Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"

Suami Kejam Yang Terlahir Kembali "Balas Dendam Sang Suami"
Menjaga pandangan dan sebagai penyempurna agama


__ADS_3

Mansion utama


Erika Monte


21.10 PM


Sejenak Erika menatap laki-laki yang ada dihadapan nya itu untuk beberapa waktu, dia melipat kedua tangannya sambil menaikkan ujung Alisnya.


"Uncle tidak mau memberitahukan aku soal semuanya? kenapa tiba-tiba melamar diriku tanpa persetujuan terlebih dahulu?"


Tanya Erika sambil menyandarkan tubuhnya di dinding tepat di sisi kiri Jacob.


Bisa dia lihat Jacob tengah terlihat duduk di atas kursi sofa, laki-laki itu tengah menatap layar laptop yang ada dihadapan nya.


Entah apa yang di lakukan laki-laki itu dia tidak tahu, dia fikir seperti nya Jacob tengah mengurus soal sesuatu yang di berikan oleh Ozvit malam kemarin di mana mereka bersama mendatangi Denish dan Dilara.


Mendengar pertanyaan Erika, seketika jacob menghentikan kegiatan tangan nya, bola mata laki-laki itu langsung menoleh kearah Erika.


"Kemarilah"


Ucap Jacob sambil menutup laptop nya, dia mengulurkan tangan kanan nya sambil menatap bola mata gadis itu untuk beberapa waktu.


Melihat cara Jacob saat ini seketika membuat Erika mengerutkan keningnya.


Laki-laki terlihat begitu aneh sejak kemarin fikir nya.


Awalnya Erika cukup ragu untuk melangkah maju, pada akhirnya dia melangkah juga kedepan mendekati Jacob.


Bola mata Erika mulai menelisik wajah Jacob ketika dia telah berdiri tepat dihadapan laki-laki tersebut.


"Duduk lah"


Ucap Jacob sambil meraih tangan nya.

__ADS_1


Seketika gelanyar aneh menghantam perasaan nya, dia mencoba untuk menekan semua rasa yang datang secara tiba-tiba, mencoba mengendalikan dirinya agar tidak terseret pesona laki-laki yang begitu dia cintai sejak dia masih kecil itu.


"Aku butuh sebuah penjelasan"


Ucap Erika lagi.


Yah dia jelas butuh penjelasan.


Dia fikir kenapa Jacob tiba-tiba melamar nya melalui nenek Del Piero?.


Mereka menyusun strategi awal untuk melindungi Denish dan Dilara, mencoba untuk membàwa Dilara agar tidak bertemu dengan Daddy nya lebih dulu.


"Mereka takut jika-jika Daddy Hazel sampai khilaf mata."


Namun rencana tidak seindah kelihatan nya, sebab mereka nyaris keduluan oleh Daddy Ozvit.


Pada akhirnya Obrolan Antara dirinya dan Jacob kemarin soal Denish, mereka sepakat untuk membantu Denish dan Ozvit untuk mendekatkan Dilara dengan keluarga nya, mencoba mengurangi kemarahan di dalam diri Daddy Hazel dan membuat pengertian agar Daddy Hazel mau memaafkan Denish Secara perlahan sedikit demi sedikit.


Tidak ada pembicaraan sama sekali sebelum nya di antara mereka?.


Bukankah itu aneh?.


Sangat mencurigakan bagi Erika.


"Erika?"


Suara Jacob mengejutkan pemikiran nya.


"Ah?"


Pada akhirnya gadis itu langsung duduk tepat disamping laki-laki itu sambil, itu masih menatap laki-laki itu penuh dengan jutaan tanda tanya.


"Pernah mendengar Nasihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam soal Menikah Menjaga Pandangan Mata?"

__ADS_1


Tanya Jacob tiba-tiba.


Erika diam sejenak, cukup lama, hingga akhirnya dia mengangguk kan kepalanya.


"Hmm"


"Aku sedang menjaga pandangan ku"


Jacob kembali melanjutkan ucapannya.


Yah dia sedang menjaga pandangan nya, terdengar aneh tapi Erika benar-benar mengganggu pandangan nya.


"Aku melakukan nya Dengan keimanan dan rasa takut dalam hati, Aku bisa saja menahan pandangan matanya dari yang haram kemarin bahkan hari ini tapi tidak untuk besok dan seterusnya . Dan kita tahu di hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan bahwa dengan menikah, seseorang akan lebih dapat menjaga pandangannya dan memelihara ***********. Karena dia bisa menyalurkan syahwatnya kepada sesuatu yang halal, yaitu istrinya."


"Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang mampu untuk menikah, maka menikahlah.Karena menikah itu lebih dapat menahan pandangan dan lebih memelihara kemaluan” (HR. Bukhari no. 5065 dan Muslim no. 1400)"


"Kamu paham maksud aku bukan?"


Jacob terus bicara sambil menatap dalam bola mata Erika.


"Satu-satunya orang yang mampu membuat pandangan ku tidak terjaga adalah kamu dalam berpuluh-puluh tahun hidup ku"


"Pakaian mu, tutur kata mu, penampilan mu, gerak-gerik mu, semua nya tanpa terkecuali"


"Jadi karena Hal ini pandangan mata bisa membangkitkan kekuatan birahi, sehingga nasehat beliau memerintahkan untuk mengurangi kekuatan itu dengan cara mendatangi seorang istri, realita nya aku belum lah menikah dan satu-satunya orang yang membuat aku ingin pergi untuk memenuhi salah satu penyempurna ibadah adalah kamu"


"Menikah diibaratkan sebagai separuh ibadah. Ini sesuai dengan hadis yang berbunyi: "Barangsiapa menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh ibadah nya  (agamanya). Dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah SWT dalam memelihara yang sebagian sisanya." (HR. Thabrani dan Hakim)."


"Sebelum nya Aku sudah memikirkan nya dengan matang, mendiskusikan nya dengan Ozvit dan Mommy ku sebelum Mommy bicara dengan kamu kemarin"


"Dan Bukankah Mommy ku sudah berkata? kamu bebas menjawab apapun Sesuai keputusan hati kamu, saat kamu bilang iya, aku dan keluarga ku akan mendatangi Melisa untuk melamar mu secara resmi"


Mendengar penuturan Jacob seketika Erika terdiam, bola matanya terlihat berkaca-kaca.

__ADS_1


__ADS_2