Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"

Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"
Waktu yang telah berakhir


__ADS_3

Ozvit secepat kilat ikut keluar dari mobilnya ketika Erika mengejar keberadaan Melisa.


Dia jelas mengejar sosok Hazel didalam mobil tersebut.


Tapi bola mata nya cukup terbelalak kaget saat dia melihat dua sosok perempuan berwajah sama disana.


Dia melihat dua Hazel di dalam mobil tersebut dan seorang gadis muda yang dia temui ketika masih di sarang black pearl mafia.


Ada apa ini?!.


Dia fikir yang mana istri nya?!.


Alih-alih peduli kebingungan Ozvit ketiga orang itu saling mengacungkan senjata, bersiap saling menyerang sambil berusaha keluar dari dalam mobil tersebut.


Gadis muda dihadapan nya tampak terkekeh, menatap hazel disisi kanan nya.


"Kau ingin menipu orang lain?"


"kau yang ingin menipu suami ku dengan teman mu"


Hazel disisi kanan bicara dengan suara yang begitu santai.


"Apa aku terlihat seperti seorang penipu?"


Hazel di sisi kiri nya menjawab datar.


"Kamu tidak bisa mengenali kami, Habibi?"


"Kamu paling tahu mana yang benar di antara kami"


Dua manusia dengan rupa yang sama itu terus bicara, membuat Ozvit dilanda ke kacauan Mendalam untuk mengenali sang istri, suara kedua perempuan itu yang saling menyahut semakin membuat bingung dirinya.


"Habibi?"


"Habibi?"


Shi..t.


Ozvit fikir adakah dia bisa menemukan jawaban yang mana istri nya.

__ADS_1


Gadis dihadapannya mengangkat pistolnya dengan cepat.


Kesisi kanan nya.


Dia fikir bagaimana jika gadis itu salah mengenali orang.


"Hentikan"


"Kita bergerak sejauh ini untuk mengubah semuanya"


"No..jangan dengarkan dia"


"Tidakkah Daddy bisa mengenali Mommy?"


Oke pertanyaan gadis dihadapannya seketika membuat dia mengerutkan keningnya.


"Apa?"


"Waktunya semakin menyempit, kita harus membuat pilihan"


Gadis itu bicara cepat.


"Habibi ?"


"Habibi ?"


Tiba-tiba suara salah satu nya memecah keadaan, dia mengacungkan senjata nya ke arah depan sambil Berkata.


"Aku tidak peduli soal apapun, yang aku pedulikan hanyalah kamu mengembalikan putra ku sekarang juga"



Barisan kalimat itu seketika membuat Ozvit membeku, Sepersekian, detik kemudian seolah-olah sadar mana Hazal mana bukan, Ozvit langsung menyerang Perempuan yang ada disisi Kiri nya dan berada tepat di sisi kanan gadis di hadapannya tanpa berfikir dia tiga kali.


Seketika baku hantam terjadi di antara mereka, dimana dia dan Hazel palsu Saling menerjang dan memukul, sedangkan Hazel sebenarnya mencoba meraih sesuatu di tangan Hazel duplikat nya.


Yang tidak lain tabung berisi bayi mereka.


Dan bisa Hazel rasakan Pintu portal semakin mulai bergerak menutup.

__ADS_1


Entah bagaimana kejadian nya terasa begitu cepat sekali saat tiba-tiba Hazel palsu menarik Hazel yang sebenarnya menuju ke dalam mobil, Ozvit seketika panik, memaksa Ikut masuk saat perempuan itu melakukan mobilnya ke arah depan jurang.


Gadis di hadapan mereka secara perlahan tubuhnya menghilang sedikit demi sedikit.


Ozvit bisa merasakan tangan nya ikut menghilang secara perlahan.


Semua seolah-olah seperti sebuah mimpi tidak berbatas dimana mobil yang mereka naiki tiba-tiba melaju kencang ke arah depan dan.....


Tiba-tiba mobiil Tersebut menerjang jalanan dan melesat lepas menuju ke arah sebuah jurang terjal didepannya.



Ozvit seketika membulatkan bola matanya, dia meraih tubuh Hazel dengan cepat dan memasukkan nya kedalam pelukan nya.


Bisa dia rasakan hantaman keras terjadi di Antara mereka, gerakan cepat yang seolah-olah menyedot mereka melewati mesin waktu.


Seolah-olah Dejavu, Mereka pernah melewati malam yang sama, yah... mereka benar-benar telah melewati malam yang sama dan terbangun untuk mengulang waktu.


Dan kini mereka kembali mengalami nya, sama persis, di suasana malam yang sama, seolah-olah di waktu yang sama dengan posisi yang sama.


"Sayang"


Ozvit bicara sambil memeluk erat tubuh sang istri di antara keadaan yang mengguncang mobil tersebut.


Hantaman demi hantaman terasa begitu jelas terasa di Antara mereka.


Laki-laki itu perlahan memejamkan bola mata nya sambil dia menggenggam erat kepala Hazel agar tidak terhempas.


Meskipun dia tahu mungkin mereka akan kembali mati dalam keadaan yang sama, setidaknya dia pernah mencoba memperbaiki masa mereka yang pernah hancur sebelum nya.


"I love you, I love you..."


Kau tahu sayang, jika seribu kali kehidupan dan kematian menghantam kita, demi Allah perasaan ku tidak akan pernah berubah.


Aku akan tetap memperbaiki masa lalu yang terjadi, dan berharap tidak pernah ada masa lalu di antara kita.



Dan mesin waktu seolah-olah bergerak menghancurkan semua keadaan saat ini.

__ADS_1


__ADS_2