayan jika dia bisa mendapatkan lokasi target maka bonus besar akan menantinya.
Sementara si wanita itupun tersenyum melihat sebuah foto seorang wanita yang tampak tertawa dengan dua orang paruh baya di kanan dan kiri nya.
"Kau akan ku buat menderita karena telah melakukan hal itu padaku..lihat nanti jika aku berhasil membuat ku menderita maka akan ku buat kau bertekuk lutut di hadapan ku" kata si wanita menyeringai melihat foto itu kalau merem mas nya dan membakar nya.
"Hahaha..hahahaha"
Wanita itu tertawa saat membayangkan diri nya bisa menghancurkan orang yang dia maksud..ada rasa tidak sabar dan juga iri hati setelah melihat dan mendengar bahwa orang yang dia maksud rupa nya sukses lebih dari nya.
Dia tidak terima dan dia ingin menghancurkan orang itu.. bagaimana pun cara nya.
"Aku akan menghancurkan mu bagaimana pun caranya..aku akan membuatmu berlutut di depan ku memohon ampun padaku hahahaha" ujar si wanita itu lalu memasuki kamar milik nya dan menyapa seseorang yang telah menemani nya dari nol.
#
#
"Iya baby.. Aku tak mau menunggu terlalu lama lagi..kau tau baby aku sudah sangat ingin mengenalkan mu pada semua relasi ku agar tidak ada lagi yang berani mengenalkan putri nya padaku..aku sangat risih baby" kata Domian sambil memainkan bukit kembar sang istri siri.
"Ckckck..kasihan..baiklah besok kita adakan pernikahan untuk kita agar semua orang tau bahwa kamu hanya milik ku" kata Seequeena sambil mengusap rahang tegas sang suami.
"Thank you baby..I love you..I really love you" kata Domian memeluk tubuh Seequeena.
Dan seperti nya ronde kesekian kali nya akan terjadi karena rupa nya Domian sudah memberikan rang sangan pada Seequeena.
"Ouhhh honey aahh..I'm so tired honeyaahhhh" kata Seequena sambil mendesyah saat liddah Domian memainkan ujung berry milik nya.
Benar-benar pria ini sudah seperti maniak tak kenal lelah.
__ADS_1
"I want you more baby" kata Domian dengan sang adik yang sudah terbangun lagi dan siap untuk bertempur memulai ronde kesekian.
"Ouhhh honey..aahh kau mau uuhhh menyiksaku ouhhh Domian" ujar Seequena sambil merem mas lembut otot tangan Domian yang kini mengungkung nya di bawah kendali nya.
"Aku hanya ingin membuat mu kenikematan baby" kata Domian tak mau berbasa-basi lagi.
Tanpa banyak tanya lagi Domian memainkan peran nya..memulai yang seharus nya dia mulai sejak tadi.
Domian mulai mellumat bibir Seequena yang selalu menjadi candu nya..apalagi di tambah sebentar lagi Seequeena akan menjadi istri sah nya tentu semakin menambah ha serat nya..semakin hari Seequeena semakin menggoda di mata nya dan itu semakin meningkatkan haserat kelelakian nya..Seequena mengeluarkan suara indah nya yang membuat bulu kuduk Domian semakin merem mang.
Tangan mereka tak tinggal diam..
Tangan mereka itu sudah nakal merr raba entah kemana saja sampai tangan itu menemukan apa yang di cari nya.
Bukit berbuah berry menjadi incaran kenakalan tangan Domian lagi..ya bukit itu yang selalu membuat nya melayang bagai di awan.
Sedangkan tangan Seequeena menemukan mainan nya juga yaitu otot dada Domian yang selalu memberikan kehangatan untuk nya.
Domian memetik berry itu dengan perlahan setelah nya dia jill lati berry itu dengan penuh semangat dan tentu nya juga dengan penuh haserat.
Domian tak memperdulikan suara Seequena yang semakin menuntut untuk melakukan lebih..kepala nya di tekan agar Domian melakukan sesuatu supaya ha serat yang Seequena miliki semakin membludak.
"Nghh m..honey aaaahhh" des yah Seequena saat tangan nakal Domian mulai menjalar pada lembah yang baru tadi dia kunjungi dan baru tadi telah memberi nya ke nike..matan yang tiada henti.
Domian langsung pada permainan inti stelah di rasa cukup untuk pemanasan lagi agar haserat Seequena terkumpul lagi,dia melakukan apa saja yang dia ingin lakukan pada mi lik istri siri nya.
Sungguh kenikematan yang tiada henti ingin dia rasakan setiap saat.
Domian menusuk Seequena namun bukan dengan pisau atau pun pedang dia mana tega menyakiti istri nya itu, tusuk kan yang dia lakukan menggunakan sesuatu yang pasti bukan pisau tajam melainkan suatu benda yang bisa tegak sendiri seperti telah di latih militer.
Dan setelah nya errangan dan desyahan mulai terdengar lagi di kamar mereka yang belum sempat rapih akibat permainan tadi.
__ADS_1