
"Siapa pemuda ini ? Padahal penampilannya hanya
biasa-biasa saja, tetapi kenapa aura yang keluar darinya bisa semenakutkan ini." Batin Xin Mengsang tidak bisa bergerak sama sekali. Tidak lama datang orang-orang Keluarga Ye dan seketika berkumpul di depan kamar Kepala Keluarga Ye.
"Ada apa ini Rong'er ? dan siapa pemuda ini ?" Tanya pamannya pertamanya kepada Ye Rong lalu mengalihkan pandangannya ke Teng Huan.
"Tidak ada apa-apa hanya masalah kecil saja dan ini adalah Tuan muda Teng Huan seorang dokter yang datang untuk menyembuhkan ayah." Ucap Ye Rong masih terkesan acuh tak acuh. Paman pertama yang mendengar hal itu seketika langsung berkata meremehkan.
"Pemuda biasa-biasa ini ? Seorang dokter ? Jangan bercanda Rong'er, ayahmu itu sudah tidak bisa disembuhkan bahkan dokter ahli rumah sakit ternama saja angkat tangan untuk menyembuhkan ayah mu." Ucap paman pertamanya itu kepada Ye Rong. Ye Rong yang mendengar itu hanya acuh tak acuh tidak mempedulikan perkataan paman yang ternyata hanya baik didepan ayahnya saja. Setelah ayahnya mengalami hal seperti ini seluruh keluarga Ye yang awalnya baik kepadanya mulai pada menjauh. Tersisa kepala pelayan Tao yang masih tulus terhadap dirinya dan Paman keduanya. Selain kepala pelayan Tao, paman keduanya dan ayahnya tidak ada yang tulus terhadap dirinya.
"Aku tidak perlu pendapat paman, lagipula aku melakukan tidak harus berdasarkan perkataan paman. Paman bukan kepala keluarga disini, jadi paman tidak punya hak untuk berkata seperti itu." Ucap Ye Rong acuh tak acuh. Paman pertama yang mendengar hal itu berdecak kesal ketika mendengar perkataan Ye Rong.
"K-Kau b-bocah nakal…" Kata Paman pertamanya sembari menggertakkan giginya. Ye Rong yang mendengar itu hanya memasang wajah mengejek saja melihat wajah kesal paman pertamanya itu.
"Bocah nakal ini tidak bisa dibiarkan. kalau benar Pemuda ini bisa menyembuhkan Kepala Keluarga rencana yang sudah disusun akan hancur berantakan aku harus memikirkan sebuah cara." Batin Paman Pertama memikirkan cara untuk mencegah.
"Kalau sudah tidak ada yang ingin dibicarakan lagi, jangan ganggu pengobatan ayah." Ucap Ye Rong berjalan masuk, namun sekali lagi ditahan. Kali ini yang menahan dirinya adalah Paman pertama.
__ADS_1
"Tunggu dulu Rong'er apakah kau sangat yakin bahwa pemuda ini bisa menyembuhkan ayah mu…Bisa saja ia hanya om-" Perkataannya terputus. Paman pertama langsung berlutut yang awalnya berdiri tegak.
"Apakah perlu kubuat mereka semua berlutut agar semuanya diam." Ucap Teng Huan. Ye Rong yang mendengar itu tersenyum manis dalam hatinya berterima kasih sangat besar kepada Teng Huan.
"Tidak perlu repot-repot Tuan muda. Sekelompok orang ini hanya ikut untuk memanaskan suasana saja. Tukang permasalahannya sudah dibuat bungkam biarkan saja yang lainnya." Ucap Ye Rong. Teng Huan yang mendengar itu menganggukkan kepalanya.
"Kalau begitu kulihat terlebih dahulu kondisi ayahmu." Ucap Teng Huan masuk kedalam diikuti oleh Ye Rong dibelakang lalu menutup pintu kamar tersebut.
Terlihat seorang pria tua yang sudah berumur dengan tubuh kurus keringnya, bahkan tulang-tulang terlihat jelas. Lalu banyak titik-titik hitam kehijauan menyelimuti tubuhnya. Ling Feng yang melihat gejala itu tiba-tiba ingatan tentang gejala yang hampir sama dengan kepala keluarga Ye muncul dalam ingatannya ini.
"Racun Parasit Hijau." Tiga kata keluar dari Mulut Teng Huan. Ye Rong yang mendengar itu heran dengan nama penyakit ayahnya.
"Racun ini adalah sebuah racun yang sangat langka. Walaupun sangat langka racun ini tidak memiliki efek yang bagus walaupun menggunakan dosis yang banyak. Akan tetapi, jika itu diberikan secara bertahap, efek awalnya akan menimbulkan gejala-gejala ringan seperti yang kau katakan waktu itu. Lalu setelah dua puluh hari jalan diberikan secara bertahap, orang yang diracuni akan menjadi seperti yang kau lihat saat ini. Jika itu diberikan beberapa hari kedepan lagi, sudah dipastikan ia akan mati saat itu juga." Jelas Teng Huan. Ye Rong yang mendengar itu, berkaca-kaca matanya mengetahui kondisi ayahnya ternyata seburuk itu.
"Apakah tuan muda bisa menyembuhkan Racun yang mendiami tubuh ayah ku ini ?" Tanya Ye Rong dengan suara sendu. Teng Huan yang mendengar itu tersenyum simpul menganggukkan kepalanya menenangkan Ye Rong.
"Tenang saja akan kupastikan ayah mu sembuh nona Rong." Ucap Teng Huan mengeluarkan satu set jarum emas dan perak dari penyimpanan sistemnya. Melihat Teng Huan mengeluarkan satu set jarum dengan warna perak dan emas, Ye Rong bingung dengan metode penyembuhan apa yang akan digunakan Teng Huan.
__ADS_1
"Kalau boleh tau apa yang akan tuan muda lakukan dengan satu set jarum tersebut ?" Tanya Ye Rong kepada Teng Huan yang sedang mempersiapkan jarum-jarumnya. Mendengar pertanyaan itu Teng Huan menjawab pertanyaan Ye Rong.
"Aku akan menggunakan metode akupuntur." Ucap Teng Huan sembari mempersiapkan jarum-jarum yang akan ia gunakan. Ye Rong yang mendengar itu terkejut bukan main. Metode yang digunakan Teng Huan untuk menyembuhkan Racun ayahnya adalah metode tradisional yang sudah jarang yang menggunakannya.
"Kau cukup perhatikan saja, bisa atau tidaknya nona lihat nanti." Ucap Teng Huan selesai mempersiapkan jarum yang akan ia gunakan.
Teng Huan memejamkan matanya mulai menggunakan keterampilan tabib kunonya. Seketika aura disekitar Teng Huan menjadi sedikit lebih sesak membuat Ye Rong yang berada didekatnya sedikit mundur, karena tidak kuat dengan aura aneh yang berpusat disekitar Teng Huan.
"Keterampilan tabib kuno: Teknik jarum perak." Ucap Teng Huan mulai menusuk-nusukkan jarum yang berwarna perak di seluruh titik meridian yang diperlukan sembari mengalirkan energi murni melalui jarum perak.
Beberapa detik kemudian asap berwarna kehijauan sedikit demi sedikit keluar dari tubuh Kepala Keluarga Ye. Ye Rong melihat pemandangan itu tidak bisa tidak terkejut lalu berkata, "Apakah ini racun yang mendiami tubuh ayah saya tuan muda." Ucap Ye Rong, namun tidak dibalas oleh Teng Huan. Dirinya sedang fokus, mengalirkan energi murni melalui jarum masuk kedalam tubuh Kepala Keluarga Ye.
Setelah ½ jam berlalu, asap sudah tidak keluar lagi dari tubuh Kepala Keluarga Ye dan titik-titik hitam di seluruh tubuh Kepala Keluarga Ye juga sudah hilang. Tubuhnya yang kurus juga mulai membaik, karena Teng Huan juga mengalirkan sedikit lebih banyak energi murninya. Sehingga kondisi tubuh Kepala Keluarga Ye mulai membaik. Namun, tidak dengan Teng Huan yang terlalu banyak menggunakan energi murninya. Melihat Teng Huan yang sempoyongan, Ye Rong gesit bergerak memampa Teng Huan.
"Tuan muda anda tidak apa-apa ?" Tanya Ye Rong khawatir memapah Teng Huan.
>>>>> Bersambung
__ADS_1
( Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan like, favorit, vote, dan komennya. Author do'akan semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku )
( Blizzardauthor)