Suami Untuk Tante

Suami Untuk Tante
Mulai dari Awal


__ADS_3

Pelukan tante Kiara benar-benar membuat Ito merasa aman dan nyaman. Hingga air mata Ito kembali menetes.


"Ito, maukah kau hidup bersama Tante?, tante janji tidak akan membiarkanmu merasa sedih dan kesepian lagi". Kata tante Kiara sambil menatap wajah Ito dengan serius.


Ito menganggukan kepalanya. Ia merasa senang ketika tante kiara bilang seperti itu, ternyata dari seluruh keluarga besarnya masih ada orang yang peduli terhadapnya. Pagi itu, tante Kiara menceritakan segala hal tentang dirinya. Dari hobi dan segala pengalamannya di bangku SMA.


Beberapa hari setelah meninggalnya orang tua Ito, akhirnya Kiara mengajak Ito untuk tinggal di rumahnya sederhana nya. Setelah sampai di sana, Kiara menatap rumahnya dan memberikan sebuah kata-kata yang membuat Ito menjadi bersemangat dalam menjalani hidup.


"Ito, mari kita hidup bersama dan memulai dari awal lagi. Yang kita tatap sekarang bukan masa lalu kita melainkan masa depan kita, oke", ucapan tante yang membuat Ito tersenyum bersemangat.


"Iya, tante". Sahut Ito dengan suara yang lantang.


__________


Ito


Sekarang aku sudah berumur 18 tahun. Aku dibesarkan oleh tante Kiara seorang diri. Kami menjalani hidup dengan sederhana. Banyak hal yang aku pelajari dari tante Kiara. Mulai dari hal yang sederhana sampai hal yang luar biasa. Dulu waktu pertama kali aku berada di rumahnya tante, aku begitu terkejut dengan apa yang dikerjakan tanteku. Tante Kiara yang pada waktu itu masih SMA ternyata adalah seorang komikus dan novelis yang cukup terkenal. Tapi yaaah, dia menggunakan nama samaran untuk semua karya-karyanya. Dari hasil kerja keras tante, dia dapat memberikanku kehidupan yang layak. Walau hanya hidup sederhana, tapi kami bahagia. Karena aku akan masuk kuliah, maka aku berinisiatif untuk mencari uang sendiri. Aku tidak ingin merepotkan tanteku Kiara yang sekarang sudah menginjak umur 25 tahun. Dan Impianku sekarang adalah mencarikan pasangan hidup untuk tanteku. hehehe.....

__ADS_1


______


"Ito, banguun!!!", Sambil narik selimutku, tante Kiara berteriak


"emmm...., Lima menit lagi tante", sambil meluk guling


"Tidak...tidak, kamu harus bangun!!....ini sudah siang Ito!!!..." teriak tante Kiara lagi


"Aaaahhh...Tante kayak nenek-nenek aja, pagi-pagi dah cerewet", sahut Ito sambil menutup telinganya dengan guling.


"Oke... Oke, Ito bangun sekarang!..", Ito langsung bangun dari tempat tidurnya dengan muka yang kesal.


"Nah, githu donk, ini baru keponakan Tante yang baik dan ganteng", tangan tante yang memegang kepala dan mengacak-acak rambut Ito


"Apaan sih tante, aku bukan anak kecil lagi tahu", sahut Ito dengan muka masih kesalnya.


Ito tumbuh besar dengan baik, dia menjadi anak yang begitu cool. Dengan ketampanannya, banyak perempuan yang menyatakan cinta kepada Ito waktu Ito duduk di bangku SMA. Tapi Ito punya cara lain untuk menolak perempuan yang suka dengan dia. Ada salah satu dari teman perempuan Ito yang naksir berat sama dia. Sampai Ito kesal dengan apa yang dilakukan teman perempuannya itu. Ito sudah nolak berkali-kali temanya itu, tapi dia malah terus-menerus mengejar Ito. Akhirnya Ito punya ide supaya dia tidak diganggu teman sekelasnya itu. Dia meminta tolong kepada tantenya supaya berpura-pura menjadi pacarnya.

__ADS_1


"Tante!!", Dengan malu-malu Ito mendekati tantenya di ruang kerjanya.


"Apa?!", sahut tante sambil melihat data pekerjaanya di leptop.


"Boleh tidak aku minta bantuan tante?" sambil tersenyum dan garuk-garuk kepala.


Sahut tante dengan nada bercanda, "Wani, Piro?!"(berani berapa), dengan senyum licik.


"Aaaaah....Tante, jangan bercanda donk...Ito serius nieh", Jawab Ito dengan kesal.


"Ha-ha-ha, iya...iya...minta bantuan apa?", tante Kiara masih tertawa melihat ekspresi Ito yang malu-malu.


"Mau nggak, tante pura-pura jadi pacarku?", masih dengan muka malu-malu.


"What?!...", Tante Kiara dengan ekspresi kaget dan bingung.


"Jadi begini tante, aku dikejar-kejar terus sama temen perempuan di kelasku. Aku nggak suka sama dia, aku dah nolak tapi tetep aja di kejar terus. Dan dengan marah aku bilang ke dia kalau aku sudah punya pacar", Ito menjelaskan kepada tantenya.

__ADS_1


__ADS_2