
Mona selesai dengan urusan sayur nya..dia memilih untuk kembali karena matahari sudah hampir tinggi,dia juga kelaparan jadi seperti nya dia memang harus segera kembali..di tambah akhir-akhir ini tubuh nya seakan tidak bisa di ajak kompromi.
Mona menuju tempat parkir lalu mengambil motor nya setelah membayar parkir pada si Abang tukang parkir nya..dia melajukan motor nya ke arah tempat kost nya..saat di tengah jalan tepat nya di lampu merah dekat cafe Mona tanpa sengaja seperti melihat sosok Rendra namun yang membuat nya kebingungan adalah Rendra dengan seorang wanita..apa dia tengah berhalusinasi.
Siapa wanita itu...
Apa dia salah lihat...
Kenapa rasa nya panas sekali...
Oh astaga seperti nya otak Mona tidak beres di karenakan dia terlalu merindukan atau memikirkan Rendra hingga terbawa ke alam sadar nya.
Ini gila..sungguh
Ughhh..otak sialan.
__ADS_1
"Ck pasti hanya salah lihat orang..sadar Mona mas Rendra pasti sedang bekerja saat ini..huftt" kata Mona sambil menggelengkan kepala nya yang masih terbungkus helm.
Setelah lampu berubah hijau Mona kembali melajukan motor nya menuju kost-kostan..sesampai nya di kosan Mona memarkirkan motor nya di depan rumah Bu kost..dia turun dan masuk kedalam rumah Bu kost untuk menyiapkan masakan yang ingin mereka makan.
"Bu Mona pulang" kata Mona memanggil Bu kost.
"Kau sudah kembali nak.. biar ibu yang memasak nya..kau istirahat lah" saran Bu kost karena tak tega melihat wajah pucat Mona.
"Biar Mona saja bu" kekeh Mona namun kalah dengan keras nya Bu kost dan akhirnya dia memilih menurut saja.
"Hehe iya Bu nurut..ya udah Mona ke kamar dulu ya" Mona pamit ke kamar kost nya karena entah kenapa kepala nya pusing perut nya juga sedikit enek entah kenapa.
Mona kembali ke kamar kosan nya untuk merebahkan diri karena tiba-tiba juga tubuh nya menjadi lemah dan tidak bertenaga..dia merebahkan diri di ranjang yang telah dia pesan bukan di kasur layak nya kasur kosan seperti biasa nya.
"Ada apa dengan ku..kenapa tiba-tiba seperti ini..ughh aku tidak suka dengan kondisi tubuh ku" kata Mona mengomel sejak kembali ke kamar dan menyentuh kasur.
__ADS_1
Mona terlelap sejenak dan berharap pusing,mual dan lemas nya segera hilang..baru memejamkan mata 5 menit dia tiba-tiba bangun dan berlari menuju kamar mandi.
"Hoek...Hoek"
Tampak Mona tengah memuntahkan cairan dari perut nya..perut nya tiba-tiba bergejolak entah ada apa dan kenapa karena dia juga tidak tau..apa dia masuk angin oh jangan sampai itu terjadi karena dia akan merepotkan orang lain nanti.
"Sebenarnya aku ini kenapa sih..ck jangan sampai aku masuk angin dan malah merepotkan orang lain" kata Mona menggerutu setelah membersihkan mulut nya.
Mona duduk di ranjang dengan minyak angin di tangan nya..dia mengoleskan minyak angin itu pada leher dan perut nya juga memijat kepala nya dengan lembut menggunakan minyak angin itu..Mona suka bau minyak angin itu karena bagi nya sangat menenangkan.
"Mona,nak ayo makan ibu sudah selesai memasak nya" kata Bu kost memanggil Mona dari luar lalu beralih pada kamar lain yang masih di ada penghuni nya.
Bu kost masak banyak untuk semua penghuni kosan..ada sekitar 10 orang penghuni kost yang menempati kamar kost nya..di samping harga nya yang memang tak terlalu mencekik penghuni nya,sosok Bu kost juga sangat di idamkan oleh semua penghuni kost karena sangat ramah pada semua nya tanpa membeda-bedakan.
Jika sudah begitu siapa coba yang tidak betah.
__ADS_1