She'S My Wife

She'S My Wife
Terjadi Lagi


__ADS_3

setelah beberapa hari Zahra disibukkan oleh pekerjaannya.


"sayang hari ini kamu mau kemana?" tanya Marvel sembari mengecup pipi istrinya.


"hari ini kayaknya Dede bayinya minta ditemenin Dady nya belanja deh" manja Zahra.


"okeh kalo begitu kita hari ini jalan-jalan ke mall dan belanja apapun yang mommy mau" Marvel ingin istrinya sejenak melupakan pekerjaan dan permasalahan.


"ya udah aku siap-siap dulu" Zahra menuju ruang ganti di sudut kamarnya.


"sayang aku tunggu di mobil ya" teriak Marvel dari kamar tidur.


Marvel menuruni tangga rumahnya dan berjalan menuju teras rumah, disana mobil Marvel sudah siap dikendarai.


"ayooo berangkaaat" Zahra sangat bersemangat hari ini.


Zahra dan Marvel pergi menuju mall yang kebetulan mall tersebut juga dikelola oleh keluarga Marvel.


"sayang kamu mau beli apa? tas? baju? sepatu? sandal?" tanya Marvel setibanya mereka di dalam mall.


"Marvel" gumam seseorang yang melihat Marvel dan Zahra berada di mall.


Zahra dan Marvel menikmati kebersamaan mereka, dari satu toko ke toko yang lainnya mereka datangi, terlihat senyuman Zahra merekah diwajahnya,


"sayang kita udah belanja banyak banget lhoo" ujar Zahra sambil melihat barang belanjaannya yang dibawa oleh Marvel.


"jadi Ratu ku udahan nih belanjanya?" tanya Marvel sambil tertawa kecil.


"udah, udah cukup sayang, dan kalo aku belanja semua barang mahal dan bermerk temen-temen aku bakalan heran lagi" celetuk Zahra yang teman-temannya tidak tau bahwa Zahra adalah anak dari pemilik restoran terkenal yang memiliki cabang di seluruh Indonesia dan istri dari pengusaha hebat dan terkenal.


"sayang sekarang kita makan dulu ya, kasian nih baby kamu" Zahra mengelus perutnya.


"siaaap aku udah sediakan tempat makan buat Ratu ku dan baby ku" Marvel bicara sambil menyetir mobilnya.


"mobil dibelakang kaya ngikutin kita nggak sih?" tanya Zahra khawatir.


"masa?" Marvel melihat dari kaca mobil.


"dari tadi kita pergi dari mall mobil itu terus ada dibelakang mobil" Zahra merasa mereka sedang dibuntuti oleh seseorang.


"udah jangan khawatir kan ada aku disini, aku pasti akan melindungi kamu dan baby kita" Marvel menenangkan istrinya yang wajahnya sudah menunjukkan kekhawatiran.


Zahra kembali fokus kedepan tidak menghiraukan mobil yang menurutnya mengikuti ia dan Marvel.


"okeh sampai" marvel menghentikan mobilnya disebuah restoran mewah.


Marvel sengaja mengajak Zahra ke restoran favoritnya.


"silahkan masuk pak, tempatnya sudah kami siapkan" sapa pelayan.


Zahra dan Marvel masuk ke dalam restoran dan disana sudah tersedia beberapa makanan dan minuman untuk makan malam mereka.


"selamat menikmati" pelayan tersebut memberikan pelayanan yang sangat baik.


"makan yang banyak" ujar Marvel dengan mencubit kecil hidung Zahra.


mereka menikmati makan malam yang romantis ini, lantunan lagu romantis yang diiringi suara biola membuat makan malam mereka semakin indah.

__ADS_1


"maaf ini ada minuman khusus untuk bapak dan ibu silahkan di minum semoga menjadi menu favorit" ujar seorang pelayan sambil mbawakan dia gelas minuman untuk mereka.


"terimakasih" ujar mereka berdua.


"sayang aku ke toilet dulu ya" Zahra izin pergi ke toilet.


"mau dianter?" tanya Marvel khawatir.


"nggak usah sayang Deket kok lagi juga keliatan dari sini, satu arah" Zahra menunjukkan letak toilet yang terlihat dari arah meja makan mereka.


Marvel terus memperhatikan istrinya yang berjalan menuju toilet.


buugh suara seseorang dipukul.


kriiing kriiing suara telpon berbunyi.


"halo pak maaf ini saya menemukan bapak ini tertidur di resto apa bapak bisa menjemputnya?" ujar seseorang melalui telepon.


"tolong share location nya" ujar Tito.


Tito langsung menuju restoran tersebut.


"pak pak pak Marvel" Tito terus berusaha membangunkan Marvel yang tak sadarkan diri.


"nggak ada pilihan harus dipapah kemobil" gumam Tito.


tiiin tiiin tiiin bunyi klakson mobil.


"siapa sih pah malem-malem kok klakson mobil kaya begitu ganggu ajah" kesal mama Marvel.


"nggak tau kayaknya sih di depan rumah kita mah" ujar papa Marvel.


orang tua Marvel keluar dari kamar dan menuju ruang depan.


"Marvel" mama nya terkejut melihat anaknya di papah dan tak sadarkan diri.


"Tito ada apa ini?" tanya papa Marvel


"saya tidak tahu tuan besar, nyoya besar, saya di telpon dan menjumput pak bos yang tidak sadarkan diri di restoran" jelas Tito


"saya bawa pak bos kekamar langsung saja ya tuan dan nyonya besar" lanjut Tito.


"iya Iyah bawa langsung kekamarnya" ujar mama Marvel dengan panik.


mereka mengantarkan Marvel yang masih tak sadarkan diri ke kamarnya, semua orang panik melihat Marvel seperti ini, tak biasanya ia mengalami hal begini.


"mah coba telepon Zahra takut dia khawatir Marvel belum pulang" kata papa Marvel.


"nyonya besar ponsel dan tas nyonya muda juga bersama pak bos tapi saya sudah mencari keselurus restoran tapi tidak ada nyonya muda" jelas Tito.


"apa maksudnya Zahra tidak ada?" panik mama Marvel sambil menggigit ujung jempol tangannya.


"tenang mah, kita harus berusaha membangunkan Marvel untuk bertanya tentang Zahra" papa Marvel berusaha membangunkan anaknya.


byuuuur air disir ke tubuh Zahra.


"hei perempuan genit bangun kamu" ujar seseorang pada Zahra.

__ADS_1


"siapa kamu?" tanya Zahra panik.


"kamu nggak perlu tau siapa saya" kata laki-laki itu pada Zahra.


" apa yang kamu mau dari saya?" tanya Zahra lagi.


"yang saya mau kamu pergi dari kehidupan pak Marvel" terdengar suara perempuan yang sedikit familiar ditelinga Zahra.


"kamu siapa? kenapa kamu mau saya pergi dari kehidupan Marvel?" tanya Zahra kesal


"karna saya mau Marvel menjadi milik saya seutuhnya dan kamu perempuan nggak tau diri, mendekati Marvel seorang pengusaha hebat dan terkenal" ujar perempuan itu.


"apa kamu tau kalau Marvel sudah memiliki istri?" tanya perempuan itu sambil memegang dagu Zahra kasar.


"aku sudah tau bahkan istrinya tengah hamil" jawab Zahra dengan sedikit nada sombong.


"hamil hahahahahha" tawa perempuan itu.


"sekap dia jangan beri ia makan dan minum" perintah perempuan itu kepada anak buahnya.


"baik" jawab para anak buahnya.


"sayang kamu dimana? kenapa kamu nggak tolongin aku dan anak kita" sedih Zahra dalam hatinya.


pagi mulai menyinari bumi.


"hah kok aku bisa dirumah mama" Marvel terbangun.


"Marvel kamu udah bangun sayang" mama Marvel memeluk anaknya


"mah kenapa aku bisa disini?" tanya Marvel heran.


"semalam kamu tidak sadarkan diri" jawab papa Marvel.


"Zahra, dimana Zahra mah pah?" tanya Marvel lagi.


"itu yang mama mau tanyain ke kamu, dimana Zahra, kita terus berusaha bangunin kamu tapi gagal" jelas mama Marvel.


"terakhir aku dan Zahra makan direstoran dan Zahra izin ke toilet setelah itu aku nggak inget lagi mah, mah pah kita harus cari Zahra" ujar Marvel penuh ke khawatiran.


"cari dimana? semalam Tito dan satpam kita sudah cari keseluruh tempat dekat dengan restoran Zahra tetap tidak ditemukan" kata papa Marvel kesal.


"dimana ponsel aku mah?" tanya Marvel.


"ini" mamanya memberikan ponsel kepada Marvel.


"halo Tito kamu chek keberadaan Zahra, saya ada simpan GPS didalam cincin yang di pakai Zahra" Marvel memberikan perintah kepada Tito.


"aku siap-siap dulu mah pah" Marvel bangkit dari kasurnya segera untuk bersiap menyelamatkan istri dan calon anaknya.


selamat membaca kembali.


novel ini insyaallah akan terbit episode baru lagi setiap hari nya.


terimakasih untuk semuanya.


jangan lupa like, komen dan jadikan favorit kalian yaaa....

__ADS_1


love u all


__ADS_2