Simpanan Tuan Muda Alvaro

Simpanan Tuan Muda Alvaro
Bab 9_Sudah Sibuk


__ADS_3

Tak lama setelah Alina dan Melodi untuk memutuskan berbincang-berbincang di ruangan tersebut terdengarboinru yang di buka oleh seseorang dari luar.


Ceklek.


Dan munculah asisten Reno yang sudah tampan dengan setelan jas yang sangat pas di kenakan di tubuhnya karena memang dasarnya tampan mau bagaimana pun pakaian yang di kenakan tetap akan tampan.


Alina dan Melodi yang melihat kedatangan asisten Reno segera berdiri dan membungkuk hormat sebagai bawahan kepada atasannya.


"Selamat pagi tuan Reno"sapa Alina dan Melodi yang sedari tadi mengangumi ketampanan Reno.


"Hmm pagi,apakah kalian berdua sudah siap untuk memulai pekerjaan hari ini?"tanya Reno dengan penuh wibawa.


"Sudah tuan"jawab Melodi dan Alina.


"Hmm kalau kalian sudah siap silahkan bisa memulai pekerjaan hari ini.Untuk Alina nanti kamu bisa memulai bekerja menajadi seketaris tuan muda dan kamu bisa menepati ruangan yang berada di depan ruangan tuan muda Alvaro"jelas Reno dengan jelas dan berwibawa.


"Baik pak saya paham, kalau boleh tahu tugas saya apa ya pak?"tanya Alina dengan sopan.


"Tuga kamu adalah merekap daftar kegiatan tuan muda sehari-harinya baik kegiatan di dalam perusahaan maupun di luar dan urusan pribadi maupun nonpribadi kamu yang akan mengatur Lin.Serta nanti kamu yang akan menyiapkan segala keperluan yang akan di gunakan oleh tuan muda baik penampilan maupun makanan yang akan tuan muda makan saat siang hari,bahkan membuat kopi untuk tuan muda.Lebih jelasnya kamu pasti akan paham saat sudah berhadapan langsung dengan tuan muda.Dan saya harap kamu menuruti semua perintah tuan muda dan tanpa penolalan,karena tuan muda tidak suka bantahan maupun penolakan."jelas Reno dengan detail mengingat sifat tuan muda Dirgantara yang memiliki sifat arogan,dingin,cuek,dan kejam.


"Oh ya satu lagi yang harus kamu ingat'bahwa tuan muda tidak pernah salah'ingat poin penting ini agar kamu tidak di pecat oleh tuan muda.Karena berdasarkan sekretaris sebelumya mereka di pecat oleh tuan muda lantaran membatah ucapanya serta berusaha mengoda dirinya,jadi kamu harus jaga sopan santun dan berpenampilanlah yang sopan karena hal tersebut adalah hal utama"pesan Reno kembali agar Alina selalu ingat poin itu serta tidak melakukan hal macam-macam yang membuat dirinya di pecat.Kalau di pecat lelah juga Reno harus selalu menyeleksi sekretaris baru yang sesuai keinginan tuan muda,dan itu adalah yang susah dan melelahkan di saat dirinya yang menjabat sebagai asisten tuan muda.


"Baik tuan Reno saya akan berusaha sebaik mungkin bekerja dengan baik dan profesional agar tidak menimbulkan kesalahan yang membuat saya di pecat oleh tuan muda"balas Alina dengan senyum di wajah cantiknya,walau di dalam hatinya ia menahan gugup dan takut karena dari pesan tuan Reno ia bisa menyimpulkan kalau tuan muda adalah sosok yang kejam bahkan semuanya harus sempurna,dan hal inilah yang membuat Alina takut kalau ia di pecat.

__ADS_1


"Yah dan ku harap itu benar.Sekarang silahkan kau memuju ke ruang kerjamu Alina,dan di meja tersebut sudah ada rekap kegiatan tuan muda terdahulu yang sudah di buat oleh seketaris sebelumya jadi mulai sekarang kau bisa belajar dari san"jelas Reno.


"Emm pak maaf kalau saya lancang,tuan muda akan berangkat ke kantor pukul berapa ya?'tanya Aera hati-hati.


"Tepat sekali pertanyaan kamu,tuan muda hari ini akan tiba di siang hari karena ia mengabarkan kepada saya bahwa akan ada acara pribadi dahulu jadi ia akan terlambat datang.Dan ini tugas kamu untuk mengatur jadwal tuan muda hari ini"jawab Reno.


"Baik terima kasih atas penjelasan anda tuan Reno,saya akan berusaha sebaik mungkin agar tuan muda bisa nyaman memiliki seketaris seperti saya"ucap Alina dengam senyum yang mengembang di wajahnya,ia merasa beruntung memiliki atasan seperti Reno yang sangat berwibawa dan baik walaupun dingin.


"Hmm yah"


"Kalau begitu saya permisi dahulu tuan"pamit Alina,sambil memberi senyuman kepada Melodi karena ia akan berpisah dengan Melodi yang di balas juga oleh Melodi.


"Hmm baiklah,silahkan Alina"jawab Reno.


"Melodi"panggil Reno.


"Eh iya tuan"jawab gugup Melodi.


"Tugas kamu hampir sama dengan Alina,yang membedakan adalah kamu mengatur jadwal saya yang biasanya menemani tuan muda mengadakan meeting ataupun rapat dengan kliennya jadi,tugas utama kamu ada berkoordinasi dengan Alina terkait jadwal meeting dan rapat yang akan kita laksanakan"jelas Reno.


"Baik tuan saya pahan dengan penjelasan anda,dan kalau boleh tau apakah ruangan saya sama dengan ruangan Alina?"tanya Melodi dengan sopan santun,tak lupa senyum manis di wajahnya,entahlah kemana sifatnya yang cerewet itu hilang.


"Oh tentu saja tidak,ruangan kamu ada sendiri,yaitu di depan ruangan saya juga.Dan saya ingatkan kepada kamu jaga sopan santun dan perilaku,karena saya tidak suka dengan seseorang yang berperilaku di ambang batas kesopanan.Jadi jika kamu berperilaku macam-macam maka saya tidak akan segan memecat kamu keluar dari perusahaan ini"tekan Reno dengan suara dingin dan memgimitasi.

__ADS_1


"Ba_ik tuan saya akan berusaha"jawab Melodi dengan gugup karena ia takut dengan pandangan Reno yang sangat tajam.


"Hmm,kamu bisa memulai pekerjaan mulai sekarang"perintab Reno.


"Baik tuan,saya permisi dahulu"jawab Melodi sambil berlalu dari ruangan itu.


"Huh ternyata asisten Reno orangnya kejam juga,haduww nyesel aku pernah kagum sama dia.Tau kalau kayak gini aku jijik terpesona denganya"guman Melodi saat sudah berada di ruanganya.Melodi kemudian memulai pekerjaanya menjadi seketaris dari asisten CEO yang dingin.


***


Di sisi lain tepatnya di ruangan yang telah Alina tuju sesuai dengan perintah Reno,ia takjub tak kala ia melihat ruangan tersebut sangatlah mewah,padahal hanya untuk seorang seketaris.Alina jadi membayangkan bagaimana ruangan perusahan ini jika ruangan bawahanya saja sudah mewah seperti ini.


"Astaga ini sangatlah mewah,sekali.Aku beruntung bisa bekerja di perusahaan ini,semoga saja kedepanya aku akan baik-baik saja bekerja di sini walau katanya tuan muda sangatlah kejam dan dingin."guman Alina sambil mengelilingi tempat dirinya memulai menjadi seorang seketaris.


"Semoga saja itu hanya akal-akalan asisten Reno untuk memastikan mental para pekerja"ucap Alina dengan positif tingking.


Alina segera menyudani rasa kagum,karena dirinya tidak mau larut dalam kekaguman yang menyebabkan ia lupa dengan pekerjaannya.


Alina pun memutuskan memulai pekerjaan dirinya sebagai seketaris,ia mulai membuka komputet yang sudah ada di sana.Alina mulai mengecek tentang rekap kegiatan tuan muda hari ini dengan teliti,sesuai perintah Reno.


"Hmm ternyata sangat padat sekali jadwal tuan muda hari ini,aku sepertinya juga harus mulai membuat proposal di hari pertama kerja,karena ini belum selesai dan harus selesai nanti sore,kalau tidak selesai sekarang pasti tuan muda akan marah."ucap Alina saat melihat rekap laporan yang belum selesai di komputer itu dan akan di cek oleh CEO sore nanti,dan sepertinya itu adalah hasil kerja seketaris sebelumnya yang belum selesai,jadi Alinalah yang menyelesaikan.


"Huftt semangat Alina"ucap Alina menyemangati dirinya sendiri,karena di awal ia bekerja sudah banyak tugas yang harus ia kerjakan.Namun demi keluarganya ia harus tetap semangat dalam bekerja.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2