
...Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankannya 🙏🏼...
...>>>>>_____<<<<<...
Setelah keluar dari restoran tersebut, Teng Huan memilih untuk menyusuri jalanan yang ramai. Awalnya ia ingin langsung kembali ke apartemen untuk mendiskusikan tentang pembicaraannya lagi dengan Ning Xian. Namun, ia urungkan dan berakhir dengan menyusuri jalan kota Chang Zhou yang ramai. Suasana ramai sore yang dipenuhi oleh hiruk-pikuk udara kendaraan memenuhi waktu sore kota Chang Zhou yang padat.
Teng Huan sendiri tidak terlalu peduli dengan kejadian di restoran tadi. Toh, jika ia ingin dengan bantuan sistem apapun ia bisa miliki. Sore yang ramai itu Teng Huan dengan langkah santainya menyusuri jalanan yang ramai lalu berhenti untuk duduk didekat dengan taman kota disana.
"Sistem tampilkan status ku." ucap Teng Huan
[STATUS]
Nama : Teng Huan
Status : Orang yang dikhianati
Umur : 18 tahun
Skill : Keterampilan Tabib Kuno, Langkah Bayangan, dan Seni beladiri kungfu
Pelatihan : Metode pernapasan langit dan bumi
Kultivasi : Fondasi Qi (Awal)
PS : 71.000
PK : 8.000.000
> Shop sistem
> Storage (Cincin ruang, Satu set jarum perak dan emas, satu Gedung Kosong)
Melihat tampilan statusnya Teng Huan menganggukkan-anggukkan kepalanya.
"Jadi yang kau maksud untuk menembus level berikutnya adalah tentang kultivasi ya" ucap Teng Huan melihat tampilan statusnya yang menunjukkan ia sudah berada di awal fondasi qi.
"Jadi jika ingin menerobos berikutnya berarti aku harus bermeditasi dan menembus ranah berikutnya. Lalu untuk menembus ranah berikutnya aku. harus mencari tempat yang kaya akan aura spiritual begitu." ucap Teng Huan kepada sistemnya.
__ADS_1
[Benar Tuan. Jika tuan ingin menerobos memanglah harus seperti itu.]
Mendengar perkataan sistemnya Teng Huan berpikir kembali.
"Apakah tidak bisa menggunakan pil atau obat-obatan semacamnya ?" ucap Teng Huan. Dirinya mengetahui dari novel-novel yang pernah ia baca bahwa ada cara selain bermeditasi. Yaitu, menggunakan pil atau obat-obatan semacamnya untuk menembus level berikutnya.
[Memang bisa menggunakan pil dan obat-obatan, namun sistem menyarankan untuk tidak menggunakan pil dan obat-obatan untuk sekarang]
Mendengar itu Teng Huan mengkerutkan keningnya bertanya kepada sistemnya.
"Memangnya kenapa ?" tanya Teng Huan
[Jika tuan menggunakan pil dan obat-obatan saat ranah tuan masih rendah. Hal itu akan merusak fondasi tuan nantinya. Sistem sarankan untuk menggunakan metode meditasi sampai menembus ranah setelah Fondasi Qi]
Jelas sistemnya panjang lebar. Mendengar penjelasan sistemnya Teng Huan akhirnya paham dan mengerti. Saat sedang asik-asiknya menanyakan tentang pengetahuan dasar tentang kultivasi, ponselnya tiba-tiba berdering. Melihat itu Teng Huan langsung membuka ponselnya melihat siapa yang menghubunginya.
"Ohhhhh, untuk seukuran Keluarga besar dikota ini lumayan juga." ucap Teng Huan melihat pesan yang dikirimkan adalah sebuah video wanita tersebut menindas seorang laki-laki. Setelah Teng Huan melihat video itu, tiba-tiba layar ponselnya berdering kembali.
"Langsung menghubungi ku, kita lihat apa yang bisa kau lakukan untuk menarik perhatian ku." ucap Teng Huan terkekeh lalu menekan tombol hijau.
"Halo tuan muda Teng Huan apakah itu sudah membuat mu sedikit menarik ?" ucap suara wanita tersebut menghubungi Teng Huan.
"M-Maafkan aku tuan aku tid-" ucap wanita tersebut ingin meminta maaf lalu langsung dipotong oleh perkataan Teng Huan.
"Sekarang juga ditaman kota aku tunggu, jika tidak datang ½ jam kemudian jangan pernah menghubungi ku lagi." ucap Teng Huan spontan acuh tak acuh memutuskan pembicaraan.
"Ingin bermain-main denganku ya, untung saja ada sistem bersamaku." ucap Teng Huan terkekeh sinis. Lalu membuka lagi tampilan statusnya sembari menunggu wanita itu datang menemuinya.
Salah Satu Ruangan VIP Restoran
"Sekarang juga ditaman kota aku tunggu, jika tidak datang ½ jam kemudian jangan pernah menghubungi ku lagi." ucap suara dibalik ponsel tersebut langsung memutuskan sambungan setelah mengatakan hal tersebut.
"Cepat siapkan mobil, kita berangkat saat ini juga." ucap wanita tersebut kepada pengawal yang selalu berada disampingnya. Pengawalnya yang mendengar itu menganggukkan kepalanya langsung segera keluar dari ruangan tersebut menyiapkan mobil.
"Pemuda ini, padahal hanya memiliki latar belakang yang biasa-biasa saja. Namun, dari nada bicaranya, entah kenapa aku segan untuk membantahnya. Sebenarnya apa yang disembunyikan oleh orang ini." gumam wanita tersebut menjadi gelisah setelah Teng Huan berkata tadi.
Kembali ke Teng Huan
__ADS_1
"Sistem apa itu Cincin ruang ?" tanya Teng Huan.
Ding
[Cincin ruang adalah sebuah cincin yang bisa digunakan untuk menyimpan barang selama barang itu bukan makhluk hidup tuan]
Mendengar itu Teng Huan mengkerutkan keningnya semakin dalam tidak mengerti atas penjelasannya sistemnya.
"Jika dari kesimpulan yang kau katakan, Cincin ini seperti sebuah tempat penyimpanan yang memiliki ruang yang luas didalamnya." Asumsi Teng Huan.
[Benar Tuan. cincin ini mengandung formasi ruang dan waktu yang bisa digunakan menyimpan barang selama barang itu bukan makhluk hidup.]
Mendengar itu Teng Huan tersenyum lebar. Ia tidak menyangka bahwa ada cincin yang bisa digunakan sebagai tempat penyimpanan. Sekilas terlihat seperti cincin biasa, namun tidak menyangka bahwa dari cincin yang terlihat biasa ini bisa melakukan hal yang tidak dibayangkan.
"Lalu bagaimana cara kerjanya sistem ?" ucap Teng Huan dengan mata berbinar melihat cincin ruang.
[Teteskan darah tuan ke cincin ruang tersebut untuk bisa menggunakannya terlebih dahulu.]
Teng Huan langsung melakukan apa yang dikatakan ia melukai salah satu jarinya lalu meneteskan ke cincin tersebut. Setelah meneteskan darah tersebut, cincin ruang tiba-tiba bersinar terang lalu meredup kembali.
[Jika tuan ingin menggunakannya. Tuan tinggal katakan "Simpan" sembari melambaikan tangan ke benda yang tuan ingin simpan.]
Teng Huan yang mendengar itu tersenyum sangat lebar dengan mata yang berbinar-binar. Lalu tiba-tiba ada suara langkah kaki yang mendekat kearahnya. Mendengar itu Teng Huan langsung menyembunyikan ekspresi senang dengan wajah acuh tak acuh.
"Maaf tuan muda telah membuat anda menunggu lama." ucap wanita tersebut yang langsung menghampiri Teng Huan dengan langkah yang lebar.
"Tidak perlu sungkan, tidak kusangka anda akan datang secepat ini." ucap Teng Huan senyum simpul tercetak diwajahnya.
"Jadi ada urusan apa anda ingin menemui saya yang hanya warga biasa ?" ucap Teng Huan yang seperti biasa langsung pada intinya dan memberikan sedikit ruang mempersilahkan Wanita tersebut untuk duduk.
"Sebenarnya saya mempunyai permintaan khusus kepada tuan muda." ucap wanita tersebut dengan tatapan yang serius. Teng Huan yang mendengar itu terdiam ingin berkata namun tertelan kembali ketika melihat hologram yang muncul didepan wajahnya.
Ding
[Misi Darurat]
[Segera selamatkan wanita didepan tuan dari assassin yang mengincarnya sekarang juga !]
__ADS_1
>>>>> Bersambung