SEPASANG CINCIN

SEPASANG CINCIN
Ep_28..Menerima


__ADS_3

"Pah bagaimana ini..aku tidak mau sampai gagal lagi" kata Sweena merengek pada sang ayah.


"Apa kau tidak melihat bukti yang mereka miliki hah..kau mau masuk penjara dan mendekam lama di sana,jika kau mau silahkan lakukan apapun yang kau mau,papah tidak bisa membantu mu lagi" kata tuan Xarghan membentak sang putri yang tidak terima dengan kekalahan mereka.


"Arghhhh.. Aku tidak perduli yang aku mau Rendra menjadi milikku.. Aku akan buktikan pada papah kalau aku bisa tanpa papah" teriak Sweena masih keras kepala.


#


#


"Hey kau sudah bangun.. bagaimana perasaan mu apa ada yang tidak nyaman,apa ada yang sakit,apa perlu ke dokter?" kata Rendra saat melihat Mona membuka mata nya.


Mona hanya menggelengkan kepala nya tanda tidak mau ke dokter..dia hanya merasa pusing dan sakit nyeri di dada nya..jangan sampai Rendra tau kalau diri nya penyakitan.

__ADS_1


"Kau butuh sesuatu?" tanya Rendra masih menatap Mona dan membantu pujaan hati nya itu bersandar di kepala ranjang.


"Tidak aku hanya sedikit pusing saja" kata Mona tersenyum sekilas.


"Minum lah dulu" Rendra menyodorkan segelas air putih pada Mona dan membantu Mona meminum air putih itu.


Mona meminum air putih itu dengan pelan..setelah nya Rendra kembali meletakkan gelas itu pada meja dekat ranjang lalu menatap Mona dengan tatapan serius.


"Mona..huftt aku ingin. mengatakan sesuatu yang mungkin akan membuat mu terkejut,tapi apapun itu jangan berpikir untuk melakukan hal bodoh apapun yang terjadi aku akan selalu ada di sisimu dan bersama mu..Mona saat ini kau sedang hamil dan aku harap kau bisa menerima kehadiran nya meski itu sebuah kesalahan kita.. bagaimana pun juga dia tidak bersalah ja__" Rendra belum selesai dengan kata-kata nya Mona sudah lebih dulu memotong nya.


Rendra yang melihat ekspresi Mona seperti itu jadi khawatir bahwasanya jika Mona tidak menerima kehadiran janin itu..dia buru-buru menjelaskan.


"Jika kau tidak menginginkan nya tolong jangan kau bunuh dia,aku mau merawat nya dan kau cukup lahirkan dia untuk ku..aku berjanji akan melakukan apapun asalkan kau mau merawat nya" kata Rendra buru-buru menjawab karena pikiran nya melayang ke hal-hal yang tidak mungkin Mona lakukan.

__ADS_1


Mona menatap wajah Rendra dengan tatapan bingung..apa maksud nya.


"Apa maksud mu mas?" tanya Mona dengan tatapan lekat menatap Rendra.


"Maksud ku jika kamu tidak menginginkan janin itu aku bersedia merawat nya dan kau cukup melahirkan nya,setelah itu aku janji tidak akan mengganggu mu lagi" kata Rendra menjelaskan.


Mona menatap marah pada Rendra..apa maksud pria bodoh di hadapan nya ini..apa dia pikir Mona akan menggugurkan janin itu seperti wanita bodoh di luaran sana.


Astaga...


Tidak bisa di percaya...


"Kata siapa aku tidak menginginkan janin ini.. bagaimana pun juga dia adalah anakku,darah daging ku..hanya orangtua gila saja yang memilih untuk melenyapkan darah daging nya sendiri..kau pikir aku sempet wanita di luaran sana yang bisa setega itu membuang atau membunuh anak nya sendiri..dasar bodoh" kata Mona marah menatap tajam Rendra yang kini berbinar-binar setelah mendengar penjelasan Mona.

__ADS_1


"Jadi kau juga menginginkan nya sayang?" tanya Rendra saking senang nya.


"Iya mas,aku menginginkan nya..dia juga anakku meski dia hadir dari sebuah kesalahan tapi dia sudah ada di sini dan dia layak mendapatkan kehidupan" kata Mona tersenyum lalu mengusap perut nya yang rata.


__ADS_2