SISTEM PENGUASA 7 ALAM SEMESTA

SISTEM PENGUASA 7 ALAM SEMESTA
BAB 15. MENCARI CARA UNTUK MENGHASILKAN UANG.


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentar nya ya.


Terimakasih...


*************


Rumah makan.


Lin Feng, Hua Qing dan Li Dan. Setelah mereka bertiga makan, lalu bergegas keluar dari rumah makan.


"Hua Qing, apa kamu langsung pulang ke sekte?". Tanya Lin Feng.


"Iya, karena aku belum ijin keluar dari sekte. Mungkin, ini juga aku akan di marahi sama guru". Jawab Hua Qing.


"Kalau kau gimana?". Tambah Hua Qing.


"Aku akan sedikit berjalan-jalan dulu mungkin". Jawab Lin Feng.


"Terus bagaimana dengan Li Dan, apa mau aku ajak aja, ikut dengan ku ke sekte". Tanya Hua Qing.


Lin Feng berpikir sebentar, jika Li Dan ke sekte itu sangat bagus. Tapi, sekarang Li Dan adalah murid sekaligus adik. Mau tidak mau, Lin Feng harus membawa Li Dan bersama nya.


"Biarkan Li Dan bersamaku, sekarang Li Dan murid sekaligus adikku. Jadi, aku akan mengajarkan beberapa hal kepada nya". Ucap Lin Feng.


"Baiklah". Balas Hua Qing.


Hua Qing langsung pergi, meninggalkan Lin Feng dan Hua Qing.


"Sekarang kita akan kemana kak?". Tanya Li Dan.


"Kita akan cari uang terlebih dahulu, untuk sekarang aku sama sekali tidak memiliki uang". Ucap Lin Feng.


"Sekaligus, sambil belajar untuk mu. Yang ingin, menjadi seorang pendekar".tambah Lin Feng.


"Baik kak". Balas Li Dan.


Lin Feng juga masih bingung, bagaimana cara menghasilkan uang. Lin Feng lupa, seharusnya Lin Feng. Sebelum sistem menonaktifkan, Lin Feng menikam poin sistem nya dengan uang.


Kini, Lin Feng bingung harus bagaimana. Dalam kebingungannya, tidak jauh dari rumah makan. Lin Feng mendengar, pembicaraan penduduk di sana.


" Tiga hari lagi, pelelangan akan di mulai. Menurut mu, apakah ada barang bagus yang akan mereka lelang". Ucap penduduk pria tua.


"Aku tidak tau, yang terpenting. Walaupun, aku tidak pernah membeli barang di pelelangan. Menonton saja, sudah sangat asik bagiku". Ucap penduduk orang tua satu lagi.


"Iya, kau benar. Mana ada harga murah, buat penduduk biasa kaya kita. Hanya orang-orang yang punya uang, yang bisa membeli di pelelangan". Balas penduduk orang tua.


"Iya kau benar". Ucap penduduk orang tua satu lagi.


Lin Feng, yang mendengar percakapan kedua penduduk itu. Lin Feng sudah tau, cara untuk menghasilkan uang.


Tapi, Lin Feng bingung harus melelang apa. Agar, Lin Feng bisa mendapatkan uang.


"Li Dan, apa kamu tau tentang pelelangan?". Tanya Lin Feng.


"Tau kak". Jawab Li Dan.


"Biasanya, apa saja yang mereka lelang?". Tanya Lin Feng.

__ADS_1


"Kalau tidak salah, pelelangan akan melelang barang langka. Seperti senjata, teknik beladiri, pil dan juga lainnya. Yang menurut pelelangan, itu sangat sudah untuk di temukan". Jawab Li Dan.


"Emangnya, apa yang akan kakak lakukan?". Tanya Li Dan.


"Kaka berencana, untuk menghasilkan uang terlebih dahulu". Jawab Lin Feng.


"Tapi kakak bingung, jika ikut melelang. Barang apa yang akan kakak lelang". Tambah Lin Feng.


Li Dan yang mendengar jawaban Lin Feng, kini Li Dan paham. Lin Feng memikirkan itu, untuk kebutuhan dirinya sendiri. karena sekarang, dirinya menjadi adik tirinya.


"Kak terimakasih". Batin Li Dan sedih.


Lin Feng yang melihat, tiba-tiba Li Dan sedih. Lalu, bertanya kepada Li Dan.


"Kamu kenapa?". Tanya Lin Feng.


"Tidak apa-apa kak". Jawab Li Dan, sambil menahan rasa terharunya.


"Biasa nya kamu tinggal dimana?". Tanya Lin Feng.


"Aku tinggal hutan di sebelah Utara di ibu kota ini". Jawab Li Dan.


"Baiklah, sekarang ayo kita menuju tempat tinggal mu terlebih dahulu". Ucap Lin Feng.


Li Dan mengagukkan kepalanya, mereka berdua kini menuju rumah Li Dan.


Setelah beberapa menit, mereka berdua sampai di rumah Li Dan. Ketika sampai, Lin Feng hanya melihat sebuah gubuk biasa.


Lin Feng, merasa kasihan dengan keadaan Li Dan.


"Li Dan, selama ini kamu tinggal disini?". Tanya Lin Feng.


"Ayo masuk kak". Tambah Li Dan sambil membuka pintu rumahnya.


Kini mereka berdua, sudah berada didepan dalam rumah.


"Li Dan, apa kamu sudah siap untuk pelatihan?". Tanya Lin Feng.


"Siap kak". Jawab Li Dan.


"Baiklah, untuk sekarang. Untuk sementara, yang akan mengajarkanmu adalah teman kakak". Ucap Lin Feng.


"Kamu bersiaplah". Tambah Lin Feng.


"Baik kak, tapi dimana teman kakak?". Tanya Li Dan.


"Teman kakak, ada di dalam liontin ini. Kakak akan membawa mu masuk, ke dalam liontin ini". Jawab Lin Feng.


Li Dan, yang mendengar jawab Lin Feng kaget. Mana mungkin, liontin bisa di masuki oleh dirinya.


Li. Feng, yang melihat kekagetan Li Dan.


Lin Feng juga paham, Li Dan pasti kaget dengan jawaban yang Lin Feng berikan.


"Tidak usah kaget, sekarang kita akan masuk". Ucap Lin Feng.


Setelah berucap, Lin Feng langsung memegang bahu Li Dan. Li Dan yang masih kaget, tidak sempat menjawab ucapan Lin Feng.

__ADS_1


Li Dan, yang bahu nya di pegang Lin Feng. Li Dan langsung merasa, dirinya tersedot oleh pusaran lubang. Li Dan, langsung menutup mata.


Wushhhh.


"Li Dan sekarang kau boleh buka mata". Ucap Lin Feng.


Li Dan yang mendengar ucapan Lin Feng, langsung membuka matanya. Hal yang pertama Li Dan lihat adalah pemandangan yang sangat indah.


" Ini dimana kak?". Tanya Li Dan.


"Ini berada di liontin semesta, ini seperti dunia yang kita. Hanya, perbedaan waktu di sini sangat jauh. ". Jawab Lin Feng.


"Terus, dimana teman kakak yang akan mengajari ku beladiri?". Tanya Li Dan.


"Sebentar lagi sampai". Jawab Lin Feng.


Wushhhh.


Setelah Lin Feng berucap, sekilas seperti ada angin yang lewat.


"Selamat datang tuan". Ucap harimau putih.


Li Dan kaget dan takut, dengan datangnya harimau di depan dirinya.


"Kau tidak usah takut Li Dan, harimau ini yang akan mengajarimu dasar-dasar beladiri". Ucap Lin Feng.


Li Dan yang mendengar ucapan Lin Feng, Li Dan hanya meneguk ludah dengan kasar.


"Baik Kak". Balas Li Dan gugup.


"Li Dan, kamu masuk dulu aja ke dalam rumah". Ucap Lin Feng.


"Baik kak". Balas Li Dan.


Kemudian, Li Dan memasuki ke dalam rumah yang di tunjuk Lin Feng. Kini hanya tersisa Bai Ling dan Lin Feng.


"Tuan, hamba menemukan di sebelah hutan bagian barat. Di sana terdapat, banyak sekali tanaman herbal yang sudah ribuan tahun". Ucap Bai Ling.


Lin Feng, yang mendengar ucapan Bai Ling terkejut.


"Baiklah, sekarang aku tugaskan. Untuk melatih Li Dan terlebih dahulu". Ucap Lin Feng.


"Baik tuan". Balas Bai Ling hormat.


Lin Feng langsung melesat, ke arah hutan sebelah barat yang di tunjukan Bai Ling.


Setelah sampai di hutan yang di tunjukan Bai Ling, Lin Feng kaget dengan apa yang di lihat nya. Lin Feng melihat, banyak sekali tanaman herbal langka di sana.


Lalu, Lin Feng mengambil satu tanaman herbal. Tanaman yang Lin Feng ambil adalah tanaman ginseng putih.


Ginseng putih adalah tanaman yang sangat jarang di temukan. Karena, khasiat dari ginseng Putin adalah dapat meningkatkan ranah sebanyak lima kali. Itu untuk ginseng putih, yang berumur ratusan tau. Sedangkan yang Lin Feng ambil, sudah berumur seribu tahun lebih.


Lin Feng memutuskan, untuk melelang ginseng putih itu. Karena Lin Feng sangat membutuhkan kan uang, untuk dirinya dan juga Li Dan.


******************


Jangan lupa like dan komentar nya ya.

__ADS_1


Terimakasih...


__ADS_2