Suami Untuk Tante

Suami Untuk Tante
Gadis Itu


__ADS_3

Ito sangat terkejut tiba-tiba ada orang yang menabraknya. Gadis yang menabrak Ito terjatuh hingga hingga kacamatanya hampir terlepas. Ito yang melihat gadis itu terjatuh segera ingin menolongnya. Tapi saat Ito mau menolongnya, gadis itu sudah bangkit berdiri dan meminta maaf kepada Ito lalu lari begitu saja.


"Dasar, gadis aneh". Batin Ito


"Sreeek".


Ito tanpa sengaja menendeng sesuatu ketika ia berjalan. Dilihatnya sebuah tempat pensil yang tergeletak di depannya. Ito yakin bahwa kotak pensil tadi milik gadis kampung tadi.


"Sudah aneh, ceroboh lagi". Gumam Ito


Ito mengambil tempat pensil tersebut dan mulai mencari gadis tersebut. Ito menanyakan kepada beberapa orang yang ia temui di sepanjang jalan yang ia lewati dengan memberikan ciri-ciri gadis tersebut. Tapi hasilnya nihil. Tak seorangpun mengenal gadis tersebut.


"Hmm, aneh sekali kenapa banyak orang yang tak mengenal gadis yang aku temui tadi...Ya udah deh aku titipin ke pak satpam aja". Batin Ito


Saat berjalan menuju pos satpam, di tengah perjalanannya, Ito melihat sosok yang iya cari. Gadis itu duduk di bawah pohon yang rindang. Sambil memegang sebuah buku gadis tersebut sibuk mencari sesuatu. Kemudian Ito menghampiri gadis itu.


"Apa kau mencari ini?". Ucap Ito sambil menyodorkan tempat pensil yang ia bawa.

__ADS_1


Gadis itu hanya mengangguk dan menundukkan kepalanya.


"T-te..ri..ma ka...sih". Ucap gadis itu dengan gugup dan segera mengemasi barang-barangnya untuk segera pergi dari hadapan Ito.


Sebelum gadis itu lari lagi, Ito segera menarik lengannya.


"Siapa namamu?". Tanya Ito


"M-ma...maaf...S-sa..ya harus pergi". Ucap gadis itu sambil melepaskan lengannya dari genggaman Ito. Dan kemudian lari meninggalkannya.


Ito tersenyum geli melihat apa yang baru saja terjadi. Baru pertama kali ia menemukan gadis aneh seperti itu yang menolak memberitahukan namanya. Biasanya Ito selalu dikejar-kejar oleh banyak wanita. Bahkan tanpa Ito meminta nama para wanita tersebut, mereka dengan suka rela memberitahukan kepada Ito. Tapi gadis yang ia temui hari ini berbeda. Ito semakin penasaran dengan gadis tersebut.


Rumah Arasel


Saat Kiara terbangun dari tidurnya, ia tak menemukan Arasel berada di sampingnya. Badan Kiara begitu lemah dan tak berdaya. Ia tak mampu beranjak dari tempat tidurnya karena pertempuran yang ia lakukan bersama Arasel semalam dan pagi ini. Kiara hanya duduk di ranjang sambil memulihkan tenaganya yang hilang.


"Sayang, kau sudah bangun?". Ucap Arasel sambil membawa nampan yang berisi makanan untuk sang istri.

__ADS_1


"I-iya.." Ucap Kiara dengan suara seraknya.


"Makanlah ini supaya kau bertenaga lagi untuk melayaniku lagi". Ucap Arasel sambul menggoda Kiara.


"A-apa?!". Ucap Kiara yang begitu kaget.


Arasel tertawa bahagia melihat ekspresi istrinya yang begitu malu dan kebingungan oleh ucapannya tadi.


"Sekarang makan ini dulu lalu mandi". Perintah Arasel kepada sang istri.


"Tu...tungu, bi...bisakah tuan membantuku ke kamar mandi?. Tanya Kiara dengan suara yang awalnya keras menjadi lirih karena malu.


"Sayang, kenapa kamu masih memanggil dengan sebutan tuan...lebih baik kau memanggil namaku saja". Ucap Arasel sedikit tegas.


"Ma..maafkan aku". Ucap Kiara dengan rasa penyesalan. Karena tidak bisa berdiri, Arasel kemudian memgendong Kiara menuju kamar mandi. lalu Kiarapun berendam agak lama.


Setelah mandi, Kiarapun memakai baju baby doll terusan.

__ADS_1


----------


kasih jempol ya kalau suka😅


__ADS_2