SISTEM PENGUASA 7 ALAM SEMESTA

SISTEM PENGUASA 7 ALAM SEMESTA
25. BOCAH BUSUK?...


__ADS_3

"apa kau kepala klan ini". Tanya Lin Feng.


"Iya benar, kau salah berurusan dengan ku bocah busuk". Teriak kepala klan.


"Jangan salah kan aku, salah kan anak mu itu, dia mencari masalah denganku, aku sudah memperingatkan nya". Ucap Lin Feng.


"Hanya di ranah kaisar saja, mau berlaga hebat di depan ku". Tambah Lin Feng dengan santainya.


Kepala klan yang mendengar ucapan terakhir Lin Feng, langsung emosi nya meluap keluar, kepala klan sangat tidak terima, ketika dirinya di hina oleh anak kecil seperti Lin Feng.


"Apa kau bilang bocah busuk". Teriak kepala klan marah.


Melihat itu, Li Dan jadi tidak sabar untuk mencoba kekuatan nya.


"Kak, apa aku boleh bertarung sekarang?". Tanya Li Dan yang sudah tidak sabar.


Sedangkan Lin Feng sendiri, hanya menggeleng kan kepalanya, melihat kelakuanku adiknya sendiri.


"Nanti lah, kau sangat tidak sabaran, kau tidak akan mampu melawannya, tunggu saja, beberapa orang akan sampai di sini, nanti kau bisa sepuasnya berpesta". Jawab Lin Feng sambil tersenyum.


Awal nya Li Dan kecewa, tapi Li Dan sadar, perbedaan kekuatan nya terlalu jauh, sedikit kemungkinan untuk menang dari orang di depannya.


"Baiklah kak, aku akan mendengar kan ucapan mu". Ucap Li Dan lesu.


"Bagus kalau kau paham". Balas Lin Feng.


Lin Feng juga tidak enak hati memberikan jawaban tidak puas kepada adiknya, tapi kalau Lin Feng mengiyakan ucapan Li Dan, sangat berbahaya buat Li Dan.


Tidak lama kemudian, para tetua dan si kaki angin datang ke tempat kepala klan berdiri, mereka datang dengan jumlah sembilan, di tambah kepala klan jadi sepuluh orang.


Para tetua klan Qiu, rata-rata sudah menembus alam raja bintang lima dan enam, untuk Li Dan sendiri, Li Dan berada di tahapan alam raja bintang enam.


"Tuan, saya sudah membawa semua tetua ke sini". Ucap si kaki angin sambil membungkuk hormat.


Kepala klan melihat si kaki angin, langsung tersenyum senang.


"Hahaha, lihat lah bocah busuk, kau sudah terkepung di sini". Teriak kepala klan sombongnya.


"Apakah kau akan menyerah sekarang". Ejek kepala klan.


Lin Feng melihat itu, tidak gentar sama sekali, baginya orang di hadapan Lin Feng tidak lain dari seekor semut.


"Apa kau yang bisa menang, karena kau mengeluarkan semua tetua mu ini". Ucap Lin Feng membalas ucapan kepala klan.


Kepala klan mendengar ejekan balik dari Lin Feng, sudah tidak tahan lagi dengan amarah nya sudah kepala klan bendung dari tadi.

__ADS_1


"Semuanya, serang ke dua busuk itu". Teriak kepala klan marah.


Kepala klan, si kaki angin dan kepala sekte, langsung maju secara bersamaan, untuk menyerang Lin Feng dan Li Dan.


Sementara Lin Feng melihat itu, hanya bisa tersenyum saja.


"Li Dan, kau lawan para tetua saja, semampu mu tapi, jangan banyak-banyak, satu atau dua orang cukup untuk mu". Ucap Lin Feng.


"Baik kak, aku tau kok batasan ku sendiri". Balas Li Dan semangat.


"Baiklah, mari kita mulai pestanya". Ucap Lin Feng.


"Baik kak". Balas Li Dan.


Lin Feng dan Li Dan, melesat secara bersamaan, Lin Feng langsung mengarah kan tinju ke arah kepala klan, kepala klan yang melihat itu langsung berteriak.


"Tetua sekalian, untuk bocah kecil itu, temannya si bocah busuk ini, kalian serang aja dengan dua orang, sisanya menyerang bocah busuk ini". Teriak kepala klan.


Setelah mendengar ucapan klan mereka, langsung saja kedua orang menyerang ke arah Li Dan.


Sementara sisanya menyerang Lin Feng, semua tetua, kepala klan dan si kaki, langsung menyerang ke arah Lin Feng.


Lin Feng yang melihat terkepung, hanya tersenyum, sambil berkata.


"Kalian sangat bodoh sekali, tapi dengan seperti itu, aku tidak terlalu mengkhawatirkan nya, karena kalian pengertian sekali dengan ku". Ucap Lin Feng mengejek.


"Cepat habisi bocah busuk ini, setelah itu kita habisi teman si bocah busuk ini". Teriak kepala klan.


Orang yang menyerang Lin Feng, langsung mengeluarkan kan semua jurus nya masing-masing.


"Elemen angin, jurus bor angin"


"Elemen angin, jurus angin topan"


"Elemen angin, jurus bola angin"


"Elemen angin, jurus tinjuan angin"


"Elemen angin, jurus telapak angin"


"Elemen angin, tendangan angin"


"Elemen angin, kecepatan hembusan angin"


"Elemen angin, gemuruh ombak angin"

__ADS_1


Jurus yang di keluar kan semuanya, di urut kan dari tetua pertama sampai kepala klan.


Melihat orang yang menyerang Lin Feng sudah mengeluarkan kan jurusnya masing-masing, Lin Feng hanya tersenyum.


"Kalian sangat lambat sekali". Ucap Lin Feng.


"Asal kalian tau, kita bagaikan langit dan bumi, kita beda jauh". Ucapnya lagi dengan santai.


Lin Feng tidak membalas serang itu, tapi hanya menunggu semua serangan itu sampai kepada dirinya, pada saat semua serangan akan mengenai dirinya, Lin Feng langsung mengeluarkan kan jurusnya elemen nya juga.


"Elemen angin, pelindung angin"


Dung.


Sangat terdengar jelas suara dentuman dari serangan kepada Lin Feng, asap mengepul begitu lebat, kepala klan dan tetua yang melihat ini sangat senang.


"Hahahaha, dasar bocah busuk, berani nya kau datang ke sini, lihat dirimu sekarang, hancur tanpa sisa". Ucap kepala klan sambil tertawa.


Asap masih saja mengepul begitu banyak, keanehan pun mulai terjadi,


"Tu-tuan, sepertinya ada yang salah". Ucap gugup si kaki angin sambil menunjuk ke asal asap yang mengepul di depan mereka.


"Ap...". Ucapan kepala klan terhenti.


Bagaimana kepala klan tidak terkejut, Lin Feng sudah menghadapi kekuatan besar dari dirinya dan tetua klan, tapi kepala sangat terkejut ketika Lin Feng masih selamat dari semua serangan itu.


"Hehehe pak tua, kenapa kau sangat perhatian sekali sih, enak bener tau tadi, kau tau aku kepanasan, makanya kau berniat untuk menyejukkan ku kan". Ucap Lin Feng sambil tersenyum mengejek kepala klan.


Kepala klan sendiri sangat terkejut, kepala klan sampai tersungkur ke belakang, kini kepala klan tau, orang yang di depannya bukan orang biasa.


"Si-siapa kamu sebenarnya?". Tanya gugup kepala klan dan ketakutan yang sudah menjalar ke semua tubuhnya.


"Aku sudah memperingatkan Qiu Long bukan, jika dia mencari masalah lagi dengan ku, maka yang kena imbasnya juga adalah klan nya sendiri". Ucap santai Lin Feng.


Kepala klan sadar, dia terlalu memanjakan Qiu Long, sampai-sampai harus menyinggung seorang monster di depannya, kepala klan sangat bingung sekarang, antara martabat dan anaknya.


"Tuan muda, aku mohon belas kasih mu, aku akan memberikan setengah kekayaan ku, asal jangan bunuh anak ku, di putra penerus klan Qiu". Ucap kepala klan sambil ketakutan dan sujud di depan Lin Feng.


Lin Feng yang mendengar ini, entah tertawa atau menangis, orang didepannya ini sangat benar-benar tidak mendengar kan apa yang di ucapnya tadi.


"Apa kau tuli atau gimana, dalam ke adaan masih dalam bahaya dan kau masih memikirkan anak manja mu itu". Ucap Lin Feng dengan tegas.


Kepala klan dan lainnya tersadar, tidak akan yang selamat kali ini, baik dirinya sendiri maupun yang lain, cuman ada satu kata yaitu MUSNAH.


***

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR NYA YA.


TERIMAKASIH...


__ADS_2