She'S My Wife

She'S My Wife
calon ayah dan ibu


__ADS_3

"sayang kamu kenapa?" terdengar Marvel panik.


uuueeek uuueeek


didalam kamar mandi Zahra seperti orang yang sedang muntah-muntah.


"sayang, buka pintunya" Marvel mengetuk pintu kamar mandi.


ceklek


Zahra membuka pintu kamar mandi dengan wajah yang sangat pucat dan tubuh yang sangat lemas.


"sayang kita kerumah sakit ya, muka kamu pucet banget" Marvel langsung menggendong Zahra.


ditangga


"tuan kenapa nyonya" teriak mbok onah karena panik melihat majikannya menggendong nyonya mudanya dan menuruni tangga dengan tergesa-gesa.


"mbok tolong siapkan baju untuk saya dan Zahra, minta supir antarkan ke rumah sakit pribadi" Marvel kembali berjalan menuju mobilnya.


saat di teras rumah


"tuan ada apa?" tanya seorang supir.


"saya mau ke rumah sakit pribadi, namanya rumah sakit Notonegoro nanti kamu menyusul kesana dan bawa baju yang sudah di siapkan oleh mbok nah" Marvel masuk kemobilnya dan langsung melajukan mobilnya secepat mungkin menuju rumah sakit.


"sayang hati-hati, aku udah agak enakkan kok" Zahra bicara dengan nada yang sangat lemas.


"serius kamu udah agak enakan, tapi kamu masih terlihat pucat sayang" Marvel bicara sambil mengendarai mobilnya


"Iyah perut aku udah agak enakan jadi kamu jangan terlalu cepat bawa mobilnya" jelas Zahra.


"baik aku akan pelankan" Marvel langsung sedikit memperlambat kecepatan mobilnya.

__ADS_1


kriiiing kriiiing


suara telepon rumah Marvel berdering.


"hallo, kediaman Marvel disini" sama mbok onah.


"hallo mbok, Marvel dan Zahra kemana ya kok saya telepon tidak ada yang angkat" ujar mama Marvel dari seberang telepon.


"anu nyonya besar, tadi tuan muda cepet-cepet bawa nyonya muda kerumah sakit, kelihatannya nyonya pucat dan lemas" jelas mbok nah dengan nada masih gemetaran melihat kejadian tadi.


"dibawa kerumah sakit mana mbok?" tanya nya lagi.


"kerumah sakit pribadi nyonya besar" mbok nah memberitahukan segera.


"terimakasih mbok" mama Marvel langsung menutup teleponnya.


"pah katanya Zahra dibawa kerumah sakit pribadi kita" mama Marvel memberitahukan kondisi menantunya


dirumah sakit.


"pagi dokter tolong periksa istri saya" pinta Marvel pada salah satu dokter.


"pak Marvel" dokter terkejut melihat boss mudanya berda dirumah sakit.


"silahkan pak kita ke IGD terlebih dahulu"


dokter dan Marvel membawa Zahra ke ruang IGD menggunakan kursi roda.


dokter memeriksa keadaan Zahra yang masih terlihat sangat pucat.


"apa perut nya terasa mual dan saat muntah terasa asam?" tanya dokter.


"benar dok, tidak ada yang keluar selain air dan rasa asam" jelas Zahra.

__ADS_1


"baik sekarang kita ke ruang USG untuk lebih memastikannya" ujar dokter itu.


"suster bawa Bu Zahra ke ruang USG" perintah dokter pada salah satu suster.


suster pun membawa Zahra keruangan USG untuk diperiksa.


"pak selamat anda akan menjadi seorang ayah" dokter memperlihatkan layar USG kepada Marvel.


"serius dokter?" Marvel bertanya untuk memastikan.


"benar pak usianya sudah dua minggu" dokter kembali memberikan informasi


"Alhamdulillah sayang akhirnya kita diberikan kesempatan untuk menjadi orang tua" Marvel menitikkan air matanya sambil menggenggam tangan istrinya


"untuk sementara waktu Bu Zahra akan mendapatkan perawatan sementara selama tiga hari dan akan kita observasi kembali apakah kondisinya baik atau masih harus mendapatkan perawatan" jelas dokter.


"lakukan yang terbaik untuk istri dan anak saya dokter" pinta Marvel.


"pasti pak, mari kita keruang perawatan, sus bawa Bu Zahra keruang perawatan" ujar dokter.


"Marvel" panggil seorang wanita.


"mama, kok mama bisa tau Marvel disini?' tanya Marvel.


"mama tau dari mbok nah, katanya Zahra sakit" mama Marvel terlihat panik


"mah Zahra bukan sakit tapi dia mengandung anak Marvel mah" Marvel bicara dengan bergebu-gebu.


"hamil,,, Alhamdulillah" semua orang tersenyum bahagia mendengar kabar baik ini.


orang tua Marvel dan Zahra langsung memeluk Zahra dan memberikan ucapan selamat.


Zahra juga sangat senang mendengar kehamilannya dan ia berjanji akan menjaga kehamilannya kali ini karena ia sudah sangat ingin memiliki buah hati.

__ADS_1


__ADS_2