SISTEM PENGUASA 7 ALAM SEMESTA

SISTEM PENGUASA 7 ALAM SEMESTA
KERIBUTAN DI RUMAH MAKAN.


__ADS_3

...Jangan lupa like dan komentar nya ya....


...Terimakasih....


...***********...


Lin Feng kini sudah sampai di kerajaan air, Lin Feng masih harus mulai semua ini dari mana.


Lin Feng yang saat ini masih berada di restoran, ada seorang wanita dengan penutup wajah.


Wanita itu langsung berjalan ke arah meja Lin Feng duduk, hanya meja yang di duduki Lin Feng yang masih kosong.


"Apa aku boleh duduk di sini". Tanya wanita itu?". Tanya wanita itu.


"Silahkan". Jawab Lin Feng yang sedang menikmati makannya.


Lin Feng sambil menunduk, jadi wanita yang di depannya tidak jelas melihat wajah Lin Feng.


"Pelayan, aku pesan". Ucap wanita itu.


"Ya, pesan apa nona?". Tanya pelayan itu.


"Arak dan daging panggang". Jawab wanita itu.


"Baik nona". Balas pelayan.


Tidak lama setelah itu, pelayan kembali dengan nampan di tangannya.


"Ini pesanan anda nona". Ucap pelayan.


"Terimakasih". Balas wanita itu.


"Sama-sama". Balas juga oleh pelayan.


Setelah itu pelayan pergi, wanita di depan Lin Feng langsung melahap semua makanan tersebut. Lin Feng yang dari tadi duduk, melihat sedikit wanita didepannya makan. Lin Feng sedikit terpana dengan pesona dari wanita di depannya, Lin Feng melihat dengan jelas saat wanita itu makan.


Tidak lama setelah itu, Lin Feng melihat wanita di depannya telah selesai makan dan minum arak yang wanita itu pesan.


Tidak lama setelah itu, datang lah seorang pria dengan beberapa pengawal yang berjumlah sepuluh.


"Kalian kosong kan tempat ini, aku ingin makan dengan tenang". Ucap pria itu pada pengawalnya.


Para pengawal yang menerima permintaan dari tuan muda, para pengawal mulai mengusir semua orang di sana. Di tempat itu hanya tersisa Lin Feng dan wanita bercadar di depan Lin Feng.


Pria tadi yang menyuruh pengawal mengosongkan tempat itu, langsung saja berjalan ke arah meja Lin Feng dan wanita bercadar.

__ADS_1


"Apa kamu tidak mendengar apa , tuan meminta kalian semua keluar dari tempat ini". Ucap salah satu pengawal.


"Apa kalian tidak lihat aku sedang minum arak". Balas wanita bercadar.


Sedangkan Lin Feng sendiri hanya diam saja tanpa menjawab, pria yang menghampirinya Lin Feng dan wanita bercadar. Kini, fokus pria itu pada wanita bercadar.


"Nona, maaf jika aku mengganggu anda minum". Ucap sopan pria itu.


"Tuan muda, kenapa anda minta maaf?". Tanya heran salah satu pengawal.


"Kalian tidak perlu tau, kalian usir saja lelaki yang ada di depannya itu, aku akan makan dan minum bersama wanita bercadar ini". Perintah pria itu.


"Baik tuan muda, kami mengerti". Jawab serentak pengawal pria itu.


Para pengawal itu, langsung saja berdiri di belakang Lin Feng.


"Kenapa kalian berdiri di belakang ku, aku tidak bisa pergi begitu saja. Setelah aku selesai makan, aku akan segera pergi. Jadi, kalian tidak perlu khawatir". Ucap Lin Feng.


"Apa kamu tidak mendengar perkataan tuan muda, dia meminta mu untuk segera pergi dari tempat ini". Ucap salah satu pengawal.


Pengawal baru saja berkata, ingin memegang bahu Lin Feng. Tapi dengan mudahnya, Lin Feng menancapkan satu sumpit di tangan itu.


Arghhhh


Suara teriakan langsung menggema di tempat itu, pemilik rumah makan saja hanya bisa diam saja. Wanita bercadar dan pria itu terkejut, melihat tiba-tiba lengan pengawal sudah tertusuk satu sumpit.


Orang yang di sebut tuan muda itu, langsung saja menatap Lin Feng dengan perasaan takut.


"Kenapa kalian hanya diam saja, cepat bunuh bocah itu". Perintah pria itu.


Sisa pengawal yang tersisa, langsung saja melesatkan pedang yang mereka pegang ke arah Lin Feng.


"Kalian sungguh benar-benar membuat ku muak". Gumam Lin Feng.


Pada saat semua pedang itu akan mengenai ke arah Lin Feng, tidak tau kenapa pengawal itu langsung saja terbang ke belakang semua.


Kejadian itu terjadi dengan sangat cepat, pria yang tadi memerintahkan para pengawal nya. Kini, pria itu benar-benar menatap Lin Feng dengan sangat takut.


Wanita bercadar yang ada di depan Lin Feng, wanita juga cukup terkejut dengan apa yang di lihatnya barusan.


Lin Feng yang sudah malas meladeni, langsung saja berdiri dan berjalan ke arah pria yang terduduk lemas.


"Mau apa kamu hah". Ucap pria itu.


"Aku adalah anak dari wali kota di kerajaan air ini". Lanjut pria itu sambil ketakutan.

__ADS_1


"Apa aku peduli, aku tidak pernah takut dengan siapapun. Jika ada orang yang mengganggu ku, maka tentu saja akan aku kasih pelajaran". Ucap Lin Feng.


Lin Feng yang menerjang pria itu, dengan cepat Lin Feng memukul perut pria itu. Pria yang di pukul oleh Lin Feng, tidak sempat melihat apa yang di lakukan oleh Lin Feng. Langsung membuat pria itu terbang ke belakang, sampai membentur tembok rumah makan.


"Ternyata kamu berani juga". Ucap wanita bercadar tanpa melihat ke arah Lin Feng.


"Tidak ada urusan nya dengan mu, aku hanya tidak suka di ganggu saja". Balas Lin Feng.


"Apa kamu tidak takut menjadi buronan di sini?". Tanya wanita itu.


"Aku tidak peduli, walau harus kerjaan yang harus aku lawan". Jawab Lin Feng.


Kini Lin Feng yang tampak sedikit marah pun, langsung berjalan ke arah pria yang sedang tergelak lemas setelah Lin Feng terbang kan sampai menabrak tembok.


"Jangan mendekat, jangan mendekat". Teriak takut pria itu.


Lin Feng tidak perduli dengan teriakan itu, langsung saja Lin Feng mengambil tangan milik pria itu.


Krack


Lin Feng mematahkan kedua tangan pria itu, lalu Lin Feng berjalan ke arah pemilik rumah makan itu.


"Maaf paman, karena telah membuat keributan di tempat makan anda". Ucap tulus Lin Feng.


"Ini untuk getaran makanan dan kerusakan yang sudah terjadi". Lanjut Lin Feng sambil memberikan sekantong koin.


"Maaf tuan, tapi anda setelah ini akan di buru oleh wali kota di sini". Ucap khawatir pemilik rumah makan.


"Tidak usah khawatir, aku akan mencari terlebih dahulu wali kota di sini, sebelum wali kota itu mencari keberadaan ku". Balas Lin Feng.


Setelah berkata, Lin Feng langsung pergi dari rumah makan itu. Wanita bercadar yang melihat Lin Feng pergi, wanita itu langsung dengan cepat mengikuti Lin Feng.


Kini Lin Feng telah sampai di gang yang sempit, lalu Lin Feng berhenti.


"Apa kamu akan terus mengikuti ku?". Tanya Lin Feng.


"Ah, ternyata aku ketahuan". Jawab wanita bercadar itu sambil keluar dari tempat sembunyi nya.


"Kenapa kamu mengikuti ku?". Tanya Lin Feng.


"Aku tidak ada alasan, hanya tertarik saja kepada mu". Jawab wanita bercadar.


"Apa kamu tidak takut terlibat dengan ku, kini aku sudah menyinggung wali kota". Ucap Lin Feng.


"Justru aku malah bersyukur ada orang yang ingin menghancurkan wali kota yang sekarang". Balas wanita bercadar itu.

__ADS_1


Lin Feng tidak membalas perkataan dari wanita bercadar, lalu Lin Feng pergi meninggalkan wanita bercadar itu. Wanita bercadar tadi, masih terus saja mengikuti Lin Feng.


__ADS_2