
Arasel tertawa kecil ketika melihat Ito bersemangat karena ingin membantunya.
Hari dimana bibi Arasel yang bernama Selly yang datang membawa seorang perempuan yang bernama Noura akhirnya tiba di rumah Arasel.
"Selama datang nyonya". Sambut Andi yang setengah membungkukan badannya.
"Dimana Arasel?!" Tanya Selly dengan tidak sabar ingin bertemu Arasel.
"Tuan sedang berada di kamarnya nyonya". Jawab Andi dengan sopan. Walau ia sendiri begitu tidak suka dengan sikap Selly yang begitu arogan.
"Cepat suruh dia kemari!...Bibinya datang kenapa tidak disambut". Ucap Selly dengan ketus.
Kiara yang dari pagi berada di dapur, melihat dan mendengar dengan jelas. Ia merasa sedikit kesal dengan sikap Selly. Namun Kiara tahu batasnya bahwa dia bukan siapa-siapa di rumah ini.
"O...bibi sudah datang". Arasel Menuruni anak tangga sambil melihat Selly dengan tatapan yang tajam.
"Wow, Ganteng banget pria ini...udah tajir gantengnya melebihi artis" . Batin Noura yang sedari tadi tidak melepaskan pandangannya dari Arasel.
Setelah menyambut bibinya, Arasel langsung menuju keruang makan. Selly dan juga Noura mengikuti Arasel. Sebenarnya Arasel risih melihat sikap mereka. Noura selalu mendekati Arasel agar dia tertarik dengannya. Tapi di sisi lain, Kiara yang melihat Arasel didekati oleh perempuan lain, ia merasa tidak suka. Perasaannya merasa tidak nyaman dan ada kekesalan yang memyelimuti hatinya.
__ADS_1
Seperti biasa, sebelum pulang ke rumah Kiara. Setiap pagi Kiara menyiapkan sarapan untuk Arasel. Selly dan Noura merasa heran ketika melihat Kiara yang begitu cantik dan luwes menyiapkan sarapan untuk Arasel.
"Siapa dia Arasel?...Apakah dia pembantumu?...Atau...?". Tanya Selly yang melihat Keheranan dan tidak melanjutkan perkataannya. Karena Selly melihat bahwa Arasel dan Kiara seperti sepasang suami istri.
Arasel yang dari tadi melahap makanannya karena malas berbicara dengan bibinya itu tiba-tiba menghentikan aktifitas makannya. Sebelum Arasel mengatakan sesuatu, Kiara yang dari tadi kesal melihat Noura yang mendekati Arasel mulai angkat bicara.
"Maaf, bibi...Perkenalkan nama saya Kiara Maranatha..saya adalah istri keponakan bibi". Kiara mengulurkan tangannya sambil memberikan senyuman yang manis kepada Selly. Selly dan Nourapun sangat terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Kiara.
Mendengar perkataan Kiara, Arasel sungguh sangat terkejut. Dia bahkan tidak percaya dengan apa yang dia dengar sekarang.
"Bukannya kemarin dia menolak, kenapa sekarang dia malah mau membantuku?". Tanya Arasel dalam hati.
"Benarkah dia istrimu, Arasel?...Kenapa bibi tidak kamu undang dalam acara pernikahanmu?". Tanya Selly yang agak curiga dengan pengakuan Kiara. Selly curiga kalau ini hanya taktik dari Arasel untuk menghindari perjodohan yang telah diatur olehnya.
"Lalu kenapa kalian tidak memakai cincin pernikahan?". Tanya Noura yang masih curiga.
"I-itu..Cincinnya aku taruh di dalam kamar..Karena tadi aku memasak sarapan makanya aku taruh di kamar". Ucap Kiara yang mulai kesal dengan sikap Noura.
"Benarkah?...Lalu bagaimana dengan cincin tuan Arasel...Kenapa juga tidak dipakai?". Tanya Noura dengan senyuman liciknya.
__ADS_1
"C-cinciku...". Arasel bingung mau menjawab apa karena ia belum mempersiapkan skenario ini dengan baik.
"Om, Ini cincin pernikahanmu bukan?". Ucap Ito yang kala itu tiba-tiba muncul dihadapan Mereka. Ito tidak lupa memberi kode kepada Arasel dengan kedipan matanya.
"Kau benar...dimana kau menemukan Ito?". Arasel yang pura-pura tanya kepada Ito.
"Tadi waktu aku ke kamar mandinya om, lalu aku menemukan cincin om...hehehe". Ucap Ito yang kembali memulai skenarionya.
"Nih, punyanya tante juga ada di meja kamar ...hehehe". Sambil memberikan cincin kepada Kiara, Ito memberikan kode juga kepada tantenya itu. Lalu Kiara juga membalas skenario yang di buat oleh Ito.
"Jadi, Kamu masuk ke kamar Om sama tante lagi ya, Ito...Dasar anak nakal". Ucap Kiara sambil pura-pura menjewer telinga Ito.
Noura hanya terdiam tak berdaya melihat mereka. Sedangkan Selly sangat kesal dengan tindakan Arasel.
"Kau siapa?...kenapa orang asing sepertimu ada di sini?". Tanya Selly dengan ketusnya.
"Perkenalkan, nek...namaku Ito...Aku adalah keponakannya tante Kiara..Tapi sekarang aku keponakan om Arasel juga..hehehe". Jawab Ito dengan sombong.
---------
__ADS_1
Jangan hanya baca aja...kasih jempol donk...hehehehe
😆😆😆