She'S My Wife

She'S My Wife
kesempatan kedua


__ADS_3

keluarga Marvel dan Zahra berkumpul dan mendoakan kesembuhan Marvel, mereka semua sudah minta dokter berusaha yang terbaik dan dokter menyarakan mereka semua untuk berdoa bersama semoga Allah memberikan keajaiban.


"dokter pasien di ICU butuh penanganan" teriak seorang perawat.


dokter dan perawat masuk kedalam ruangan ICU dimana itu adalah tempat Marvel dirawat.


"mah,Bun ada apa sama Marvel?" cemas Zahra.


"mama juga gak tau Ra, semoga ajah bukan hal buruk" mama Marvel ikut cemas.


"keluarga Marvel" panggil seorang perawat yang keluar dari ruang ICU.


"kami sus" sahut papa Marvel.


"bisa ikut saya kedalam pak" pinta perawat itu.


papa Marvel masuk kedalam ruang ICU dengan langkah yang gemetar, ia takut menghadapi hal buruk yang akan menimpa anaknya.


"silahkan duduk pak" dokter mempersilahkan duduk.


"begini pak, anak bapak sudah melewati masa kritis dan bersyukur anak bapak bisa diselamatkan, hanya saja belum sadarkan diri efek samping dari obat" jelas dokter.


"Alhamdulillah, terimakasih dokter terimakasih sudah membantu anak saya" papa Marvel sangat bahagia.


"ini sudah tugas kami sebagai dokter pak, dan ini jawaban dari doa keluarga juga" dokter menepuk tangan papa Marvel.


tak lama dari berbincang dengan dokter akhirnya papa Marvel keluar dari ruang ICU, diluar terlihat kecemasan diwajah keluarganya.

__ADS_1


"pah gimana anak kita, gimana Marvel" mama Marvel bertanya dengan menggebu.


"paaah" teriak mama Marvel.


"Alhamdulillah Marvel sudah melewati masa kritisnya dan sudah mulai bisa masuk ruang perawatan" jelas papa Marvel dengan air mata yang berlinang.


"Alhamdulillah" ucap syukur terucap dari bibir ayah Zahra.


"Marvel selamat kan yah itu artinya?" tanya Zahra untuk meyakinkan dirinya


"Iyah sayang, Marvel selamat" ayah Zahra menyentuh wajah anaknya sambil menangis.


Zahra sangat bersyukur suaminya bisa melewati masa kritisnya, dan mau berjuang untuk hidup.


"tapi Marvel belum sadarkan diri karena efek samping obat" jelas papa Marvel lagi.


"kapan Marvel bisa dipindahkan ke ruang rawat?" tanya omma Marvel.


"kapan dia sadarkan diri?" tanya omma lagi.


"kemungkinan tiga jam lagi" jawab papa Marvel.


semua keluarga masih menunggu diruang tunggu rumah sakit, mereka sedikit bernafas lega karena Marvel bisa melewati masa kritisnya dan bisa tertolong.


"Zahra sebaiknya kamu istirahat saja, agar kamu cepat pulih" kata mama Marvel.


"tapi ma, Zahra mau tungguin Marvel dan mau jagain Marvel" jawab Zahra.

__ADS_1


"benar kata mama mertua kamu sayang, sebaiknya kamu istirahat dulu, pulihkan diri kamu dulu baru kamu bisa merawat Marvel" ujar bunda Zahra.


akhirnya Zahra mengikuti perkataan dia wanita yang sangat berharga dihidupnya, Zahra kembali keruangan perawatan untuk mendapatkan perawatan lanjutan dari dokter.


"kamu istirahat dulu ya, nanti ayah kesini lagi, sekarang kamu ditemani bunda dulu" kata ayah Zahra.


"yah, kalau ada informasi terbaru perkembagan Marvel infoin ke Zahra ya" pinta Zahra.


"pasti sayang, nggak mungkin ayah nggak kasih kamu kabar tentang Marvel" jawab ayah Zahra.


Zahra beristirahat di ruang perawatan, untuk memulihkan keadaannya butuh dua hari karena Zahra tidak terluka parah sehingga perawatan pun tidak terlalu lama.


di ruang ICU


"keluarga Marvel" panggil seorang dokter


"saya dokter" papa Marvel menghampiri dokter.


"anak bapak sudah sadarkan diri" kata dokter.


"Alhamdulillah" semua mengucap syukur.


"boleh kami menjenguknya dok?" omma langsung bertanya.


"boleh tapi maksimal dua orang ya Bu" jelas dokter dan kembali ke ruangan.


#haaaay semuaaa, maaf aku baru update lagi niiih#tetap setia yaa baca novel ku#jangan lupa like dan jadikan novel fanorite kalian...

__ADS_1


terimakasih


love u all


__ADS_2