Something Lost

Something Lost
Penderitaan Hansen Anggara!


__ADS_3

Seorang bar tender tengah membersihkan gelas, tatapan matanya kasihan melihat pria yang di hapannya itu. Seorang pria tengah mabuk, beberapa botol minuman keras dengan alkohol tinggi telah habis di minum olehnya.


Sesekali dia bergumam dengan tidak jelas. Dia masih sadar, belum kehilangan kesadarannya. Beberapa tahun ini dia menjadi pelanggan di tempat itu.


Beberapa temannya datang menghampirinya yang tengah mabuk itu.


“Aku tahu mengapa dia seperti ini, dia masih saja mencari gadis itu,” kata salah seorang temannya.


Sejak dia memutuskan menikah dengan gadis yang kini menjadi istrinya itu, hari-harinya seperti sebuah tong yang begitu indah, namun tidak memiliki isi di dalamnya.


Walaupun dia menjadi pebisnis yang handal, namun dia kehilangan sesuatu yang berharga miliknya. Semua yang di rasakan, tidak lain karena hasil kerja keras seseorang yang sangat berarti.


Kebencian, kerinduan bercampur aduk di dalam hatinya. Perasaannya, entah perasaan mana yang lebih dominan.


Jane Daevi—adalah nama istrinya saat ini, dan juga sahabat yang mengkhianati Audi. Bukan hal kecil untuk mendapatkan hati seorang Hansen.


Jansen yang melihat foto milik Audi yang tidur dengan seorang pria, seketika itu emosi dan memilih menikah dengan Jane.


Dua orang anak yang mengemaskan bukti dari pernikahannya dengan Hansen. Anak kembar, laki-laki dan perempuan.


Jane yang melihat suaminya itu tengah mabuk begitu geram, karena dia tahu alasan pria itu mabuk. Rasanya tiga tahun ini, tidak ada dirinya di dalam hati pria itu, walaupun suaminya membenci Audi namun pria itu juga mencintai Audi.


“Audi... kapan kamu kembali...” racau Hansen yang tengah mabuk.


“Aku sudah tebak, pasti dia memikirkan gadis itu lagi,”


“Kasihan Jane. Menikah dengan pria yang tidak menyukainya, bahkan rela membantu pria bodoh ini di perusahaan,”


Tentang mencintai, bukanlah hal yang mudah untuk di lakukan, apalagi meminta orang lain untuk menggantikan posisi orang itu di dalam hati. Sama halnya dengan Hansen, walaupun dia membenci seorang Audi, namun dia pun mencintai gadis itu.


Mungkin yang membuat Hansen bertahan, karena kedua anak kembarnya itu yang tumbuh menjadi anak-anak lucu dan mengemaskan.


Kehidupannya bisa di katakan, seimbang dengan penderitaan Audi. Namun, Audi berbeda dengannya. Hanya ada rasa benci, dan kekecewaan yang ada di dalam hatinya untuk seorang Hansen.


Audi masih sangat jelas mengingat hari itu, hari di mana dia di hina habis-habisan, di buat menderita terus menerus. Namun yang lebih menyakitkannya adalah, pria yang di cintainya mengatakan diirnya begitu hina.


Kehidupan Hansen terlihat sempurna di mata semua orang, namun tidak di dalamnya ada begitu banyak duri yang menyakitkan. Pertengkaran yang tidak kunjung habis-habisnya dengan istrinya, namun bertahan karena anak yang mereka miliki.


Tidak hanya Audi yang menderita, Hansen, dan Jane merasakan penderitaan.


Jane memiliki Hansen, namun tidak memiliki hatinya, tanpa rasa cinta yang di berikan padanya, Jane hanya sebuah Bunga yang menunggu alam yang menyiramnya. Namun dia bersyukur jika Hansen tidak menceraikannya sampai saat ini. Karena Hansen tidak mengetahui apa yang di perbuat Jane untuk memisahkan pria itu dari orang yang di cintainya.

__ADS_1


Sejak dulu Jane menyimpan perasaan pada Hansen, mungkin lebih dulu dirinya mengenal Hansen. Namun sayangnya, Hansen menyukai Audi.


Jane mendekati Audi karena hal itu, awalnya agar dia lebih dekat dengan Hansen, namun semakin lama, dia makin berambisi untuk memiliki pria itu. Mungkin sudah menjadi tren merebut kekasih orang lain.


Menfitnah Audi, mencoba mencelakai Audi, dan masih banyak hal lain yang di gunakan untuk menyingkirkan gadis itu.


Posisi Jane mengantikan Audi, pencapaiannya hampir sama dengan Audi. Namun di mata karyawan, Jane sangatlah kasar dan sombong karena dia adalah istri Hansen.


“Apa kalian tidak bisa kerja? Kemampuan kalian tidak pernah berkembang sama sekali,”


Setiap rapat gadis itu selalu berteriak dan memarahi karyawannya. Seakan ingin melampiaskan emosi miliknya.


Karyawan yang dulunya di pekerjakan oleh Audi, kini menjadi bawahan Jane, mereka pun merasakan setiap hari menjadi pelampiasan amarah Jane. Namun mereka tetap bertahan dan beranggapan jika Audi akan kembali di perusahaan itu.


Beberapa cangkir kopi tengah berada di hadapan mereka masing-masing.


Ruangan tanpa Cctv, menjadi tempat yang cocok untuk mereka bergosip.


“Jika seperti ini, aku makin percaya jika direktur pertama tidak selingkuh dan di jebak,”


“Mengapa kau beranggapan seperti itu,”


“Apa kalian lihat tampang Nona Audi akan selingkuh? Bahkan Nona Audi tidak mungkin menggelapkan dana,”


“Jika aku bertemu, aku ingin bekerja untuknya dari pada berada di sini setiap hari selalu di marahi oleh nenek sihir,”


“Apa Nona...”


“Ini rahasia ya di antara kita berlima, sepupuku yang tengah bekerja di luar negeri mengirimiku sebuah foto tentang presdir dan tunangannya, saat aku lihat siapa tunangannya itu adalah nona Audi,”


“Benarkah? Kau tidak bercanda kan?”


“Tentu tidak, saat ini Nona Audi menjadi direktur Departement kesehatan disana, tapi tidak masuk ke dalam manajement perusahaan. Nona beralih menjadi seorang dokter,”


“Yaa... syang sekali,” gerutu mereka yang tengah bergosip.


“Ini menjdi rahasia kita yang da di sini, aku tengah mendaftarkan pekerjaan di sana. Jika aku bisa bertemu dengan Nona, aku akan memintanya menerima kita untuk bekerja dengannya,”


“Oke. Jika kau berbohong, kami akan menenggelamkanmu,”


Audi salah akan beberapa hal, jika dia tidak hanya sendiri di dunia ini. Masih ada orang yang mempercayainya, bahkan beberapa orang menjadikan dirinya sebagai panutan. Hanya saja, dirinya terlalu terlena dengan cintanya, hingga beranggapan dia hanya memiliki Hansen dan tidak membutuhkan orang lain lagi.

__ADS_1


Setelah obrolan panjang semalam dengan Kim Dan, Audi kembali bekerja seperti biasanya.


Maona kini menjadi sekertaris Kim Dan, namun belum mengetahui tentang siapa tunangan Kim Dan. Sebelum pulang kemarin, Kim Dan menyuruh untuk tidak membicarakan soal siapa tunangannya, dan memilih untuk merahasiakannya.


Ancaman bagi yang mengatakannya adalah di pecat dari perusahaan.


Senyuman kebanggaan terukir di wajah Maona karena berdiri di samping seorang Kim Dan, semua orang sejak dulu ingin menempati posisi itu. Nyatanya Kim Dan memilih Maona.


Suara riuh di lobi perusahaan ketika Kim Dan masuk bersama dengan Maona. Audi hanya cuek melihat itu.


Agak mengherankan ketika karyawan melihat Audi dan Kim Dan seperti tengah bermusuhan.


Audi hanya melewati Maona, yang tengah memberi salam padannya.


“Selamat pagi Direktur Audi...” kata Maona memberi salam, seakan dia ingin memberikan kesan baik di hadapan Kim Dan.


Audi tidak membalas, dan hanya melewati gadis itu.


“Direktur Audi....” panggil Kim Dan.


“Apa ada yang bisa saya bantu Tuan?” tanya Audi dengan tatapan dingin tanpa perasaan.


“Sekertaris Maona memberi salam padamu,”


“Maaf. Aku tidak mendengarnya...” kata Audi sambil memperlihatkan Earphone yang tengah di pakainya.


Pagi hari yang penuh dengan gosip untuk seorang karyawan baru untuk Maona.


“Sepertinya sekertaris itu begitu spesial untuk Tuan Kim,”


“Bahkan sampai Tuan Muda membelanya di depan Nona Audi,”


“iya benar. Nona Audi kan...”


“Dengar-dengar kabar nih, direktur tengah bertengkar dengan tunangannya...”


“Kasihan tunangan Tuan Muda...”


Maona merasa ada yang aneh karena kedatangannya penuh dengan gosip. Bahkan tengah berhadapan dengan Audi.


"Cih. Aku di samping seorang Kim Dan, tidak akan ada yang berani menyentuhku. Aku akan membuat Audi di keluarkan dari perusahaan dan aku bisa menenangkan hati pria ini," senyum kecil terukir di wajah Maona.

__ADS_1


Satu langkah masuk ke dalam jebakkan, itulah yang di pikirkan oleh Audi. Dia ingin memuat gadis itu berharap kemudian harapannya itu sia-sia. Sejak dulu gadis itu membuat masalah dengannya, padahal Audi tidak pernah berurusan dengan gadis itu.


Dia ingin gadis itu merasakan bagaimana hidup di dalam dunia penuh dengan gosip dan pembicaraan banyak orang.


__ADS_2