SISTEM PENGUASA 7 ALAM SEMESTA

SISTEM PENGUASA 7 ALAM SEMESTA
BAB 19. KEHEBOHAN DI KERAJAAN UTARA.


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentar nya ya.


Terimakasih atas kunjungan Anda.


Selamat membaca.


*********


Ke hari berikut nya.


Lin Feng terbangun dari tidurnya, langsung keluar. Di luar, Lin Feng melihat Li Dan yang sedang berlatih.


"Li Dan, bagaimana pelatihanmu?". Tanya Lin Feng.


"Tidak ada masalah kak, kata kak Bai Ling. Aku harus menguat kan tubuh fisik terlebih dahulu, baru setelah itu. Kaka Bai Ling, akan melatih tentang energi kak". Jawab Li Dan.


"Bagus lah kalau emang gitu". Ucap Lin Feng.


Kemudian Lin Feng berencana untuk menangkap ikan, untuk sarapan mereka.


Setelah beberapa menit, Lin Feng mendapatkan banyak ikan. Lin Feng langsung Kemabli masuk ke dalam rumah, bersiap untuk memasak ikan yang di dapatnya.


Tidak lama kemudian, akhirnya Lin Feng selsai memasak.


"Li Dan, makan dulu. Aja Bai Ling dan juga Zhi Long untuk sarapan". Ucap Lin Feng.


"Baik kak". Balas Li Dan.


Li Dan, kemudian mengajak Bai Ling dan Zhi Long. Beberapa menit, mereka bertiga sudah berada di meja makan.


"Ayok kita makan dulu, nanti aku ajak ke kolam". Ucap Lin Feng.


"Benarkah itu kak?". Tanya Li Dan.


"Benar, biar setiap kamu habis latihan. Kamu bisa berendam di sana, kapanpun yang kamu mau". Jawab Lin Feng.


"Wah bagus tuh". Ucap Li Dan senang.


Zhi Long yang mendengar itu, Zhi Long langsung melompat ke bahu Lin Feng. Lin Feng melihat Zhi Long langsung ke pundaknya, Lin Feng paham. Bahwa Zhi long juga, ingin mendapatkan ijin untuk ke kolam terus.


"Zhi Long, kau juga boleh untuk berendam kapan pun kau mau". Ucap Lin Feng.


Zhi Long hanya mengelus kan kepalanya, ke Lin Feng. Sedang kan untuk Bai Ling, dia tidak usah ijin pun. Sudah pasti, Lin Feng mengijinkan nya untuk berendam.


Kemudian, mereka melahap semua makanan.


"Kak, ayok kita pergi sekarang. Aku sudah tidak tahan, ingin berendam. Badanku keringatan, habis latihan tadi". Ucap Li Dan.


"Baiklah, ayok kita kesan bersama-sama". Balas Lin Feng.


Mereka berempat, mulai berjalan ke arah danau yang kemarin Lin Feng dan Zhi Long temui.


Setelah beberapa menit, mereka berempat sampai di tempat tujuan.


"Wah, indah banget kak danau nya". Ucap Li Dan kagum.


"Iya tuan, kenapa banyak sekali tanaman herbal di sini tuan. Lebih banyak, dari yang hamba temui tuan". Ucap Bai Ling kaget.


"Semua tanaman herbal di sini, rata-rata ribuan tahun tuan". Tambah Bai Ling kaget.


"Aku tidak terlalu mengerti tentang tanaman herbal, tapi suatu hari. Aku akan mengolah semua taman ini, menjadi pil". Ucap Lin Feng.


"Itu bagus tuan, sangat bagus kalau di jadikan pil". Balas Bai Ling.

__ADS_1


"Baiklah, mari kita berendam". Ucap Lin Feng.


"Baik, ayo kak". Balas Li Dan.


Mereka berempat, langsung melompat ke dalam danau. Sensasi pertama, yang mereka rasakan adalah rasa sejuk dan dingin.


Bagaimana tidak, sudah suasananya yang indah. Ditambah ada kolam, membuat orang sangat ingin menikmati tempat ini.


Kualitas sejak saat itu, setiap hari. Li Dan, Bai Ling dan juga Zhi Long. Selalu pergi ke kolam, untuk menyegarkan kan badan saja.


Sedangkan Lin Feng jarang, karena tidak ada khasiat buat nya. Lin Feng ingin meningkatkan kan ranah nya tapi susah.


*****


Di dunia nyata.


Tepat nya di kerajaan Utara.


Terjadi kehebohan, dengan adanya kabar gingsen putih. Pihak kerajaan dan para sekte, sangat ingin mendapatkan ginseng putih.


Para klan juga tidak mau kalah, mereka semua akan membawa harta mereka ke pelelangan.


Bagaimana tidak tidak menjadi kehebohan, untuk naik satu ranah aja susah. Dengan adanya gingseng putih ini, mereka bisa naik tingkat beberapa ranah.


****


Di sekte angin.


"Hua Qing, apa kamu sudah ada kabar dari Fang Shen?". Tanya Wang Li.


"Belum guru, mungkin dia sedang sibuk". Jawab Hua Qing.


"Emangnya pada saat bersamamu, Fang Shen langsung kemana?". Tanya Wang Li.


"Murid?". Tanya Wang Li kaget.


"Iya guru murid, Fang Shen mengangkat murid". Jawab Hua Qing.


"Tapi kan dia masih seumuran dengan mu, kenapa sudah mengangkat murid?". Tanya Wang Li.


"Guru tidak tau aja, Fang Shen itu kuat. Tidak seperti yang guru lihat, walaupun seumuran denganku dia lebih kuat". Jawab Hua Qing.


"Apakah benar". Tanya Wang Li.


"Benar guru". Jawab Hua Qing.


Rasa penasaran Wang Li, terhadap Lin Feng semakin besar.


"Hua Qing, apa kamu tau tentang kabar pelelangan anggrek putih?". Tanya Wang Li.


"Tau guru". Jawab Hua Qing.


" Memangnya kenapa guru?". Tambah Hua Qing.


"Apa orang tuamu akan turun tangan, untuk mendapatkan gingseng putih itu". Tanya balik Wang Li.


"Aku tidak tau guru, aku tidak terlalu peduli dengan ginseng putih. Firasat ku mengatakan, kalau ingin tambah kuat. Aku harus mengikuti Fang Shen terus". Jawab Hua Qing.


"Biarkan lah tentang masalah pelelangan, jika ayahmu mendapatkan gingseng putih itu. Sangat bagus, untuk perkembangan mu". Ucap Wang Li.


Hua Qing bingung, jika ayahnya berusaha mendapatkan gingseng putih untuknya. Apakah harus di terima apa di di tolak.


*****

__ADS_1


Di kerajaan Utara.


"Panglima, apakah benar dengan apa yang di kabarkan pelelangan anggrek putih?". Tanya seorang raja.


"Hamba sudah memastikan ke sana, semua itu benar yang mulia". Jawab panglima.


"Apa yang mulia ingin mendapatkan itu". Tambah panglima.


"Iya panglima, aku bingung. Apakah putriku, akan membutuhkannya". Ucap raja.


"Apa hamba tanya terlebih dahulu yang mulia, ke pada tuan putri". Balas panglima.


"Tidak usah, jika Hua Qing membutuhkan nya. Hua Qing pasti akan bilang padaku". Ucap panglima.


"Baik yang mulia". Balas panglima.


Raja masih bingung, jika raja berusaha mendapatkan gingseng putih. Apakah putri nya akan senang, tidak ada yang tau tentang itu.


*****


Di dalam liontin.


Kegiatan di sana, masih sama seperti sebelumnya. Li Dan juga, sudah memulai untuk pelatihan energi nya.


"Li Dan, apa kau tau. Bahwa kau, memiliki tiga elemen?". Tanya Lin Feng.


"Tau kak, tapi tidak terlalu mengerti tentang elemen kak". Balas Li Dan.


"Elemen adalah salah satu unsur yang berada di dalam diri manusia". Ucap Lin Feng.


"Tapi, tidak semua mempunyai elemen sampai tiga. Rata-rata, mereka hanya mempunyai satu". Tambah Lin Feng.


"Apakah bagus aku mempunyai tiga elemen?". Tanya Li Dan.


"Bukan bagus lagi, tapi itu sangat langka". Jawab Lin Feng.


"Apakah itu benar kak". Ucap Li Dan senang.


"Benar". Balas Lin Feng.


Li Dan yang mendengar itu, tambah semangat untuk berlatih. Li Dan sangat tidak sabar, untuk menguasai semua elemennya.


Dengan begitu, Li Dan bisa menjadi kuat. Jika sudah kuat, Li Dan bisa membantu yang lemah. Tidak ada lagi, yang bisa merebut kebahagian nya lagi.


Tekad dan semangat Li Dan, benar-benar sangat kuat.


Lin Feng berpikir, apakah Li Dan saja yang mengikuti turnamen antar sekte.


Karena menurut Lin Feng, dia sendiri, tidak pantas untuk mengikuti nya.


Ranah nya di luar nalar, yang sebanding melawan Lin Feng hanya para dewa.


__________


Teman-teman, author mohon doanya. Mudah-mudahan, ketika author ajukan kontrak, semuanya berjalan lancar ya.


Agar author bisa fokus untuk update. Author tidak akan lagi telat update ya.


*********


Jangan lupa like dan komentar nya ya.


Terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2