
"Begitulah Al alasan mengapa aku dulu meninggalkan dirimu Al,karena ayah menyuruh aku untuk pindah dan alasanya demi kebaikanku"ucap Alina mengakhiri ceritanya dengan pandangan ke depan menerawang masa lalu saat dirinya berstatus sebagai sepasang kekasih.
Sementara Alvaro sang tuan muda saat ini tengan menahan emosi tak kala mendengar cerita dari gadisnya.Ternyata apa yang ia duga dulu adalah sebuah kebenaran.
"Ternyata apa yang aku dengar dulu adalah kebenaran mengapa Alina meninggalkan diriku,sungguh tega sekali kalian memisahkan aku dengan Rose secara kejam.Kita lihat saja apa yang akan aku lakukan terhadap kalian karena sudah membuat aku dan Rose menderita"ucap Alvaro di dalam hati dengan sorot mata yang tajam.
"Apakah kamu tau Al,dulu aku begitu menderita saat pindah dari ke luar negeri dan meninggalkan dirimi?setiap hari aku selalu mengurung diriku di dalam kamar dan merenung mengapa takdir begitu jahat dengan aku dan kamu,memisahkan hubungan kita dengan begitu kejam"ucap Alina yang sudah menangis kembali di pelukan Alvaro.
Alina sangatlah sedih jika harus mengingat masa lalu,saat itu dirinya dan Alvaro sangatlah saling mencintai namun karena takdir yang begitu kejam mereka harus di pisahkan dengan perasaan yang hancur.
"Sudah sayang jangan di ingat lagi masa lalu kita yang menyakitkan,karena lebih baik kita memulai masa depan yang lebih baik lagi.Bukankah sekarang takdir telah mempertemukan kita kembali"ucap Alvaro menghibur Alina agar tidak larut dalam kesedihan.
"Aku tidak akan pernah melupakan masa lalu Al,karena semenjak kejadian itu banyak sekali kejadian aneh yang terjadi dengan keluargaku Al dan apakah kamu ingin mengetahui Al memgapa aku tidak pernah membenci ayah selama ini?"tanya Alina sambil mengadah memandang Alvari yang sejak tadi lebih banyak diam.Alvaro yang pun menganguk pelan,ia juga penasaran mengapa Wilson tega memisahkan mereka berdua.
"Aku tidak pernah membenci ayah karena ternyata alasan ayah membawa kami pindah keluar negeri adalah pilihan yang tepat Al,karena beberapa hari setelah kami pindah keluar negeri,rumah yang dulu kamu tepati hangus terbakar entah apa itu alasanya"
__ADS_1
"Bahkan sejak aku pindah keluar negeri ayah selalu memberikan pengawal untuk diriku karena ayah mengetahui ada yang mengincar nyawa ku.Dan kenapa aku tidak pernah menghubungi kamu adalah karena masalah yang terjadi adalah ulah keluarga kamu Al.Saat itu aku begitu marah dan sedih kenapa kelurga kamu sangat membenci diriku Al padahal aku tidak pernah mengusik keluarga kamu bahkan untuk kenal saja aku tidak pernah."lanjut Aera dengan tangisan yang semakin keras,ia dulu begitu terpukul mengetahui kalau masalah dan musibah yang menimpa dirinya berasal dari keluarga Alvaro,pacarnya sendiri.
"Kamu tenang saja Rose aku akan membalas perbuatan mereka setimpal dengan apa yang mereka lakukan terhadap kita dan aku akan mencari tahu alasan mengapa mereka memisahkan kita berdua.Walau mereka adalah keluarga ku sekalipun akan ku buat mereka merasakan yang kita rasakan dulu"ucap Alvaro dengan suara dingin menyimpan sebuah dendam yang sangatlah besar.
"Jangan Al,aku tidak mau kamu menjadi anak yang durhaka terhadap mereka.Walau bagaimana pun mereka adalah keluarga kamu,keluarga yang telah merawat kamu sejak kecil,jadi jangan simpan sebuah dendam yang membuat kamu menyesal nantinya.Aku cuma mohon kepada kamu Al cari tahu alasan mereka tega memisahkan kita"ucap Alina dengan penuh kelembutan,walau sempat terbesit rasa benci kepada keluarga Alvaro namun dirinya tidak akan larut dalam kebencian.Alina juga tidak mau membuat Alvaro durhaka kepada keluarganya hanya karena mereka tega memisahkan Alina dan Alvaro.
"Segitu baiknya kamu sayang,apa kamu juga akan baik-baik saja saat tahu alasan mereka memisahkan kita dahulu"batin Alvaro dalam hati.
"Al,kenapa kamu diam saja?"tanya Alina saat Alvaro hanya diam tanpa membalas ucapanya.
"Owh,aku kirain kenapa"jawab Alina sambil tersenyum manis.
"Sayang bagaimana bisa kamu bekerja di perusahaaan ini dan kapan kamu kembali dari luar negeri?"tanya Alvaro mengalihkan pembicaraan agar Alina tidak larut dalam kesedihan.
"Aku kembali dari luar negeri sekitar satu tahun yang lalu Al.Dan alasan aku bekerja di perusahaan ini adalah karena aku memang sedang membutuhkan pekerjaan agar bisa bertahan hidup di kota besar ini Al"jawab Alina sambil tersenyum.
__ADS_1
"Kenapa kamu harus berkerja sayang bukankah ayah kamu adalah seorang pemilik perusahaan?"tanya Alvaro dengan bingung,karena setahu dirinya Alina adalah anak dari Wilson seorang pengusaha besar yang lumayan di perhitungkan di dunia bisnis.
"Tapi itu dulu Al,berbeda dengan saat ini"jawab Alina dengan sedih karena ujian yang menimpa keluarganya.
"Maksud kamu apa sayang,apakah ada hal yang aku lewatkan?"tanya Alvaro dengan penasaran saat melihat Alina begitu sedih saat ini,apakah ia melewatkan satu kejadian di masa lalu.
"Apa kamu tahu Al?kalau perusahaan ayah saat ini sudah bangkrut,tepatnya saat usia aku yang ke dua puluh empat tahun.Alasan mengapa perusahaan ayah bangkrut karena ayah menikahi seorang janda anak satu yang bernama Sonya dan anaknya Karin.Dulu saat bunda meninggal di dua bulan kemudian ayah menikahi Sonya karena ia harus bertanggung jawab karena menyebabkan suami Sonya meninggal karena menolong ayah.Saat itu aku setuju saja ayah menikah karena sifat Sonya dan Karin yang baik.Namun semua itu berubah setelah ayah dan Sonya menikah,Sonya dan Karin mengeluarkan sifat aslinya mereka selalu menghambur-hamburkan ayah untuk shoping dan bermain judi.Saat mereka berjudi maka mereka tidak akan puas sebelum menang sehingga saat uang mereka habis dan ayah tidak mau memberikan uang lagi,mereka malah meminjam uang kepada rentenir yang menyebabkan utang mereka banyak sekali.Saat itu sudah jatuh tempo akhirnya rentenir menagih hutang Sonya dan Karin ke rumah,ayah tentu saja terkejut karena tagihanya mencapai beberapa triliyun,padahal saat itu perusahaan juga sedang mengalami masalah.Karena rentenir mendesak untuk segera membayar maka ayah rela mengunakan uang perusahaan yang akhirnya berdampak meneyebabkan perusahaan bangkrut serta kami di usir dari rumah dan hal yang membuat aku sedih adalah ayah mengalami serangan jantung dan sampai saat ini keadaan ayah tidak baik-baik saja,karena terkadang penyakit itu sering kambuh."
"Saat itu aku masih kuliah semester akhir,untung saja tinggal beberapa bulan lagi aku akan lulus jadi tidak mengeluarkan biaya banyak.Hingga aku rela kerja part time di Cafe agar bisa membayar uang untuk kelulusan dan memenuhi kebutuhan makanan kami sehari-hari.Aku lewati hari-hari yang sulit itu sampai lulus kuliah.Saat aku telah lulus aku masih bekerja di Cafe sampai mendapatkan pekerjaan yang layak,karena kebutuhan keluarga yang sangat banyak aku rela bekerja di Cafe siang dan malam.Hingga akhirnya saat aku berkeliling mencari pekerjaan aku mendapatkan lowongan pekerjaan di perusahaan ini dan akhirnya aku di terima menjadi seketaris di sini.Dan hal yang paling aku syukuri saat ini adalah bertemu kamu Al"ucap Alina mengakhiri cerita tentang kehidupanya yang sangat kelam sejak perpisahan dengan Alvaro.
Saat ini Alina bahkan sudah menagis di tersedu-sedu di pelukan Alvaro saat mengakhiri cerita kehidupanya yang sangat berat.Alvaro yang mendengarkan cerita Alina seketika hatinya langsung merasakan sakit yang luar biasa sama seperti Alina,ia juga membalas pelukan dari Alina agar gadisnya kembali tenang.
"Sungguh kamu sangat kuat sayang,di saat cobaan yang datang menerpa kamu.Dengan pantang menyerah kamu menjalani dengan penuh keikhlasan dan kamu masih bisa berjuang dengan gigih dan tanpa ada kata menyerah.Aku beruntung memilikimu di sisiku dan aku bersumpah akan membalaskan penderitaan kamu selama ini"batin Alvaro dalam hati dengan dendam yang besar kepada orang yang telah membuat Alina mengalami penderitaan selama ini.
Bersambung.
__ADS_1