
...Apa arti semua ini, apa aku sendiri harus terus berusaha walau tidak ada hasilnya?......
...------------------...
...Jangan lupa like dan komentar nya ya....
...Terimakasih...
...*************...
"Hu Bing, nanti aku akan membutuhkan kekuatan kalian, jadi bersiap lah dalam keadaan apapun". Ucap Lin Feng.
Setelah berucap, Lin Feng langsung pergi dari liontin semesta, di dalam liontin semesta, Zhi Qin sedih dengan kepergian Lin Feng.
"Nona, anda tidak perlu bersedih, nanti tuan juga akan kembali". Ucap Hu Bing menenangkan Zhi Qin.
"Kamu juga tadi dengarkan kan, jika tuan meminta kita bersiap, itu artinya tuan membutuhkan kita". Lanjut Hu Bing.
Zhi Qin yang mendengar perkataan dari Hu Bing, langsung saja Zhi Qin menghapus air matanya yang menetes dengan lengan nya.
Di tempat lain, tepat nya di tempat Lin Feng sekarang, Lin Feng sudah kembali ke tempat penginapan.
"Apa aku harus pergi ke kediaman kepala desa". Ucap Lin Feng.
"Lebih baik nanti malam saja, siapa tau nanti malam sepi di desa ini". Lanjut Lin Feng.
Tapi apa yang tidak di ketahui Lin Feng, nanti malam adalah acara besar yang dia adakan dadakan oleh kepala desa.
Tidak ada yang mengetahui itu, jadi otomatis semua orang kini sedang menyiapkan jamuan yang sangat besar.
...--------------...
Di kediaman kepala desa.
"Hari ini adalah waktunya aku membuka portal alam iblis". Ucap kepala desa.
"Dengan persembahan dari penduduk desa ini, pasti cukup untuk membuka portal alam iblis". Lanjut kepala desa.
Di sisi lain, salah satu prajurit kepala desa masuk ke dalam ruangan milik kepala desa.
"Maaf jendral, jika mengganggu kenyamanan anda". Ucap hormat prajurit.
"Ada apa prajurit?". Tanya kepala desa.
"Semua persiapan warga, kini semuanya telah siap jendral". Jawab prajurit.
"Bagi sekali". Ucap kelapa desa senang.
"Apa kamu sudah menyiapkan formasi nya?". Tanya kepala desa.
"Sudah tuan, hanya tinggal menunggu nanti malam saja, ketika semua warga sudah berkumpul". Jawab prajurit.
"Bagus sekali, bagus". Ucap senang sekali kepala desa.
__ADS_1
"Aku kembali lah dulu, bantu para warga agar mereka tidak curiga". Perintah jendral.
"Baik jendral". Balas prajurit.
Setelah berkata, prajurit itu langsung pergi meninggalkan ruangan kepala desa, kepala desa sendiri di dalam ruangan hanya tertawa bahagia, karena apa yang di nantikan olehnya sebentar lagi akan terwujud.
"Tunggu saja kalian para manusia, dunia ini sebentar lagi akan jadi milik ras iblis". Ucap senang kepala desa.
"Hahahaha". Tawa kepala desa.
...-------------------...
Kini hari sudah mulai malam, Lin Feng yang sudah membersihkan badan terlebih dahulu, Lin Feng berniat mencari rumah makan.
Pada saat Lin Feng keluar dari penginapan, Lin Feng tidak menyangka bahwa di desa akan seramai ini.
"Sebenarnya apa yang terjadi". Gumam Lin Feng.
Karena rasa penasaran Lin Feng, laku Lin Feng berjalan ke arah salah satu warga.
"Maaf pak". Ucap Lin Feng.
"Iya, ada apa nak?". Tanya pria tua itu.
"Ada acara apa di desa ini, kenapa begitu ramai?". Tanya penasaran Lin Feng.
"Apa kamu tidak tau anak muda". Ucap pria tua itu.
"Kepala desa mengadakan jamuan, katanya untuk memperingati desa lembah bulan yang makmur". Lanjut pria tua itu.
"Kami juga tidak tau, kata kepala desa, ini semua untuk membuat para warga senang, oleh karena itu, kepala desa membuat jamuan yang sangat besar untuk desa nya sendiri". Jawab pria tua itu.
"Kalau begitu, terimakasih pak". Ucap Lin Feng.
"Iya sama-sama anak muda". Balas pria tua itu.
Pria tua itu langsung pergi dari hadapan Lin Feng, kini Lin Feng berdiri dengan bingung.
"Padahal aku malam ini akan mengintai ke kediaman kepala desa, tapi mengapa malah ramai begini". Batin Lin Feng.
"Sistem, sebenarnya apa yang terjadi, tidak tau kenapa, aku merasakan firasat buruk". Ucap Lin Feng.
"Kepala desa akan melakukan tumbal tuan, agar kepala desa itu bisa membuka portal dari alam iblis". Balas sistem.
"Apa yang harus aku lakukan sistem?". Tanya Lin Feng.
"Kepala desa membuat semacam formasi tuan, tuan lebih baik hancurkan formasi itu, agar semua warga tidak menjadi tumbal dari kepala desa". Saran sistem.
Lin Feng yang mendengar itu, langsung saja pergi ke tempat dimana acara itu akan di lakukan.
Pada saat mencari tempat di mana acaranya akan di lakukan, ternyata acara itu akan di lakukan di depan kediaman kepala desa.
Lin Feng langsung saja menuju kediaman kepala desa, Lin Feng yang menuju ke sana, sudah banyak warga yang sedang menyiapkan perjamuan tersebut.
__ADS_1
"Aku harus segera mencari formasi itu di buat". Ucap Lin Feng.
Lin Feng langsung saja mencari dimana formasi itu di buat, pada saat yang sama, Lin Feng melihat formasi itu mengelilingi di mana perjamuan itu akan di laksanakan.
"Aku harus dengan cepat melepas semua formasi itu". Ucap Lin Feng.
Dengan cepat, Lin Feng langsung mencabut semua formasi yang sudah terpasang menggiling perjamuan.
Di sisi lain, kepala desa tidak menyadari apa yang sudah di lakukan oleh Lin Feng, para prajurit kepala desa juga tidak menyadari hal itu, karena mereka di suruh untuk membantu para warga, agar warga tidak ada yang merasa curiga.
Lin Feng yang sudah mencabut semua formasi yang sudah di pasang kepala desa pun, kini kembali ke tempat awal, Lin Feng bersikap seperti tidak terjadi apa-apa.
Para warga yang sudah menyiapkan perjamuan itu, kini telah selesai semuanya.
Para prajurit yang lainnya, langsung memanggil para warga yang belum ke sana.
Setelah beberapa menit kemudian, para prajurit kembali dengan para warga yang tersisa.
Setelah semua telah siap, salah satu prajurit masuk ke dalam ruangan kepala desa.
"Jendral, semuanya sudah siap". Ucap prajurit dengan hormat.
"Baik, kamu kembali, umumkan pada para warga, aku sebentar lagi akan segera ke sana". Ucap kepala desa.
"Baik jendral". Balas prajurit.
Lalu prajurit itu keluar dari ruangan kepala desa, sedangkan kepala desa sendiri hari ini merasa bahagia sendiri.
"Sebentar lagi, waktunya ras iblis menguasai dunia". Ucap kepala desa.
"Hahahaha". Ketawa kepala desa.
Di luar, prajurit mulai mengumpulkan semua warga desa menjadi satu, Lin Feng juga berada di tengah-tengah warga.
"Buat semua warga desa lembah bulan, kepala desa sebentar lagi akan datang". Ucap prajurit.
Semua warga bersorak senang, ketika mendengar apa yang di katakan oleh prajurit.
Tidak lama setelah itu, kepala desa keluar dari pintu rumahnya dengan elegan.
"Itu kepala desa"
"Lihat dia sangat elegan sekali"
"Sangat cocok menjadi kepala desa kit"
Berbagai pujian keluar dari mulut warga, kepala desa yang mendengar pujian itu, tentu saja dirinya merasa senang, karena bisa menaklukkan para warga desa lembah bulan.
Lin Feng yang saat itu, hanya menatap ke arah kepala desa, kini Lin Feng yakin, jika kepala desa salah satu jendral dari ras iblis.
...----------------...
...Jangan lupa like dan komentar nya ya....
__ADS_1
...Terimakasih....
...*********...