SISTEM PENGUASA 7 ALAM SEMESTA

SISTEM PENGUASA 7 ALAM SEMESTA
BAB 9. SAMPAI DI KERAJAAN UTARA.


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentar nya ya.


Terimakasih...


******************


7 hari kemudian.


Kerajaan Utara.


Lin Feng dan Hua Qing kini sudah mencapai di kerajaan utara. Mereka berdua mulai memasuki ibukota kerajaan Utara. Di gerbang masuk, mereka berdua di cegat oleh penjaga.


"Berhenti, tunjukan tanda pengenal kalian". Ucap penjaga.


Hua Qing, langsung mengeluarkan tanda pengenal nya kepada penjaga. Para penjaga yang melihat tanda pengenal itu, mereka langsung sujud dan berkeringat dingin. Sedangkan posisi Lin Feng agak jauh dari Hua Qing, karena Lin Feng melihat betapa indahnya kota ini.


"Maaf, karena kami telah memberhentikan nona". Ucap penjaga dengan rasa takut.


"Tidak apa-apa, kalian sudah melaksanakan tugas dengan baik. Apa sekarang kami boleh masuk?". Tanya Hua Qing.


"Silakan nona dan tuan, maaf karena menggangu perjalanan kalian". Ucap penjaga.


"Kenapa mereka semua sujud padamu, apakah kau terkenal di kota ini?". Tanya Lin Feng penasaran.


"Tidak tau, mungkin karena aku murid sekte angin". Jawab Hua Qing santai.


Lin Feng yang mendengar jawaban Hua Qing, merasa ada yang di sembunyikan kan dari nya. Hua Qing sendiri ingin menutup identitas nya, tidak akan memberitahu kan terlebih dahulu kepada Lin Feng.


Ibukota yang mereka berdua masuki, benar-benar sangat ramai. Lin Feng melihat orang-orang disini, berpakaian kuno seperti jaman dulu.


Hua Qing dan Lin Feng yang berjalan bersama, mereka berdua di tatap oleh semua orang.


"Siap pria bertopeng itu". Ucap salah satu warga.


"Kenapa pakaian nya sangat aneh". Ucap salah satu wanita.


Hua Qing yang tidak sengaja mendengar ocehan itu, langsung melirik ke arah Lin Feng.


"Lin Feng, kamu dapat baju itu dari mana?. Kenapa baju ku sangat aneh". Ucap Hua Qing.


"Ah, aku buat sendiri". Balas Lin Feng.


Lin Feng terpaksa berbohong, kalau Lin Feng menjawab jujur juga tidak ada yang akan percaya. Bahwa, Lin Feng adalah seorang Reinkarnasi.


"Baiklah kalau gitu, kita ke tempat pakaian terlebih dahulu". Ucap Hua Qing.


Lin Feng tidak sempat menjawab, karena Lin Feng sudah di tarik tangan nya terlebih dahulu oleh Hua Qing.


Setelah beberapa menit mereka berdua berjalan, akhirnya sampai di salah satu toko pakaian.


"Tuan dan nona, silahkan masuk". Ucap pelayan wanita.


"Pakaian apa yang tuan dan nona cari". Tambah pelayan wanita.

__ADS_1


"Kami cari pakaian, buat teman yang ada di samping ku". Ucap Hua Qing.


"Baik nona, akan segera saya cari pakaian yang cocok buat tuan yang di sebelah nona". Ucap pelayan wanita.


Setelah berkata begitu, pelayan wanita itu segera mencari pakaian yang cocok untuk Lin Feng.


Beberapa menit kemudian, pelayan wanita itu kembali dengan pakaian di tangan nya.


"Nona, saya menemukan pakaian yang cocok buat tuan". Ucap pelayan wanita, sambil menyerahkan pakaian kepada Hua Qing.


"Ini pakaian nya, segera ganti dan langsung berangkat". Ucap Hua Qing.


Pakaian yang di berikan Hua Qing dari pelayanan wanita adalah pakaian berwarna biru.


Setelah menerima pakaian dari Hua Qing, Lin Feng langsung bergegas masuk kedalam ruang ganti.


Setelah beberapa menit, Lin Feng keluar dengan pakaian yang berbeda. Sedangkan Hua Qing tercengang, pakaian nya sangat cocok di pakai Lin Feng.


"Walaupun memakai topeng, sudah terlihat jelas. Bahwa Lin Feng akan sangat tampan menggunakan pakaian itu". Batin Hua Qing.


"Kalau udah, ayo lanjutkan perjalanannya". Ucapan Hua Qing.


Setelah Hua Qing berkata, dia langsung bergegas menuju kasir dan membayarnya.


Stelah membayar nya, Hua Qing dan Lin Feng melanjutkan perjalanan.


_____________________


"Apakah kalian sudah menemukan putriku?". Tanya pria tua.


"Belum raja, kami sudah mencarinya ke berbagai tempat sampai ke tempat sekte nya. Tapi, kami mendengar bahwa putri pergi ke hutan terlarang raja". Jawab Jendral istana.


"Kenapa putri ku ke hutan terlarang?". Tanya raja.


"Patriak di sekte sedang sakit, putri memutuskan untuk mencari obatnya di hutan terlarang. Kami juga sudah mendapatkan informasi dari para penjaga, bahwa tuan putri sudah kembali bersama seorang pria bertopeng". Jawab jelas jendral.


"Siapa orang bertopeng itu? Tanya raja.


"Kami tidak tau raja, kemungkinan besar teman tuan putri raja". Jawab Jendral.


"Baiklah, kalian lanjut kan tugas kalian. Setidaknya, sudah ada kabar dari Hua Qing". Ucap raja.


"Baik raja". Ucap jendral.


________________________


Di pintu masuk sekte angin.


"Tunjukan tanda pengenal kalian". Ucap penjaga.


Hua Qing langsung menunjuk kan tanda pengenal nya, Hua Qing dan Lin Feng langsung di perbolehkan masuk.


Ketika berada di dalam sekte, Lin Feng melihat banyak sekali orang yang sedang latihan. Rata-rata mereka menggunakan elemen angin, mungkin karena sekte ini bernama sekte angin. Jadi, rata-rata yang di terima di sekte ini hanya orang yang mempunyai elemen angin.

__ADS_1


Pada saat Hua Qing dan Lin Feng ingin menuju rumah Patriak. Mereka berdua di cegat oleh seorang pria tua.


"Hua Qing, kamu sudah kembali?" Tanya pria tua.


"Iya guru". Jawab Hua Qing sambil memberi hormat.


Orang yang bertanya ke Hua Qing adalah gurunya, dia bernama Wang Li. Wang Li berasal dari keluarga Wang, yang terkenal dengan terkaya di kota. Tetapi, Wang Li yang dulu yang menjadi pemimpin kota. Kini pemimpin kota sudah di ambil alih oleh anaknya, yang bernama Wang Lu.


Wang Li mengalihkan pandangannya kepada Lin Feng, sedikit penasaran.


"Kenapa aku tidak bisa melihat ranah nya, atau anak yang berada di samping Hua Qing ini mempunyai artefak tingkat tinggi. Cukup menarik juga, bocah ini". Pikir Wang Li.


"Siapa yang berada di sampingmu itu, Hua Qing?". Tanya Wang Li.


" Dia adalah ....


Ucapan Hua Qing berhenti, karena Lin Feng dengan cepat menyelah ucapan Hua Qing.


"Saya adalah Fang Shen". Ucap Lin Feng sambil memberi hormat.


Lin Feng sengaja menyembunyikan identitas nya, takutnya Wang Li juga menyangka. Bahwa, Lin Feng berasal dari keluarga kuno yang sudah hilang itu.


Hua Qing yang ucapan nya di berhenti, karena di sela Lin Feng. Tadinya Hua Qing ingin bertanya, kenapa tidak menyebutkan nama aslinya. Setelah dipikir-pikir, Hua Qing paham. Bahwa, Lin Feng ingin menyembunyikan identitas nya.


Wang Li mempercayai nya begitu saja dan kembali menatap Hua Qing.


Lin Feng hanya mengamati Wang Li, lalu tersenyum.


"Bukankah Patriak sudah melarang mu, untuk pergi ke hutan terlarang". Ucap Wang Li.


"Maaf guru". Hanya itu yang keluar dari mulut Hua Qing.


"Tapi kamu tau kan Hua Qing, bahwa hutan terlarang adalah tempat palingan berbahaya. Guru juga, belum tentu bisa selamat dari sana". Ucap Wang Li.


"Ya aku tau itu guru, tapi anehnya para hewan buas tidak terlalu menampakkan diri. Aku hanya bertemu seseorang, yang sangat ingin merebut tanaman yang aku temukan". Jelas Hua Qing.


"Siapa mereka?". Tanya Wang Li.


"Tidak tau guru". Jawab Hua Qing.


Setelah percakapan, mereka bertiga langsung bergegas menuju rumah Patriak.


___________________


Terimakasih untuk support nya ya teman-teman.


Walaupun cerita ini masih banyak typo nya, aku akan terus belajar dari awal ini. Jadi, ketika bikin cerita lagi tidak banyak typo nya.


********************


Jangan lupa like dan komentar nya ya.


Terimakasih.....

__ADS_1


__ADS_2