Sistem God Of The Gods

Sistem God Of The Gods
Kembali Pulang


__ADS_3

Melihat hologram sistemnya yang menjadi berwarna merah, Teng Huan langsung berteriak kepada paman long yang dekat dengan Xin Mengsang.


"Paman Long segera menjauh!!" Teriak Teng Huan tiba-tiba membuat paman Long kaget dan langsung menjauh mendengar teriakkan Teng Huan.


Dhorrr


Benar saja apa yang diperingatkan oleh sistemnya. Tiba-tiba entah darimana, datang peluru dari langit-langit meluncur mulus tepat mengenai dahi Xin Mengsang yang ingin bicara. Xin Mengsang yang awalnya ingin berbicara seketika ia langsung kehilangan nyawanya, karena peluru nyasar tadi.


Ye Rong dengan cakap langsung berkata, "Paman Long tolong perintahkan beberapa pengawal untuk segera mencari orang yang mencurigakan di sekitar daerah kita sekarang!" Kata Ye Rong. Paman Long yang mendengar itu menganggukkan kepalanya langsung pergi dari ruangan tersebut. Ruangan tersebut seketika menjadi hening tidak ada yang berani berucap setelah kematian Xin Mengsang yang sangat cepat, mereka semua ketakutan melihat Xin Mengsang yang mati tanpa tau alasan yang jelas hal ini sangat berat dicerna oleh anggota keluarga Ye.


Terutama Paman pertama, ia sangat terkejut dan takut ketika melihat Xin Mengsang yang mati, tanpa alasan yang jelas. Paman pertama tidak bisa untuk biasa-biasa saja. Semua ini sudah ada yang mengawasinya ia takut bahwa ia bisa mati kapanpun juga sama seperti Xin Mengsang.


Teng Huan yang melihat itu bergumam, "Dalang dari semua kejadian ini sepertinya agak rumit, Keluarga Ye bisa atau tidaknya itu tergantung mereka. Hal ini sudah bukan bagian ku lagi." Gumam Teng Huan sembari menatap mayat Xin Mengsang yang mati saat itu juga.


Melihat Teng Huan yang diam saja, Ye Rong datang menghampirinya lalu berkata, "Tuan muda hal ini…" Perkataan Ye Rong yang gantung, Teng Huan yang mendengar itu hanya berkata.


"Aku tidak mengetahuinya, hal ini sudah diluar kemampuanku dan lagi sepertinya hal ini lebih rumit dari terduga." Kata Teng Huan sembari memandang langit-langit atap rumah lalu mengalihkan pandangannya ke Ye Rong kembali berkata, "Hal ini sudah selesai seluruh anggota keluarga Ye yang lainnya sudah boleh pergi, kecuali orang itu." Kata Teng Huan sembari menunjuk Paman pertama yang sudah ketakutan terlihat dari raut wajahnya.


Ye Rong yang mendengar itu menganggukkan kepalanya langsung mengurus yang tersisa sebelum pergi mengurus Ye Rong berkata, "Maaf atas kekacauan ini dan juga terima kasih atas semua yang telah tuan muda lakukan untuk keluarga Ye" Ucap Ye Rong. Teng Huan yang mendengar itu berkata, "Tidak perlu sungkan, aku tidak melakukan apapun disini." Kata Teng Huan. Ye Rong yang mendengar itu hanya tersenyum simpul lalu meminta salah satu pelayan disana untuk mengantar Teng Huan keruang istirahat yang dikhususkan untuk tamu yang datang. Teng Huan sendiri tidak menolak, toh ia juga ingin mengecek hadiah yang diberikan sistem kepadanya.


Setelah sampai diantar ke ruang istirahat pelayan Keluarga Ye tersebut berkata, "Silahkan masuk tuan muda dan jika ada perlu anda bisa memanggil saya." Ucap Pelayan tersebut. Teng Huan yang mendengar itu langsung berkata kembali, "Tidak perlu menunggu ku, kau bisa pergi bantu-bantu. Tenang saja aku tidak membutuhkan apapun." Ucap Teng Huan mengusir halus pelayan tersebut. Mendengar hal itu pelayan tersebut ingin membantah, tetapi Teng Huan menyakinkan nya bahwa ia tidak apa-apa. Alhasil pelayan tersebut pergi dari sana sesuai apa yang dikatakan oleh Teng Huan.


Setelah pelayan tersebut pergi, layar hologram tiba-tiba muncul didepan wajahnya.


Ding


[Selamat! tuan berhasil menyelesaikan misi menyembuhkan kepala keluarga Ye tanpa bantuan sistem. Mendapatkan 50.000 PS dan Satu jubah pelindung]


Ding

__ADS_1


[Selamat! Tuan berhasil menyelesaikan misi Darurat sebelum batas waktu yang ditentukan. Mendapatkan 100.000 PS]


Ding


[Hadiah yang berupa benda otomatis akan masuk kedalam penyimpanan sistem]


"Akhirnya selesai juga…Aku tidak menyangka bahwa melakukan misi akan seberat ini." Ucap Teng Huan merasa beban di punggungnya seolah-olah telah terangkat. Lalu kembali memikirkan orang yang dibelakang Xin Mengsang.


"Mereka profesional, aku sudah menggagalkan rencana mereka. Untuk jaga-jaga aku harus segera meningkatkan kekuatan ku." Gumam Teng Huan mengepalkan tangannya.


"Sistem cek status ku." Ucap Teng Huan kepada sistemnya.


Ding


[STATUS]


Status : Orang yang dikhianati


Umur : 18 tahun


Skill : Keterampilan Tabib Kuno, Langkah Bayangan, dan Seni beladiri kungfu


Metode Pelatihan : Metode pernapasan langit dan bumi


Kultivasi : Fondasi Qi (Menengah)


PS : 420.000


PK (Poin Kekayaan) : 8.000.000

__ADS_1


> Shop sistem


> Storage (Jubah Pelindung, Kotak harta platinum, pil jiwa)


"PS ku sudah banyak seperti ini, apa yang harus kulakukan dengan PS sebanyak ini ya…Haihhhhh jika tidak punya uang pasti banyak kemauan, sekarang giliran sudah punya uang bingung apa yang ingin dilakukan." Keluh Teng Huan.


Tidak lama ia mengeluh, pintu kamar tersebut diketuk-ketuk oleh seseorang. Teng Huan yang mendengar itu langsung bangkit duduk kembali dan menghilangkan layar hologram sistemnya.


"Silahkan masuk" Dua kata yang keluar dari mulut Teng Huan. Tidak lama pintu tersebut terbuka menampilkan sosok perempuan yang tidak lain adalah Ye Rong.


"Ternyata Nona Rong, bagaimana? apakah semua sudah terselesaikan?" Tanya Teng Huan basa-basi. Ye Rong yang mendengar itu tersenyum simpul sembari berjalan mendekati Teng Huan.


"Semua sudah selesai tuan muda, akan tetapi sayang wanita ular itu sudah mati sekarang. Padahal saya masih ingin membuat dirinya lebih menderita." Ucap Ye Rong dengan sorot mata yang tajam. Teng Huan yang mendengar itu tersenyum mewajarkan.


"Tuan muda Teng, saya atas nama kepala keluarga Ye mengucapkan banyak terima kasih sudah mau membantu keluarga saya. Saya Ye Rong bersumpah suatu hari nanti akan membalas apa yang telah tuan muda Teng lakukan." ucap Ye Rong membungkukkan badan mengucapkan terima kasih. Teng Huan yang mendengar itu bangkit lalu berjalan mendekati Ye Rong lalu berkata.


"Sudah kubilang tidak perlu sungkan, lagipula aku melakukan ini tentunya dibayar oleh keluarga mu dan satu lagi jangan terlalu sering membungkukkan badan kepada orang lain, atau nantinya akan banyak yang meremehkan mu." Ucap Teng Huan sembari memapah Ye Rong untuk tidak membungkuk kepadanya.


"Kalau semua urusan disini sudah selesai aku akan langsung pamit dari sini." Ucap Teng Huan. Ye Rong yang mendengar itu ingin mencegahnya, namun Teng Huan pasti akan menolaknya.


"Kalau begitu biarkan aku yang mengantar anda pulang tuan muda." Kata Ye Rong lalu menunjuk salah satu pelayan untuk mengantar Teng Huan. Setelah itu ia langsung pergi menyiapkan mobil untuk mengantarkan Teng Huan pulang kembali. Teng Huan yang mendengar itu ingin mencegahnya, tetapi Ye Rong sudah lebih dulu pergi entah kemana.


"Mari Tuan muda." Ucap sopan pelayan tersebut. Teng Huan yang mendengar itu hanya menghela nafas panjang menganggukkan kepalanya mengekori dibelakang.


>>>>> Bersambung


( Salam hangat dari author jangan lupa tinggalkan jejak ya dengan like, favorit, vote, dan komennya. Author do'akan semoga sehat selalu untuk saudara-saudara se rasku )


( Blizzardauthor)

__ADS_1


__ADS_2