Suami Untuk Tante

Suami Untuk Tante
Tamu


__ADS_3

"Selamat pagi tuan". Sapa Andi kepada Arasel


"Pagi juga Andi". Balas Arasel kepada Andi


"Dimana Ito?...kenapa aku tidak melihatnya?". Tanya Arasel yang dari tadi mencari keberadaan Ito.


"Tuan Ito hari ini berangkat pagi karena mendaftarkan dirinya ke Universitas A". Jelas Andi.


"Bukankah Adikmu juga mendaftar di sana, Andi?". Tanya Arasel sambil meminum kopinya.


"Benar tuan". Jawab Andi sambil membungkukkan badannya.


"Apakah Ito tahu kalau adikmu juga masuk ke Universitas A". Tanya Arasel lagi.


"Tidak tuan....Tuan Ito sengaja tidak saya beritahu...Tuan tahu sendirikan kalau adik saya Rin begitu takut dengan laki-laki kecuali saya dan tuan". Jawab Andi sambil menggelengkan kepalanya.


"Tapi ada baiknya jika Ito mengetahuinya...Siapa tahu mereka bisa jadi teman yang baik". Ucap Arasel


"Baiklah tuan, semoga saran tuan bisa membantu adik saya lepas dari ketakutannya dengan laki-laki". Ucap Andi

__ADS_1


Malam ini, Arasel meminta Andi untuk mengundang Rin ke acara makan malam bersama di rumahnya. Karena Arasel sudah menganggap Andi dan Rin sebagai saudaranya sendiri.


Di sisi lain, Selly dan Noura yang sedang duduk di taman merencanakan sesuatu untuk menghancurkan Arasel dan Kiara. Selly yang dari dulu membenci Arasel selalu ingin menghancurkannya berkeping-keping. Sedangkan Noura ingin sekali memiliki Arasel, maka dari itu ia ingin sekali membuat Kiara menderita.


Sesudah pulang dari Universitas A, Ito langsung menuju ke kamarnya. Pikirannya saat ini selalu tertuju pada gadis kampung tersebut. Entah mengapa Ito merasakan sesuatu yang berbeda saat melihat gadis tersebut. Andi yang tanpa sengaja melewati kamar Ito yang terbuka, melihat tingkah Ito yang senyam-senyum sendiri membuatnya penasaran.


"Ehemm...Tuan kok kelihatan senang sekali...Apakah ada sesuatu hal yang menyenangkan saat tuan di Univeraitas A?". Goda Andi sambil menaik turunkan alisnya.


"Kak Andi tahu aja....hehehe". Jawab Ito sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Tahu dong...Soalnya sewaktu saya lewat, tuan tersenyum sendiri". Ucap Andi sambil tertawa dan Itopun ikut tertawa.


"Tadi aku bertemu seorang gadis penampilannya sangat kampungan....Tapi entah kenapa aku sangat tertarik padanya". Jelas Ito


"Aku ngak tau, kak....Mungkin aku suka tapi kayaknya dia ngak suka sama aku". Raut wajah Ito yang semula ceria menjadi sedih.


"Gadis bodoh mana yang tidak suka sama tuan...Tuan Ito itu sangat tampan dan keren". Ucap Andi sambil mengedipkan mata.


"Sudah cukup memujiku...aku jadi mrinding kalau kak Andi bilang gitu". Gerutu Ito. Melihat tingkah Ito, Andi tertawa geli dibuatnya.

__ADS_1


Seperti biasa, Kiara berada di dapur untuk memasak makan malam untuk keluarganya. Karena malam ini akan ada tamu, Kiara membuat masakan yang spesial. Ito yang melihat tentanya merasa heran dan bingung.


"Tante, ada acara apa sih, kok ngak biasanya tante masak sebanyak ini?". Ucap Ito yang merasa heran karna tidak ada seorangpun memberitahu Ito kalau malam ini akan kedatangan tamu.


"Hari ini akan ada tamu, sayang". Jawab Kiara kepada ponakannnya.


"Tamu?...siapa?!".. Tanya Ito yang sangat penasaran.


"Nanti kamu juga akan tahu". Jawab Kiara santai. Ia masih sibuk menyiapkan bahan-bahan yang akan ia gunakan untuk memasak.


"A'aah...Tante bikin aku penasaran". Gerutu Ito


"Dari pada kamu penasaran, mending bantuin tante mengocok telur ini". Ucap Kiara sambil memberikan telur dan wadahnya.


"Baiklah, aku akan membantu tante!" Ucap Ito sambil mulai mengocok telurnya.


Diam-diam dari balik pintu dapur, Noura menguping pembicaraan Ito dan Kiara.


-----------

__ADS_1


Maap upnya lama soalnya authornya lagi berkutat dengan angka2...sampai pusing dibuatnya...hehehehe


Jangan lupa klo suka kasih jempol ya...klo g saka trus ngasih jempol juga gpp...hehehe


__ADS_2