
Hazel berusaha untuk menjadi setenang mungkin, dia fikir dia tahu kemana orang-orang ini akan membawa diri nya.
Portal waktu!.
Mereka sama-sama mengejar waktu dengan cara yang berbeda.
Sosok jahat nya ingin membunuhnya dan menggagalkan rencana nya untuk memperbaiki masa lalu hingga ke masa depan, sedang kan dia jelas ingin memperbaiki semua nya, dia ingin hubungan dia dan Ozvit membaik, dia ingin anak mereka kembali, dia ingin tidak ada pengkhianatan, dia ingin tidak ada kisah Anusha, low, Denis, Dilara atau Erika yang terseret ke dalam alir balas dendam yang tidak jelas.
Dan dia harus menghancurkan pokok persoalan utama yang merusak semua tatanan kehidupan mereka.
Dimulai dari....
Seketika Hazel menoleh ke arah Melisa yang tengah mengarahkan senjata ke kepalanya sejak tadi.
Perempuan itu duduk di samping dirinya.
Begitu pemikiran nya berkecamuk menjadi satu, Melisa terlihat menatap kedepan dengan wajah tegang, Hazel ikut menoleh. Seketika bola mata Hazel terbelalak kaget saat dia menyadari seseorang ada di depan sana dan...
Brakkkkkk
Mobil yang dia tumpangi menabrak gadis yang ada di hadapannya itu.
No...!.
Hazel jelas terkejut setengah mati, itu adalah gadis di masa kini yang akan menjadi pilihan calon putra nya.
Salah satu putri Hillatop yang ikut menembus waktu bersama mereka.
Seketika Hazel menoleh ke arah belakang, bisa dia lihat gadis itu berada tepat di atas mobil mereka, dan gadis itu baik-baik saja.
Begitu melihat perjuangan gadis itu untuk membantu nya mengubah keadaan, memperbaiki keadaan demi putra nya, seketika Hazel mendapatkan kembali kekuatan nya untuk melawan semua orang.
Bola mata Hazel seketika berpaling, menatap versi dirinya yang tengah mengendarai mobil menuju ke arah depan.
"Seseorang mengikuti kita"
Melisa bicara kearah dirinya dalam versi jahat yang tengah mengendarai mobil tersebut.
Hazel seketika melirik ke arah kaca spion, bisa dia lihat sebuah mobil mencoba mengejar mereka.
Lalu tiba-tiba dari arah depan sebuah mobil lain mencoba untuk menghentikan mereka, dengan gerakan cepat duplikat dirinya mencari celah dan...
Ciittttttttt
__ADS_1
Srattttttt
Brummmm
Seketika hazel menaikkan ujung bibirnya, dia tahu siapa yang ikut mengejar mereka.
Bola mata Hazel melirik ke arah jam tangan nya, dia fikir waktu nya semakin menipis.
Dorrrrrrr
Doorrrrr
Duplikat Hazel mencoba menembak Gadis yang ada di atas mobil beberapa kali, melihat hal tersebut Hazel berusaha untuk melirik ke arah Melisa.
Sepersekian detik kemudian tiba-tiba dengan gerakan cepat Hazel menyambar Melisa, meraih senjata nya tanpa rasa takut.
Menghantam perempuan itu dengan sikunya.
Srattttttt
Buggggg
Seketika Melisa terkejut setengah mati, perempuan itu berusaha untuk membalas tapi kalah cepat dari Hazel.
Tangan Hazel dengan cepat membalikkan senjata Melisa dan sepersekian detik kemudian.
Dorrrrrrr
Darah segar mengalir dari balik perut Melisa, wanita itu jelas terkejut setengah mati.
"Brengsek"
Sang duplikat hazel mengumpat, dia marah tapi gadis yang ada di atas mobil tahu-tahu menerjang kaca mobil dari arah samping dan berusaha menyeruak masuk ke dalam mobil.
Duplikat hazel terkejut, dia mencoba kembali menembak tapi Hazel secepat kilat menarik pelatuk nya dan mencoba menembak, begitu gadis itu masuk ke dalam mobil, sebuah gerakan mengejutkan terjadi.
Ciittttttttt
Seketika mobil memutar tanpa perasaan, membuat semua isi nya terkejut dan terpelanting kesana-kemari.
*******
__ADS_1
Ozvit mengerutkan keningnya saat tahu seseorang membawa Hazel di ujung sana, secepat kilat laki-laki itu berlarian mengejar langkah untuk mendapatkan sang istri nya.
Tapi alih-alih berhasil mengejar, sang istri rupanya telah di bawa menggunakan mobil di ujung sana, laki-laki itu mau tidak mau mencari kendaraan lain untuk mengejar nya.
Oh shi. t.
Ozvit mengumpat ketika dia kesulitan mendapatkan kendaraan dari parkiran bawah bangunan tua tersebut.
Laki-laki itu secepat kilat berlarian menuju ke arah berbeda, mencari mobil mana saja yang bisa dia gunakan.
Bola mata nya mendapatkan apa yang dia inginkan, tanpa berfikir dua kali dia memaksa membuka pintu mobil tersebut dengan sekuat tenaganya kemudian menyeruak masuk ke dalam mobil tersebut.
Sepersekian detik kemudian Ozvit secepat kilat melajukan mobilnya, mengejar keberadaan sang istri dengan sekuat tenaga nya.
********
Erika menaikkan ujung alis nya ketika dia berhasil menghentikan mobil dihadapan nya itu, secepat kilat dia menatap lurus ke depan ketika dia melihat seseorang keluar dari arah sisi kiri mobil.
Mommy nya berjalan dengan terseok-seok keluar dari mobil itu, Erika seketika keluar dari mobil nya dan mencoba berlarian melangkah mendekati wanita tersebut.
Kali ini dia tidak menyambut nya sebagai anak kepada Mommy nya, tapi sebagai seseorang yang ingin menuntaskan sesuatu untuk menghabisi wanita yang ada didepan nya.
Melisa membulatkan bola matanya ketika dia melihat Erika Bergerak mendekati dirinya dan...
Buggggg
Sebuah pukulan telak menghantam dirinya.
Wanita tersebut jelas terkejut, dia tersungkur ke jalanan aspal tersebut.
Kletakkkk
Tiba-tiba Erika mengacungkan pistol nya ke arah kepalanya, Melisa lagi-lagi membulatkan bola matanya.
"Apa yang kau lakukan?"
Melisa bertanya sambil mendongakkan kepalanya.
Erika menarik sudut bibirnya sambil menjawab.
"Memusnahkan apa yang seharusnya aku musnahkan"
__ADS_1
Sepersekian detik kemudian sebuah suara tembakan memecah kesunyian malam.