SISTEM PENGUASA 7 ALAM SEMESTA

SISTEM PENGUASA 7 ALAM SEMESTA
KELAKUAN LI DAN


__ADS_3

Jangan lupa like dan komentar nya ya.


Terimakasih...


****


Pertandingan sudah resmi di buka, para peserta yang akan mengikuti lomba tiap sekte, setiap sekte berjumlah lima orang.


Satu persatu, peserta dari sekte mulai maju ke arena pertandingan, dimulai dari sekte tanah, yang berada di peringkat tiga.


Kemudian di ikuti peserta dari sekte air, yang berada di peringkat ke dua.


Di ikuti dari belakang, peserta dari sekte api yang membuat heboh semua penonton di sana.


Sekte api berada di peringkat pertama, walau api bisa di padamkan oleh air, tapi teknik yang di gunakan dari sekte lebih unggul.


Di lanjutkan dengan peserta terakhir yaitu sekte angin, walaupun berada di peringkat terakhir, sekte angin kalah dari sekte lainnya dari hal sumber daya nya.


Pada saat peserta dari sekte angin masuk, semua penonton terlihat biasa dan ada juga yang bersorak bangga pada mereka.


Pada saat para penonton baru menyadari kehadiran Li Dan, di situlah banyak orang yang berpikir bahwa sekte angin akan berada di peringkat terakhir lagi.


Di tempat para Patriak.


Patriak dari setiap sekte juga kaget, dengan kehadiran Li Dan yang ikut serta pertandingan.


Para Patriak itu berpikir, apa Patriak dari sekte angin sudah tidak waras, anak kecil seperti itu juga di ikut sertakan dalam pertandingan.


"Patriak sekte angin, apa kamu sudah tidak mempunyai murid lain, sampai-sampai anak kecil begitu saja kamu ikut kan dalam pertandingan ini". Ejek Patriak sekte api.


"Apa kamu tidak mau meningkatkan peringkat sekte mu, justru itu akan membuat mu masih di peringkat terakhir". Tambah Patriak api.


Patriak sekte angin, merasa kesal dengan ejekan yang di berikan untuknya dari sekte api.


Tapi sekte angin kembali tenang, karena Patriak sekte angin sendiri yang tau akan kekuatan dari Li Dan sendiri.


"Patriak sekte api, jangan terlalu sombong dengan ucapan mu itu, apa karena sekte mu terus berada di peringkat pertama, lalu itu membuat mu seenaknya saja menghina yang lainnya". Bela sekte air.


Patriak sekte api cukup kesal, dengan apa yang di ucapkan sekte air untuknya.


"Patriak sekte air, apa kamu sudah tidak ingin berada di posisi kedua, apa kamu mau menyerahkan posisi itu ke sekte angin". Ejek sekte api.


"Tapi memang kenyataannya kan, kalau sekte api ku, masih tetap di peringkat pertama dari tahun ke tahun dan aku percaya tahun ini pasti peringkat pertama lagi". Tambah sombong Patriak sekte api.


Patriak sekte tanah sudah muak, dengan perkataan sombong dari Patriak sekte api.


"Patriak sekte api, jangan terlalu sombong kau ya, siapa tau sekte api mu akan tergeser dari salah satu dari kami". Ucap marah Patriak sekte tanah.

__ADS_1


Patriak sekte api, mendengar Omelan dari Patriak sekte tanah, Patriak sekte api hanya mengacuhkannya.


Sedangkan Patriak sekte angin, melihat Patriak keduanya tidak akur dengan Patriak sekte api, Patriak sekte angin langsung memasang wajah santai.


"Kalian berdua, terimakasih karena mau membela ku, tapi biarkan saja, biarkan pertandingan hari ini yang membuktikan nya". Ucap Patriak sekte angin.


Kedua Patriak air dan tanah, mereka berdua langsung tenang dengan perkataan yang di berikan dari Patriak sekte angin.


Patriak sekte api sendiri, memasang muka kesal, kenapa tidak ada yang berpihak padanya, malah berpihak kepada sekte lemah.


Keempat nya pun langsung beralih ke arena pertandingan.


Di arena pertandingan.


"Kakak senior, sekarang strategi apa yang akan kita lakukan?". Tanya Li Dan.


"Kita tidak tahu, sepertinya mereka akan saling menghajar terlebih dahulu, kita akan di acuhkan, seperti tidak di anggap di hadapan mereka, karena semua orang juga tau, sekte angin berada di peringkat terakhir". Jelas senior.


Li Dan yang mendengar dengan jelas dari penjelasan yang di berikan seniornya, Li Dan berpikir, jika seperti itu, Li Dan tidak harus terlalu banyak mengeluarkan tenaga pertandingan ini.


"Kakak senior, bagaimana jika kita duduk dan menonton saja, biarkan mereka bertarung dan kita tunggu saja sisanya". Ucap santai Li Dan.


Ke empat senior sekte angin, langsung saja mereka tercengang dengan apa yang di ucap kan bocah kecil di hadapan mereka.


Kenapa anak kecil seperti nya, bisa berpikir untuk menunggu mereka selesai bertarung, lalu menunggu sekte yang tersisa.


Salah satu senior Li Dan, senior itu sangat marah dengan sikap yang di berikan Li Dan.


"Jangan karena Patriak sendiri yang merekomendasikan mu, jadi kau bisa seenaknya saja". Teriak senior.


Li dan tidak memperdulikan itu, mata Li Dan lalu mencari yang nyaman buat Li Dan duduk dan nonton.


Setelah matanya tertuju di pojok, Li Dan lalu berjalan ke sana, kemudian Li Dan duduk.


Para penonton, raja, Patriak dan yang lainnya, sangat bingung dengan apa yang di lakukan oleh Li Dan.


Para penonton langsung mulai mencemooh Li Dan.


"Kenapa anak kecil seperti itu ikut bertanding, lihat lah apa yang dia lakukan, dia hanya duduk dan akan menonton pertandingan". Ejek penonton.


"Benar, jika tidak berniat ikut lomba, kenapa harus memaksakan".


Terjadi kegaduhan di para penonton, dengan apa yang di lakukan Li Dan.


Di tempat Lin Feng.


"Lin Feng, kenapa Li Dan malah duduk?". Tanya Hua Qing.

__ADS_1


"Kamu kenal dengan anak kecil itu nona Hua Qing?". Tanya Khu Ming.


"Aku mengenal nya, dia adalah adik tiri sekaligus murid dari Lin Feng". Jawab Hua Qing.


Khu Ming dan Khu Ling, begitu terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh Hua Qing, keduanya terkejut karena adik tiri Lin Feng ikut bertanding.


Tapi keduanya sudah pasti tahu Jawabannya, jika Li Dan ikut pertandingan, berarti Li Dan itu kuat.


Sedangkan Lin Feng sendiri, hanya tersenyum dengan apa yang di lakukan Adi tirinya.


Lin Feng hanya setuju dengan apa yang di lakukan oleh Li Dan, walau tidak boleh meremehkan musuh, tapi di situasi seperti ini, tidak ada yang bisa menandingi Li Dan.


Di tempat duduk para raja.


"Raja angin, apa kamu kenal dengan anak kecil itu?". Tanya raja air.


"Tidak, tapi itu murid dari sekte angin seperti nya". Jawab raja angin yang sama saja bingung.


"Kenapa sekte angin mengikuti sertakan anak kecil seperti itu". Ucap raja api.


"Aku juga tidak tau, mungkin karena anak kecil itu kuat seperti nya". Balas raja angin.


"Mana mungkin anak sekecil itu kuat, apa kamu sudah tidak waras raja angin, untuk seumuran begitu, paling hanya di tingkat pemula". Ejek raja api.


"Sudah lah, biarkan saja, lagian mereka juga yang bertanding, kita di sini hanya memeriahkan pertandingan ini". Balas raja tanah.


Lalu para raja kembali menatap ke arah arena lagi, ternyata para pengeram dan putri pun ikut ke acara pertandingan ini.


Datang seorang pemuda, berpakaian berwarna merah, yang sudah di pastikan pangeran dari raja api.


Pangeran raja api itu, lalu berjalan ke hadapan raja angin, setelah berada di depan raja angin, lalu pangeran membungkuk biasanya di hadapan raja angin.


"Pangeran dari kerajaan api, apa ada yang kau ingin tanyakan padaku?". Tanya raja angin.


"Aku ingin bertanya, dimana sekarang putri anda raja?". Tanya pangeran api.


"Putriku sedang berada di sekte angin". Jawab raja angin.


"Lalu kenapa putri anda tidak ikut pertandingan ini?". Tanya pangeran api.


"Mungkin putriku belum mencapai kekuatan sebenarnya". Jawab asal raja angin.


**********


Jangan lupa like dan komentar nya ya.


Terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2