
Restoran xxxxxx
Yokohama
Jepang
Ozvit tampak menatap lurus ke depan, dia mengerutkan keningnya sejenak ketika seorang perempuan datang menemui nya dan mencoba menyampaikan pesan.
Sesuai dugaan Ozvit sejak kemarin, sang investor meminta bertemu di sebuah club malam paling terkenal di sana.
Dikehidupan yang lalu dia pergi bersama Anushka, meminum sesuatu yang salah, hingga berakhir di atas ranjang panas bersama perempuan itu.
Dimasa kini jika dia memaksa untuk terus melakukan nya namun mengganti Hazel untuk menemani nya mungkin semua akan berubah.
Sejak awal dia kembali ke masa kini, Ozvit jelas memutus kan untuk mengubah semua kejadian dimasa lalu tanpa terkecuali, namun melibatkan Hazel didalamnya jelas harus menjadi pertimbangan besar untuk nya.
Dia tidak ingin hal yang buruk terjadi pada sang istri.
Tidak salah dia waspada dan awas di depan, mencoba menyediakan payung sebelum hujan, bahkan mencoba memberikan Hazel perlindungan extra sebelum badai menerjang, jangan sampai sedikit saja terjadi kesalahan hingga membuat dia menyesal untuk yang kedua kalinya.
Sang istri tampak melirik ke arah Ozvit, perempuan itu tampak mengerutkan keningnya,. Secara perlahan Hazel mencoba menyentuh lembut lengan kiri suaminya.
__ADS_1
"Ada apa?"
Tanya Hazel dengan begitu lembut.
"Apa ada hal yang cukup sulit untuk kami putus kan?"
Tanya nya lagi.
"Bukankah kita adalah suami istri, kamu bisa mendiskusikan nya dengan ku, mencoba mencari jalan terbaik bersama, saling memberikan saran didalam satu permasalahan, siapa tahu pada akhirnya kita bisa mendapatkan titik terang atau jalan keluar nya"
Ucap Hazel lagi.
Yah...benar, DISKUSI BERSAMA!. lalu kenapa Ozvit melupakan hal penting seperti itu?.
Dia lupa seharus nya Dalam sebuah hubungan pernikahan tentu tak bisa lepas dari yang namanya masalah, problema atau bahkan hal-hal lainnya. Baik yang sepele maupun yang bukan. Salah satu cara yang efektif untuk menyelesaikan permasalahan yaitu dengan berdiskusi demi Mendapatkan penyelesaian permasalahan yang efektif, Sebab hasil dari diskusi merupakan keputusan bersama yang menyatukan dua ide yang sebelumnya bisa jadi saling berlawanan"
Dan mereka saat ini butuh berdiskusi dan saling keterbukaan.
Meskipun Ozvit tahu lidah nya tidak mungkin berkata soal masa lalu, sebab setiap kali dia ingin bicara seolah-olah ada yang menyumpal mulutnya, namun setidaknya dia punya satu alasan lain yang dia takutkan saat ini.
Yang jelas Klub malam bukan pilihan bijak untuk membicarakan soal bisnis bersama sang investor.
__ADS_1
Sejenak Ozvit menoleh ke arah perempuan yang duduk dihadapan mereka itu.
"Bisa berikan kami waktu sejenak?"
Tanya Ozvit pada perempuan itu.
"Aku akan memutuskan nya dalam 1 jam kedepan"
Lanjut laki-laki itu lagi.
"Baik tuan"
Perempuan itu menjawab cepat sambil menundukkan kepalanya, kemudian perempuan itu dengan cepat berbalik dan meninggalkan Ozvit dan Hazel begitu saja.
Ozvit kembali menoleh ke arah Hazel, sorot matanya tampak begitu serius saat ini, dia berharap mereka bisa mendapatkan satu keputusan bijak soal pertemuan tersebut.
Hazel tampak mengembangkan senyuman nya, menatap balik wajah Ozvit dengan pandangan hangat dan lembut seperti biasanya.
Dimana tatapan itu bisa mengubah Ozvit dalam banyak hal, persis seperti peneduh dikala hati nya memanas, maraj, kesal, bingung dan gundah.
Bahkan belakangan perempuan ini menjadi candu tersendiri untuk seorang Ozvit del Piero.
__ADS_1
"Katakanlah"
Ucap sang istri sambil menggenggam lembut tangan nya.