Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"

Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"
Berikan Sedikit waktu


__ADS_3

Catatan \= Author tidak buatkan pernikahan secara agama Denish dan Dilara ya makk, jadi mari berimajinasi menurut agama dan kepercayaan masing-masing 🙏🏻.


Tar pas resepsi setelah disetujui keluarga Ursula (Daddy Hazel dan Dilara) baru author nyebar undangan ya makkk💋💋💋💋.


*******


Apartemen Denish Lucifer


Pusat kota


Setelah acara pernikahan


Secara keagamaan


21.20 PM


Dilara Tampak bingung harus melakukan apa saat ini, saat mereka telah menyelesaikan pernikahan secara keagamaan, kak hazel dan uncle Jo nya mengantar mereka hingga ke apartemen Denish.


Mereka sempat mengobrol bersama untuk beberapa waktu, bahkan Denish juga uncle Jo terlihat bercerita dan berbagi kisah kemudian mereka seolah-olah membicarakan masa depan Denish dan dirinya.


Dilara tidak paham apa yang dibicarakan semua orang saat membahas soal pekerjaan yang benar-benar buta untuk dia mengerti.


Hingga akhirnya setelah hari benar-benar menggelap, Kak hazel dan uncle Jo nya memutuskan untuk pulang.


Dia mendapat kan ciuman hangat dari kedua orang tersebut lantas sang kakak perempuan yang baru dia ketahui dan dia kenal itu memberikan sebuah kotak cantik yang berisi hadiah indah berupa kalung permata dan juga sebuah album foto kecil untuk dirinya.

__ADS_1


Bola mata Dilara Sejenak menatap dalam kalung tersebut, lantas dia mencoba membuka album kecil yang ada di hadapannya itu secara perlahan.


"Oh"


Seketika Dilara menutup mulutnya dengan kedua belah tangannya.


Dia cukup terharu dan dia seperti nya kenal siapa yang ada di dalam album foto tersebut.


Itu wajah dia di masa kanak-kanak nya.


Ada dia dan seorang gadis kecil yang usianya beberapa tahun di atas nya, dia fikir itu pasti kak hazel nya.


Seketika air mata nya tumpah saat dia tahu itu adalah foto lawas mereka, dan Dilara fikir Laki-laki dan perempuan yang ada di sisi kiri dan kanan mereka pasti Mommy dan Daddy nya.


Dia fikir kapan dia bisa bertemu dengan mereka dan memeluk mereka?.


Tiba-tiba suara Denish mengejutkan dirinya.


Dilara langsung menghapus Air Matanya Dengan cepat, Denish baru saja selesai membersihkan tubuhnya, masih dengan terbalut handuk Laki-laki itu langsung duduk dihadapan Dilara, dia Mulai menyentuh lembut wajah gadis itu.


"Jangan menangis, itu menyakiti aku hmm"


Ucap Denish pelan sambil menelisik wajah cantik dihadapan itu,. menghapus sisa Air mata di wajah Dilara.


Dilara mengangguk pelan.

__ADS_1


"Maafkan aku"


Jawab gadis itu pelan kemudian menundukkan pelan kepalanya.


"Kita akan bertemu tidak lama lagi, beri aku sedikit waktu untuk menyakinkan soal kita pada orang tua kamu, terutama Daddy kamu"


Ucap Denish pelan.


"Ini mungkin sedikit sulit seperti kata ku di awal, tapi aku berjanji akan membawa kamu tidak lama lagi untuk bertemu dengan seluruh anggota keluarga kami"


Denish Terus bicara sambil menyentuh lembut wajah Dilara.


Gadis itu mengangguk pelan, mencoba memahami setiap ucapan dari Denish.


"Ini begitu indah"


Denish bicara mencoba untuk mengalihkan pembicaraan, berusaha membuang kesedihan di balik wajah cantik dihadapan nya itu.


Seolah-olah teralihkan, Dilara mengangguk kan cepat kepalanya, menatap kalung indah yang mulai di angkat Denish dari tempat nya.


Laki-laki itu memutar lembut tubuhnya, tiba-tiba Denish meletakkan kalung tersebut ke lehernya.


"Ini cantik, dia begitu Cocok untuk kamu gunakan"


Bisik Denish tepat di Balik telinga nya.

__ADS_1


Seketika Dilara merasa darah nya berdesir saat suara itu mendominasi tepat di balik telinga nya, Bahkan saat bibir indah laki-laki itu menyentuh ujung telinganya, tiba-tiba tubuhnya menjadi meremang tidak menentu.


__ADS_2