
Mona dan Rendra serta Bu kost telah sampai di suatu tempat yang pasti nya akan membuat pikiran mereka rileks..mereka menikmati waktu di tempat itu dengan saling bercerita tentang kehidupan masing-masing namun seperti nya Mona masih enggan.
Bu kost dan Rendra tidak memaksa nya untuk mau bercerita..Rendra juga akan berjuang agar Mona mau terbuka dengan nya hingga dia bisa tau kehidupan seperti apa yang Mona jalani tanpa harus mencari tau sendiri.
"Mona mau duduk di taman itu,kata nya di taman itu bisa membuat kita nyaman loh" kata Rendra mencoba mengajak Mona agar mau berduaan.
Mona tampak diam memikirkan ajakan Rendra..dia menoleh ke arah Bu kost dan Bu kost hanya mengangguk sebagai tanda bahwa dia mengijinkan.
"Baiklah..Bu Mona ke sana ya sama mas Rendra" pamit Mona pada Bu kost.
__ADS_1
Rendra yang mendengar dia di panggil 'mas' serasa terbang di atas awan..jantung nya berdebar kencang mendengar panggilan itu dan rasa nya dia ingin berteriak kencang menyuarakan kebahagiaan nya karena di panggil 'mas' oleh Mona..lebay sekali bukan.
"Iya,sana nikmatilah waktu kalian" kata Bu kost sambil tersenyum ke arah dua muda mudi itu.
Kedua nya beranjak ke arah taman di dekat pondok yang Bu kost singgahi..Mona dan Rendra duduk di kursi taman itu dan Mona mulai melihat-lihat sekitar rupa nya benar kata Rendra bahwa taman yang mereka kunjungi benar-benar membuat nya nyaman.
"Apa kau butuh teman curhat..aku bisa di jadikan teman curhat tenang saja aku tidak bocor loh" kata Rendra memecah keheningan diantara mereka.
"Sama-sama..anggap aku teman mu atau saudara mu atau bisa juga anggap aku sebuah buku yang siap menampung curahan hati mu.. Aku ingin kita semakin dekat karena aku benar-benar serius dengan mu..meski kita baru mengenal beberapa hari tapi jujur aku sudah tertarik sejak awal pertemuan kita..biasa nya aku tidak seperti ini dengan wanita manapun" kata Rendra mulai serius dengan ucapan nya.
__ADS_1
Mona hanya diam mendengarkan Rendra.. perasaan nya entah lah karena jujur dia hanya merasa aman di dekat Rendra meski dia tidak pernah mengatakan hal itu tapi dalam hati nya dia benar-benar merasa aman.
Mulut nya memang selalu berkata lain seakan menolak kehadiran Rendra tapi hati nya tenang seakan dia telah menemukan penjaga hati yang benar-benar mampu menjaga nya.
"Apa yang membuat mu tertarik pada ku mas Rendra?" tanya Mona memanggil Rendra dengan sebutan mas lagi dan hampir membuat Rendra menjerit keras.
"Ka..kau..kau memanggilku apa tadi..coba ulangi lagi Mona" kata Rendra gugup karena saking senang nya.
"Mas Rendra" kata Mona mengulangi panggilan tadi.
__ADS_1
"Hahaha.. terimakasih sudah mau memanggil ku dengan sebutan itu..aku sangat bahagia Mona..hufttt aku tertarik dengan mu karena di saat kau memiliki kesulitan kau tidak ingin orang lain tau..sungguh aku ingin menjadi tempat mu bersandar karena aku yakin bahwa aku adalah masa depanmu yang sesungguh nya Mona" kata Rendra membuat Mona terdiam menatap lekat Rendra yang benar-benar serius dengan ucapan nya.