
"Baiklah jika kau sudah bilang seperti itu akan Ku bantu." Ucap Teng Huan lalu melirik Paman Long kembali berkata, "Kumpulkan seluruh keluarga Ye sekarang termasuk dengan istri dan suami masing-masing." Pinta Teng Huan kepada Paman Long. Mendengar hal itu Paman Long mengalihkan pandangannya ke Ye Rong. Merasa ditatap oleh pamannya, Ye Rong menganggukkan kepalanya sembari berkata, "Kumpulkan seluruh anggota keluarga di ruangan pertemuan keluarga paman." Ucap Ye Rong.
"Baiklah aku akan mengumpulkan seluruh keluarga anggota keluarga Ye." Ucap Paman Long keluar dari kamar Kepala Keluarga Ye. Kini tersisa Ye Rong, kepala keluarga Ye, dan Teng Huan.
"Lalu langkah selanjutnya apa tuan muda ?" Tanya Ye Rong. Mendengar hal itu Teng Huan berpikir terlebih dahulu lalu menjentikkan jarinya.
"Siapkan gelas berisi air putih sesuai anggota keluarga Ye." Pinta Teng Huan kepada Ye Rong. Mendengar hal itu Ye Rong heran dengan apa yang akan dilakukan oleh Teng Huan. Walaupun merasa bingung Ye Rong tetap melakukan apa yang dipinta oleh Teng Huan.
"Lalu apa lagi yang diperlukan tuan muda ?" Tanya Ye Rong. Teng Huan yang mendengar itu menjawabnya dengan singkat, "Tidak ada lagi, semua yang diperlukan sudah dipenuhi" Ucap Teng Huan. Mendengar hal itu, Ye Rong tetap merasa bingung dengan apa yang akan dilakukan oleh Teng Huan. Melihat wajah bingung Ye Rong, Teng Huan terkekeh sembari berkata.
"Kau juga akan mengetahuinya nanti dan satu lagi jangan lupa nyalakan rekaman suara nanti." Ucap Teng Huan mengingatkan satu hal lagi. Mendengar hal itu Ye Rong menganggukkan kepalanya mengiyakan saja apa yang dikatakan oleh Teng Huan.
"Sekarang kita pergi ketempat pertemuan saja sekarang ada hal yang harus dilakukan sebelum pertemuan." Ucap Teng Huan. Ye Rong menganggukkan kepalanya berjalan didepan memandu Teng Huan.
"Tolong ikuti saya tuan muda." Ucap Ye Rong berjalan didepan. Teng Huan menganggukan kepalanya mengekori dibelakang.
Setelah sampai ruangan pertemuan benar saja masih belum ada orang sama sekali disana. Teng Huan yang melihat itu langsung berkata kepada sistemnya.
"Sistem beli 12 Pil kejujuran." Kata Teng Huan kepada sistemnya.
Ding
[Membeli 12 Pil kejujuran. PS akan dikurangi 60.000 apakah tuan akan membelinya ?]
> Y
__ADS_1
> N
Teng Huan menganggukkan kepalanya.
Ding
[Berhasil membeli 12 Pil kejujuran PS dikurangi sebanyak 60.000 PS]
Ding
[Pil tersebut otomatis dipindahkan kedalam cincin ruang sekarang]
Melihat pemberitahuan sistemnya Teng Huan tersenyum langsung mengeluarkan satu persatu pil kejujuran yang ia beli lalu ia masukkan kedalam gelas yang tersedia disana. Seketika Pil kejujuran tersebut langsung larut dan tidak terlihat seperti sudah dicampur oleh obat apapun. Melihat itu Ye Rong penasaran dengan obat yang dimasukkan kedalam minuman tersebut.
"Anda lihat saja nanti nona Rong sebentar lagi kita akan mendapati pelakunya." Ucap Teng Huan sudah selesai menaruh pil terakhir kedalam minuman tersebut.
Tidak lama setelah Teng Huan selesai menaruh pil kedalam minuman, semua anggota keluarga Ye sudah datang dan berkumpul disana sesuai yang dipinta oleh Teng Huan, mereka juga datang dengan istri dan suami mereka. Bahkan Xin Mengsang juga ikut menghadiri pertemuan tersebut. Raut wajahnya masih tidak terlihat panik, dan masih bisa bersikap tenang. Melihat itu Teng Huan mengangkat sebelah alisnya membatin.
"Hehhhhh kau masih bisa bersikap tenang seperti itu, aku ingin lihat berapa lama kau bisa menahan sikap tenang seperti itu." Batin Teng Huan terkekeh.
"Adik Long ada apa ini sampai-sampai seluruh anggota keluarga harus berkumpul saat ini ?" Ucap Paman pertama tidak senang, Long yang mendengar itu hanya memendam rasa marahnya diam-diam lalu ingin berkata, tetapi sudah dipotong terlebih dahulu oleh Ye Rong.
"Aku yang meminta paman Long untuk mengumpulkan seluruh anggota keluarga sekarang juga. Kenapa paman ? apakah paman keberatan ?" Ucap Ye Rong mendahului Paman Long. Mendengar hal itu Paman pertama semakin kesal mendengarnya.
"K-kau anak nakal ! tidak sopan ! berani sekali menyela perkataan orang tua !" Teriak marah Paman pertama menunjuk-nunjuk Ye Rong yang sudah duduk di kursi ruang pertemuan disana.
__ADS_1
Melihat itu Paman Long menghela nafas lalu berkata kembali, "Sudahlah kakak dan semuanya duduk terlebih dahulu ada yang ingin Rong'er tanyakan kepada kalian semua yang ada disana." Ucap Paman Long menenangkan kakaknya itu. Pada akhirnya paman pertama akhirnya mengalah dan duduk di tempat yang tersedia disana diikuti oleh yang lain termasuk Xin Mengsang. Setelah semuanya tenang Rong'er tersenyum simpul lalu berkata kembali, "Baiklah karena semua sudah datang semua Aku langsung pada intinya." Ucap Ye Rong serius tidak gugup sedikit pun.
"Pertam-" Perkataan Ye Rong terpotong oleh Paman pertama menyelanya.
"Tunggu dulu, kenapa pertemuan keluarga harus ada orang luar yang mengikutinya juga." Cibir Paman pertama menyela perkataan Ye Rong menyindir Teng Huan yang tabiatnya bukan siapa-siapa disana.
Mendengar hal itu, Teng Huan mengangkat sebelah alisnya langsung melangkah mendekati Paman pertama dengan raut wajah acuh tak acuh membuat suasana menjadi hening seketika.
"Hehhhhh, hanya seorang yang tidak berguna seperti mu berani mengkritik kehadiran ku. Aku rasa kau belum lupa sensasi saat kita berdebat didepan ruangan kepala keluarga Ye." Ucap Teng Huan membuat suasana menjadi hening, tidak ada yang berani berbicara. Paman Long yang melihat itu juga entah kenapa tidak berani untuk berbicara, menurutnya keberadaan Teng Huan adalah eksistensi yang tidak bisa tanggung akibatnya jika sudah di usik.
Paman pertama yang mendengar itu, kembali teringat dengan aura penekanan yang membuatnya tidak bisa berdiri sama sekali selain berlutut. Mendengar Teng Huan berkata hal itu ia hanya bisa menggertakkan giginya keras. Teng Huan sendiri yang melihat raut wajah kesal Paman Pertama hanya terkekeh meremehkan.
"Tenang saja, aku tidak akan menggangu pertemuan keluar kalian. Aku datang kesini atas permintaan dari nona muda keluarga kalian. Jadi tidak perlu panik seperti itu, aku tidak peduli tentang permsalahan Keluarga Ye." Ucap Teng Huan melangkah kembali kebelakang bersandar pada dinding dipojok ruangan tersebut. Suasananya menjadi hening setelah kejadian tersebut, melihat itu Ye Rong langsung memanfaatkan kesempatan hening tersebut.
"Baiklah sebelum berlanjut ke pembicaraan inti, lebih baik minum terlebih dahulu agar tidak canggung seperti ini." Ucap Ye Rong mencairkan suasana. Seluruh anggota keluarga pun mengikuti perkataan Ye Rong. Mereka semua meminum air yang telah disiapkan disana.
Teng Huan yang melihat itu dari pojok ruangan, senyuman simpul tercetak diwajahnya sembari bergumam.
"Pertunjukan sebenarnya baru saja dimulai, aku sangat menantikan hal menarik apa yang terjadi." gumam Teng Huan terkekeh.
>>>>> Bersambung
( Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan like, favorit, vote, dan komennya. Author do'akan semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku )
( Blizzardauthor)
__ADS_1