She'S My Wife

She'S My Wife
fitnah


__ADS_3

hari ini saat dikantor Zahra dan jam makan siang Zahra pergi ke sebuah restoran dijakarta disana ia bertemu dengan Marvel dan Zahra hari ini ditemani oleh Marvel untuk me review restoran itu dan tanpa mereka sadari ada seseorang yang memfoto kegiatan mereka direstoran itu.


ckreeek... cekreek...


"ini kegiatan Zahra hari ini, dia direstoran bersama seorang pria" ujar pria tersebut sambil mengirimkan foto tersebut lewat chat.


\=diruangan olivia\=


"ini kan Marvel, kenapa Marvel merangkul Zahra dengan mesra apa sebenarnya hubungan mereka, bukan kah kemarin Marvel bilang sudah memiliki istri, jangan-jangan Zahra menjadi pelakor dalam keluarga Marvel" marah Olivia sambil memandangi foto Zahra dan marvel.


"aku mengajaknya makan siang disana tapi dia bilang ada janji dan tidak bisa pergi" lanjut Olivia dalam hati nya.


Zahra pun sampai di kantornya namun tiba-tiba.


"Zahra saya mau tanya kenapa kamu bisa ada di restoran klien kita bersama Marvel?" bentak olivia.


Zahra seketika diam tak tahu harus berkata apa dan dia pun bingung kenapa Olivia memiliki foto-foto nya bersama Marvel didalam restoran tersebut.


"apa Olivia memata-matai aku atau Marvel?" ujar Zahra dalam hati.


"maaf Bu saat itu pak Marvel adalah salah satu investor restoran tersebut" Zahra segera berfikir untung saja dia tau kalo Marvel salah satu investor restoran sweetie.


"tapi kenapa harus rangkul-rangkulan dengan pak Marvel, kamu tau Zahra itu adalah sikap tidak profesional" marah olivia.


"besok kamu pergi ke hotel bromoiz disana kamu akan meeting dan ingat bersikaplah profesional" perintah Olivia sambil meninggalkan Zahra yang masih mematung.


"udah Ra jangan terlalu dimasukkan kedalam hati, sini duduk dulu" ci Maya menenangkan Zahra dan membantunya duduk di kursi loby.


"ci kenapa dia kok kayaknya nggak suka banget ya sama gua" ujar zahra.


"dia suka kali Ra sama pak Marvel jadi cemburu sama Lo" celetukan ci Maya membuat Zahra menyadari bahwa Olivia menyukai suaminya.


"benar Olivia pasti menyukai Marvel" gumamnya dalam hati.


hari berlalu dengan cepat semua karyawan telah menyelesaikan semua pekerjaannya dan bersiap untuk pulang.


"gua pulang duluan yaaa" pamit Zahra dan langsung berlari kearah parkiran mobil untuk pulang dengan mengendarai mobilnya.


"aku pulang" Zahra sampai di rumahnya.


"nyonya muda pak Marvel sudah menunggu di ruang makan" ujar mbok onah.


"tumben Marvel sudah sampai dirumah duluan" gumamnya dihati dan berjalan menuju meja makan.


"hallo sayang" Zahra menyapa dan duduk di samping marvel.


"kamu makan dulu tadi kan kamu nggak makan banyak direstoran ayah" Marvel menyiapkan makan malam untuk mereka berdua


restoran sweetie adalah milik keluarga Zahra namun tidak ada yang tau bahwa restoran itu miliknya karena Zahra selalu menyembunyikan identitasnya dengan hidup sederhana dan mengambil pekerjaan sesuai dengan keinginannya.


mereka berdua makan dengan tenang dan kenyang lalu kembali ke kamar untuk bercengkrama dan tidur bersama.

__ADS_1


"pagi sayang ku" kecil Zahra dikening Marvel.


"pagi juga sayang, hari ini kegiatan kamu apa dikantor?" tanya Marvel sambil memeluk istrinya.


"hari ini aku ke hotel bromoiz ketemu dengan klien itu yang diperintahkan Olivia" jelas Zahra


Zahra dan Marvel pergi ke kantor masing-masing dan hari ini Zahra diperintahkan oleh Olivia untuk pergi kesebuah hotel untuk meeting dengan salah satu klien mereka.


"permisi mba, ruang meeting pesanan Bu Olivia" ujar Zahra pada salah satu receptionis hotel.


"silahkan masuk mba ini kartunya aksesnya" seorang receptionis memberikan kartu kepada Zahra.


"terimakasih" Zahra menerima kartu itu dan pergi menuju ruang yang sudah dipesan oleh Olivia.


"mbak ruangan pesanan Bu Olivia" ujar seorang laki-laki itu kepada receptionis.


"ini pak kartu aksesnya" receptionis itu memberikan kartu akses kepada pria tersebut.


"baik terimakasih" ujar laki-laki tersebut dan berlalu.


mereka masuk keruangan yang sudah dipesan dan disana mereka berdua bertemu.


"mas Sandy" kaget Zahra yang melihat Sandy masuk ke ruangan yang sama dengannya


"Zahra" Sandy pun terkejut dengan keberadaan Zahra disana.


"permisi pak, Bu ini minumannya dan mohon ditunggu orang yang Anda tunggu akan segera datang, dia berpesan untuk minum dulu" pelayan itu menyodorkan dua gelas minuman bersoda.


"minum yuk mas haus gua" lanjut Zahra sambil meneguk minumannya


"Iyah gua juga haus" Sandy pun meneguk minumanya.


tak lama berselang mereka berdua merasakan pusing dan pingsan.


tak tak tak suara sepatu dari luar bergema dan memasuki ruangan mereka.


seseorang masuk ke dalam ruangan tersebut dan selang tiga puluh menit orang tersebut keluar dari ruangan itu lagi.


\=dikantor Marvel\=


"Marvel cepat pulang kerumah eyang" perintah seseorang melalui telpon.


"baik Bun Marvel akan segera pulang, Marvel menutup telpon dan melangkah keluar dari meja kerjanya.


"pak booos... pak booos..." teriak Tito memanggi-manggil bosnya yaitu Marvel


"aduuuh titooo berisik, segera antar saya pulang ke rumah eyang zahra" ujar Marvel.


"bos lihat dulu ini" Tito mengejar Marvel yang tak menghiraukannya.


"bos gawat bos" Tito menghampiri Marvel sambil ngos-ngosan.

__ADS_1


"ada apa Tito berisik sekali saya sedang buru-buru" marah Marvel.


"lihat ini pak bos" Tito menunjukkan foto yang ia terima.


"apa-apaan ini" Marvel terkejut sekaligus marah.


"dari mana kamu dapat informasi ini?"


" saya dapatkan dari seseorang melalui chat dan nomornya tidak dikenal pak"


"cepat kamu chek nomor siapa itu dan lihat cctv rumah eyang Zahra dan chek plat nomornya selidiki siapa yang menggunakan mobil itu" perintah Marvel.


"tadi bunda telpon apa ada hubungannya dengan ini?" gumam Marvel dalam hatinya.


"Tito kamu cari semua bukti-bukti ini pasti akan menyulitkan istri ku, saya bawa mobil sendiri saja" Marvel segera meninggalkan kantor nya danelajukan mobilnya menuju rumah eyang Zahra.


disuatu tempat


"halo bagaimana apa kamu sudah mengantarkan Zahra kerumahnya dan Sandy kerumahnya juga?" kata seseorang itu.


"sudah Bu"


"baik saya transfer uang yang sudah saya janjikan"


\=dirumah eyang\=


"assalamualaikum bunda" Marvel langsung masuk kerumah dengan wajah panik.


"Marvel apa yang terjadi dengan Zahra?" tanya bunda.


"bunda keadaan Zahra yang lebih penting, apa dia sudah sadarkan diri?" tanya Marvel.


"belum nak, dia masih tertidur seperti orang pingsan" ujar bunda dan Marvel langsung ?menuju kamar Zahra.


"sayang bangun sayang" ujar Marvel sambil memegang tangan Zahra.


"Bun, minta angin, aku minta minyak angin" Marvel berkata sambil panik.


"sebentar" bunda mengambil minyak angin di kotak obat dan memberikannya kepada Marvel.


"sayang bangun" Marvel menggosokkan minyak angin ke telapak kaki dan tangan Zahra agar segera siuman.


tanterasa air matanya jatuh melihat wanita yang sangat ia cintai tergeletak lemah tak sadarkan diri.


"siapa yang berani melakukan ini pada mu sayang" ujar Marvel lirih.


"sebenarnya ada apa Marvel?" tanya bunda yang heran anaknya bisa tak sadarkan diri.


"Marvel akan mencari tau bunda, bunda tenang ya" Marvel mencoba menenangkan mertuanya yang menangis sejak sebelum ia datang.


"aku pasti akan menghukum orang yang berusaha mencemarkan nama baikmu dan yang telah membuatmu seperti ini" Marvel berkata dalam hatinya sambil mengepalkan tangannya menahan marah.

__ADS_1


__ADS_2