
seperti yang sudah Marvel janjikan bahwa mereka berdua akan pergi berlibur ke Jogja.
Zahra sangat bersemangat mempacking baju-baju kedalam koper, semua perlengkapan yang ia butuhkan dimasukkan kedalam koper tak lupa obat yang diberikan oleh dokter agar kembali bisa mengandung, Zahra sudah menyelesaikan terapinya dan dokter menyatakan bisa segara mengandung.
"sayang jangan lupa baju Ling*rie dibawa" teriak Marvel dari kamar mandi.
"sayang bawa yang menantang" Marvel bicara sambil mengintip dari balik pintu kamar mandi.
Zahra senyum-senyum mendengar perkataan suaminya itu.
liburan kali ini adalah honeymoon kedua mereka, dulu mereka honeymoon tanpa cinta dihati zahra kini dengan sepasang hati yang saling mencintai.
"okeh beres" Zahra berdiri dan menghela nafasnya.
"udah siap?" tanya Marvel yang sudah berpakaian rapih.
"udah dooong, aku siap-siap dulu ya" Zahra mengecup pipi Marvel sebelum berlalu...
"eeeeiiits" Marvel langsung menarik tangan istrinya itu dan tubuh Zahra segera berada di pelukannya.
"suka mancing-mancing yaaa pake ci*m-ci*m" Marvel menggoda Zahra.
"iiish emang nggak boleh apa aku begitu?" tanya Zahra yang masih berada diperlukan suaminya.
"liat tuh gara-gara kamu punya aku jadi begitu" Marvel semakin mengeratkan pelukannya.
"ya udah nanti sampe disana aku kasih" Zahra melepaskan diri dari pelukan suaminya itu sebelum sesuatu yang tak direncanakan terjadi.
Marvel sengyum-senyum sambil melihat istrinya yang berlalu meninggalkannya untuk bersiap-siap.
liburan kali ini mereka sangat berharap dapat kembali memiliki buah hati agar mereka bisa semakin bahagia, akhir-akhir ini juga tidak pernah ada gangguan apapun lagi dari Olivia.
"silahkan ratuku" Marvel membukakan pintu mobil untuk Zahra.
"terimakasih raja ku" balas Zahra.
mereka pun mengendarai mobil dan menikmati perjalanan selama didalam mobil.
"happy sayang?" tanya Marvel sambil mengecup punggung tangan Zahra.
"kapanpun dan dimanapun aku selalu happy asal sama kamu" jawab Zahra dengan manis.
"gombal kamu" ledek Marvel sambil kembali fokus menyetir.
"kok gombal sih" ujar Zahra.
"serius sayang kamu itu only one in my heart" jelas Zahra
__ADS_1
selama perjalanan diisi oleh canda tawa mereka berdua dan tak terasa mereka sampai di kota tujuan...
"Jogja i'm cooming" teriak Zahra.
Marvel tertawa kecil melihat kelakuan istrinya yang seperti anak remaja dan mungkin orang yang bertemu Zahra menyangka ia masih anak remaja.
"selamat malam pak Marvel dan nyonya muda" sambut salah seorang pelayan yang bertugas menjaga villa keluarga Marvel.
"malam pak" sapa Zahra.
"silahkan beristirahat dulu nanti kami siapkan makan malamnya" ujarnya lagi dengan sangat sopan dan ramah.
Marvel dan Zahra masuk kedalam kamar mereka yang sudah dihiasi bunga-bunga yang indah layaknya tempat tidur pengantin baru.
"bagus banget sayang" kagum Zahra.
"mama yang minta kamar kita dihias" kata Marvel.
"mama?" tanya Zahra
"Iyah kemarin mama kekantor dan aku bilang kita mau nginep divilla ini, jadi mama minta pelayan disini untuk buat hiasan dikamar kita" jelas Marvel.
Zahra melihat-lihat sekeliling kamar yang view nya langsung menghadap gunung, pemandangan yang sangat indah dan suasana yang sangat sejuk membuat hati Zahra terasa nyaman berada disini.
"aku mandi dulu ya sayang" Marvel mengecup kening istrinya danelangkah masuk kekamar mandi.
setelah Zahra dan Marvel selesaiberaihkan diri terdengar suara.
tok tok tok
pintu kamar mereka terketuk
"pak makan malam sudah siap" ujar seorang wanita dari balik pintu kamar yang masih tertutup
"baik kami akan kesana segera" teriak Marvel dari dalam kamar.
"kita makan dulu yuk sayang" ajak Marvel.
mereka berduaenuji ruang makan yang disana sudah tersedia berbagai menu masakan yang sangat lezat.
"waaaaw..heeem wangi banget Bu masakannya" ujar Zahra pada seorang wanita yang dia panggil ibu karena belum tahu namanya.
"ini mbok nur, dia yang sejak dulu membatu kami merawat villa ini" jelas Marvel.
"salam kenal mbok, aku Zahra istri Marvel" Zahra memperkenalkan diri.
"Iyah nyonya muda mbok sudah tau, kemarin pas acara resepsi mbok juga ada disana bantu-bantu" jawab mbok nur sambil senyum-senyum.
__ADS_1
"oooh yaaa ya pun mbok maaf Zahra gak merhatiin, makasih ya mbok udah bantu-bantu" Zahra yang terkejut langsung berterimakasih kepada mbok nur dengan sangat sopan.
"silahkan dimakan dulu ,mbok kebelakang lagi" pamit mbok nur.
Zahra dan Marvel menikmati semua menu masakan yang di buat mbok nur.
"sayang jangan bilang mama juga yang minta mbok nur masakin kita makanan kesukaan aku?" tanya Zahra yang heran semua menu makanan dimeja adalah makanan kesukaannya.
"oooh kalo ini semua aku yang minta mbok nur buatin khusus untuk istri ku tercinta" kata Marvel sambil sedikit gombal.
"kirain mama juga, baru aku mau ngomel" ujar Zahra.
"kok ngomel sih sayang? emang kenapa?" tanya Marvel yang sedikit tersinggung.
"Iyah kalo mama juga yang nyiapin ini semua berarti kamu nggak ada andil buat nyenengin aku" ketus Zahra.
"oooh kirain kamu gak suka kalo mama yang siapin semuanya" jelas Marvel.
"suka lah, cuma sebel nanti sama kamu karena gag ada usahanya" jelas Zahra sambil senyum tipis.
mereka kembali menikmati menu yang sangat lezat dan makanan favorit Zahra.
"Alhamdulillah kenyang banget, aku sampe nambah terus loh lauknya, rendangnya enak, beef teriyakinya enak, ayam sambal ijo dan capcay seafood nya juga pas banget kaya rasa diresto kesukaan aku" Zahra terus memuji masakan mbok nur.
"mbok nur cheff di resto yang suka kamu makan" bisik Marvel yang membuat Zahra semakin terkaget-kaget.
"kamu serius sayang?" tanya Zahra sambil berteriak.
"serius sayang, jadi mbok nur itu sebenernya koki disana, sebelumnya dia koki di villa ini karena masakannya enak dan mama rekomen ke temennya buat jadiin mbok nur cheff" jelas Marvel.
"setiap satu bulan sekali mbok nur itu pulang ke villa ini dan yang didepan tadi itu suaminya yang jaga dan urus villa, karena kita liburan disini mama minta mbok nur buat cuti dan masakin kita selama disini" penjelasan Marvel semakin membuat Zahra tercengang.
Zahra tak menyangka bisa bertemu dengan chef yang selama ini memasak hidangan favoritnya itu.
"sayang kamu mau kasih aku kejutan apalagi?" tanya Zahra sambil bersandar di bahu Marvel.
"kejutan?" tanya Marvel.
"Iyah selama disini aku udah dapet dua kejutan satu dari mama hiasan kamar kita kedua masakan yang dibuat oleh cheff di resto favorit aku" Zahra merincikan kejutan yang ia peroleh hari ini.
"besok kita lihat yaaa" Marvel memeluk erat Zahra dan mulai mau memainkan permainannya diatas kasur.
"sayang kamu mau apa?" Zahra sudah tau maksud suaminya tapi ia tetap bertanya.
"mau ini, ini, ini semua yang bikin aku candu ada ditubuh mu" Marvel menunjuk semua area sensitif ditubuh istrinya itu...
#tetap baca novel ku yaaa, maaf baru sempat update lagi#
__ADS_1
terimakasih semuanya.