Something Lost

Something Lost
Ayo, Menikahlah Denganku!


__ADS_3

Audi duduk sambil melihat ke luar jendela. Tatapan matanya menerawang sangat jauh, pikirannya kini kembali di mana dirinya memiliki seseorang yang sangat berarti di dalam hatinya. Seseorang yang di panggilnya Ayah dan Ibu.


Hari ini adalah hari di mana dia menjadi keluarga kedua orang yang pernah di anggap keluarganya itu. Dia bahkan tidak pernah tahu, kapan hari kelahirannya.


“Makanlah, aku tidak habis pikir kau ada di sini, dan memakan makanan ini,” pesan dari Bok Joon.


Dua tahun ini gadis itu tinggal bersamanya, kehidupan gadis itupun hampir sama dengannya.


Dia masih ingat dengan sangat jelas isi surat yang kedua orang tua angkatnya tinggali untuknya.


“Keluarga Kim Dan, begitu baik padamu. Apakah mereka tidak berniat jahat padamu?”


“Tidak, aku sudah melihat masa lalu mereka. Mereka menyukaiku, aku bersyukur bertemu dengan keluarga mereka,”


“Kau tidak ingin membalas dendam? Bantuan keluarga Kim Dan, bisa membantumu balas dendam, aku rasa pria itu menyukaimu,”


“Aku tidak ingin memanfaatkan keluarga mereka yang begitu baik padaku,”


Audi tahu jika perempuan yang tengah bersamanya itu ingin balas dendam pada keluarga Anggara. Bahkan dia membantu gadis itu bersinar dengan nama lain.


“Apa kau ingin bersembunyi terus-terusan seperti ini?”


“Akupun ingin balas dendam, aku hanya belum cukup kuat untuk balas dendam. Sandaranku masih begitu rapuh,”


Mengingat kejadian dan alasannya bertahan, karena diapun ingin balas dendam, namun ketika berada selama ini di negara gingseng dia tidak ingin balas dendam dan ingin menikmati hidup biasa-biasa saja.


“Siapa bilang sandaranmu rapuh? kau punya diriku," tiba-tiba Kim Dan datang sambil membawa sebucket bunga, dan di belakangnya terlihat Presdir Kang dan adiknya.


“Aku benci mengatakannya padamu, tapi cepat sembuh,” kata Jessica.


Audi hanya tertawa kecil.


“Aku sudah menyerah mendapatkan hati Kim Dan, jadi dia milikmu saja,” kata Jessica. “Tapi, aku masih belum menganggapmu teman,”


“Siapa juga yang ingin berteman denganmu,” sanggah Bok Joon.


“Kau ikut keluar dengan kami, biarkan mereka berduaan,” kata Jessica sambil menarik lengan Bok Joon.


Sepertinya mereka berdua tidak begitu akur. Tapi, Audi merasa heran juga belakangan ini, Jessica tidak pernah mengganggunya lagi.


Audi menatap keluar, sambil membelakangi Kim Dan. Pantulan dari kaca membuat Audi bisa melihat Kim Dan, walaupun dia tidak melihat pria itu secara langsung.


“Kini kau tahu rahasia tentang diriku, aku hanya gadis yang penuh masa lalu begitu hina, bahkan bekas seorang narapidana. Mungkin di dalam hatimu, aku ini begitu hina dan menjijikkan, dan ingin segera menjauh dariku,” kata Audi membatin.

__ADS_1


Mereka hanya terdiam, tidak mengeluarkan sepatah katapun, seakan tengah berpikir.


“Aku tidak percaya, jika gadis itu adalah dirimu. Sepertinya, kita berdua saling terhubung satu sama lain, hanya saja kita tidak tahu kapan waktu itu terjadi, dan belum menyadarinya. Dari belakang ku lihat dirimu begitu rapuh, kau sembunyikan dengan sifat dinginmu selama ini. Salahku, hingga membuatmu batal menikah, dan membuatmu menderita selama tiga tahun ini, tapi aku bersyukur jika pernikahanmu dengan pria itu dibatalkan, jika tidak kau tidak akan datang di kehidupanku dengan memperkenalkan dirimu secara resmi padaku,” Kim Dan membatin.


“Ayo menikah...” kata Kim Dan tiba-tiba, hingga membuat Audi terkejut.


“Hei, kau tidak salah makan?” tanya Audi yang begitu kaget.


Mereka baru saja bertunangan sebulan yang lalu, bahkan usia pertunangan mereka belum genap dua bulan, dan pria itu ingin menikah dengannya? Ck. Rasanya dia salah mendengar, apalagi mereka hanya berpura-pura saja.


“Tidak, aku serius,” kata Kim Dan dengan serius.


Namun tidak dengan Audi, dia merasa jika pria itu tengah membuat lelucon.


“Kakak ini, sungguh tidak romantis,” tiba-tiba Julian datang mengejutkan Kim Dan.


Wajah kesal, penuh dengan aura ingin membunuh tergambar sangat jelas, bagaimana tidak sepupunya datang tiba-tiba dan langsung mengkritiknya.


“Wanita itu ingin di lamar dengan romantis, penuh lilin, bunga, cincin, dan penuh kejutan. Tapi ini....”


“Kau ingin mati? Keluar dari sini...” Kim Dan menatap Julian dengan tatapan dingin.


“Kakak Ipar...” tiba-tiba pria itu merengek pada Audi. “Aku datang kemari karena menjengukmu,”


“Jangan selalu mengoda dan menjahilinya, jika kau tidak ingin di kirim ke Afrika untuk syuting,”


“Kalian berdua sama-sama dingin,”


Pria itu, tidak bisa di ukur. Usianya sudah bukan anak remaja lagi, tapi tingkahnya seperti anak lima tahun.


“Lian Lian kecil, aku ingin berbicara bedua dengan kakak sepupumu, bisakah nanti kita berdua bicara lagi?” tanya Audi sambil mengelus rambut milik Julian membuat Kim Dan menatap dingin.


Pria itu merasa hangat dan bahagia, apalagi gadis yang di panggil kakak ipar olehnya itu memanggilnya dengan sangat spesial.


“Baiklah, aku akan keluar,”


Audi menatap pria itu, pernyataan yang tadi di katakan oleh Kim Dan masih terngiang di kepalanya.


“Karena kau pulang dari sana, kau pasti tahu tentang diriku,” kata Audi sambil menundukan kepalanya.


Audi malu memperlihatkan wajahnya pada pria itu.


“Ya, aku sudah tahu. Kekasih asli Hansen yang di rumorkan selingkuh sebelum hari pernikahan,”

__ADS_1


“Sayangnya itu benar. Aku pernah tidur dengan pria lain,”


“Direktur muda, yang membawa pria itu di puncak kejayaan bahkan sampai saat ini perusahaan itu bisa masuk salah satu perusahaan terbesar di dunia,”


“Aku hanya mantan direktur, yang di tuduh korupsi uang perusahaan,”


“Karena itu, ayo menikah dan balaskan dendammu,”


“Terima kasih... Tapi, aku ingin menikmati sandiwara menjadi tunanganmu saja,”


Jawaban yang di berikan oleh Audi tidak enak di dengar olehnya.


“Aku tidak akan menyerah menenangkan hatimu, aku ingin membuktikan jika diriku bisa melindungi dan akan selalu percaya padamu,” kata Kim Dan membatin.


“Aku tidak pantas bersama denganmu, apakah pantas seorang gadis seperti ku, yang pernah tidur dengan pria lain menerima ajakkanmu untuk menikah. Menurutku, aku tidak pantas,” kata batin Audi sambil menatap Pria itu di dinding kaca.


“Kenapa Hanna ingin membunuhmu?”


“Dia menyukai Jojo,” jawab Audi.


“Dia lagi... Dia lagi... Aku akan membuat perhitungan dengannya, agar tidak dekat-dekat denganmu lagi,” Kim Dan begitu geram.


“Jangan lakukan apapun, aku yang membuat gadis itu marah dan menikam ku dengan pisau,” kata Audi menjelaskan. “Kau sudah tahu kejadian lima tahun lalu bukan, tentang gadis kembar itu,” perkataan Audi membuat Kim Dan terkejut.


“Aku membantunya menangkap pembunuh kekasihnya, tapi siapa yang menyangka kejadiannya begitu rumit, bahkan kau pun terlibat menyembunyikan kembaran gadis itu. Jojo—dia terperangkap di masa lalu itu. Dia temanku, dan sebagai temanku, aku harus membantunya,”


“Bagaimana denganmu? Kamu juga masih terperangkap di dalam masa lalumu,”


Kim Dan tidak setuju dengan apa yang di katakan oleh Audi, karena diapun terperangkap di masa lalu.


“Menikahlah denganku, Audi...” kata Kim Dan lagi meminta agar wanita itu agar menikah dengannya.


Keluarga Kim Dan tiba-tiba mendengarkan apa yang baru saja di katakan oleh Kim Dan.


“Ternyata kita datang di waktu yang tidak tepat,” kata Ibu Cha yang tengah membawa beberapa makanan.


“Kapan kalian akan menikah?” tanya Kakek.


Audi hanya menutup wajahnya, sambil menangis. Keluarga itu sangat ingin dia menjadi keluarga besar itu. Kim Dan memeluk Audi menutupi agar tidak terlihat oleh Ibu, Ayah dan Kakeknya, wanitanya tengah menangis.


“Mengapa tidak memberitahu jika datang,” kata Kim Dan dengan kesal.


“Cucuku sepertinya malu, karena kita mendengar dia melamar. Sebaiknya kita pergi dari sini,” kata Kakek Kim sambil tersenyum. “Akhirnya, aku bisa memiliki cicit juga, aku bisa memamerkan mereka ke teman-temanku,” kata Kakek Kim sambil tertawa dengan sangat bahagia.

__ADS_1


__ADS_2